Home / TTS

Belum Ada Penetapan Resmi Dari Pemerintah, Tarif Angkot Sudah Dinaikan Sepihak

- Redaksi

Rabu, 27 Oktober 2021 - 09:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 0 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SoE, SALAMTIMOR.COM – Setelah gelar demo, maka sejumlah sopir nakal secara sepihak langsung menaikan tarif angkutan sebelum ada penetapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Sangat disesali karena belum ada penetapan pemerintah terkait hal ini, tapi sudah ada oknum sopir dan kondektur nakal yang menaikkan tarif angkutan tersebut.

Kepada media ini , seorang pengguna jasa angkutan umum yang tidak mau di sebutkan namanya merasa sangat kecewa dengan sikap para sopir dan kondektur yang sesuka hati menaikkan tarif dari harga sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Belum ada penetapan pemerintah untuk menaikkan tarif angkutan umum, tapi kenapa tiba-tiba harga tarif angkot sudah naik,” sesalnya.

Lanjutnya, “yang hilang itu bahan bakar premium. Tapi masih ada pertalite. Kenapa di persoalkan? bukan harga BBM yang naik, tapi jenis bahan bakar premium yang tidak ada di SPBU.” timpanya.

Seperti yang diketahui, sebelumnya puluhan supir Angkutan Kota (Angkot) pada Senin, 25 Oktober 2021 melakukan aksi demo di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten TTS.

Para sopir angkot menuntut adanya kenaikan tarif dasar angkutan pasca ditariknya BBM jenis premium dari pasaran.

Selain itu, para sopir angkot juga meminta pihak pemerintah dan kepolisian agar menertibkan aktivitas tap BBM di SPBU.

Usai melakukan aksi di kantor Dinas Perhubungan, masa bergerak menuju kantor DPRD TTS guna menyampaikan aspirasi.

Penulis: Inyo Faot

Berita Terkait

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana
Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP
Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal
Tanggap Terhadap Wilayah Terdampak Kekeringan, BPBD TTS Salurkan Air Bersih
Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC
Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi
Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024
Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru