Home / TTS

Berkreasi Bersama PKM Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) Institut Pendidikan SoE 2023 Lebih Dekat

- Redaksi

Minggu, 15 Oktober 2023 - 18:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Tim Redaksi Editor : Yan Faot Dibaca 309 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TTS, Salamtimor.com — PKM adalah sebuah akronim yang berarti Program Kreativitas Mahasiswa, dan PKM sendiri merupakan ajang rutin yang diselenggarakan setiap tahun oleh Direktorat Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (DITLITABMAS) Ditjen Dikti.

Program Kreativitas Mahasiswa atau yang sering disebut dengan PKM memang menjadi salah satu program yang dapat mengasah kemampuan berpikir kritis dan ilmiah di kalangan mahasiswa. Kami berhasil lolos dalam Salah satu jenis PKM yaitu PKM Riset Sosial Humaniora (RSH).

PKM Riset Sosial Humaniora merupakan salah satu jenis Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang berfokus pada mengkritisi fenomena sosial humaniora yang ada di masyarakat. Dengan kreativitas dan inovasi yang optimal oleh mahasiswa dengan tentunya atas bimbingan dosen maka akan muncul karya karya inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat, sehingga kepedulian mahasiswa untuk membumikan hasil karya akan semakin tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kreativitas merupakan bagian tak terpisahkan dari pemikiran sivitas akademika kampus terutama mahasiswa, dimana kreativitas merupakan kemampuan untuk menghasilkan hal baru yang belum pernah ada sebelumnya.

Proses untuk menghasilkan hal baru tersebut dapat berasal dari proses imajinatif dari penciptanya sendiri, dapat juga berasal dari informasi dan pengalaman sebelumnya mengenai hal yang akan diciptakan, kemudian pencipta melakukan penggabungan dan pembaharuan dari karya maupun gagasan yang pernah ada untuk menghasilkan karya maupun gagasan yang baru, dan berbeda dengan karya yang telah ada sebelumnya.

Hal inilah yang mendorong Institut Pendidikan SoE sebagai salah satu perguruan tinggi di kabupaten TTS melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), turut mengikuti kegiatan ini dalam membantu meningkatkan mutu peserta didik di perguruan tinggi agar nantinya bisa menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan akademis dan/atau profesional yang bisa mengembangkan sekaligus menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kesenian.

Kemampuan spasial matematis adalah kemampuan membayangkan, membanding, menduga, menentukan, mengkonstruksi, merepresentasikan, dan menemukan informasi dari stimulus visual dalam konteks ruang. Dimana hasil penelitian Noto dkk (2019) Siswa kesulitan dalam membentuk kontruksi nyata yang akurat/memvisualisasikan objek geometri, menerapkan konsep sehingga membuat siswa kurang teliti dan membutuhkan waktu yang lama untuk menyelesaikan masalah.

Setelah kami melakukam observasi melalui wawancara di SD Inpres Sekip Soe pada jum’at (24/02/2023), kami memperoleh keterangan dari guru mata pelajaran matematika kelas V di SD Inpres Sekip Soe menyatakan bahwa proses pembelajaran masih menggunakan metode ceramah yang monoton dan berpusat pada guru, misalnya pada materi konversi satuan ukuran, perpangkatan dan akar, serta geometri siswa cenderung pasif. Ketika materi yang diajarkan membutuhkan pemahaman dan daya imajinasi yang tinggi, siswa kesulitan dalam mengkontruksikan dan menvisualisasikan ide-ide matematis terutama yang berkaitan dengan materi bangun ruang maupun menyelsaikan soal cerita.

Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan adalah project based learing (PjBL)
berbantuan andrioid menggunakan Adobe CS 6 berbasis etnomatematika. Dikarenakan pembelajaran di kelas harus didesain memperhatikan kondisi siswa dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mampu mengkontruksi dan memvisualisaikan ide-ide matematis secara mandiri atau bersama guru pada materi geometri sehingga tercapainya tujuan pembelajaran matematika.

Bersarkan uraian di atas untuk mengatasi masalah yang ada maka akan dilakukan penelitian tentang keefektifan model project based learning yang dapat membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan spasial matematis siswa berbantuan android dengan menggunkan Adobe Flash CS6 berbasis etnomatematika yang dapat dimanfaatkan sebagai media dan alat bantu dalam pembelajaran matematika, terutama materi geometri. Penggunaan model dan media ini juga sangat bermanfaat untuk mendemonstrasikan atau memvisualisasikan konsep – konsep matematis.

Dimana hasil penelitian ini diharapkan secara teoritis dapat memberikan manfaat kepada pembelajaran matematika, terutama pada peningkatan kemampuan spasial matematis siswa melalui model pembelajaran Project Based Learning berbantuan Android berbasis Etnomatematika.Secara khusus, penelitian ini diharapkan dapat memberikan konstribusi kepada model pembelajaran di sekolah serta mampu mengoptimalkan kemampuan spasial matematis siswa.

Pada Senin (17/07/2023) kami melakukan observasi melalui pemberian soal pre-test kepada siswa kelas eksperimen VI di SD Inpres Sekip Soe. Hasil pre-test menunjukkan bahwa kemampuan spasial siswa yang belum mendapat model pembelajaran project based learning (PjBL) berbantuan android berbasis etnomatematika masih kurang dalam memvisualisasikan hal-hal konkret serta konsep-konsep matematis.

Setelah kami mendapat hasil valid dari pre-test tersebut, pada Senin (31/07/2023) kami memberikan soal pre-test tersebut pada kelas eksperimen selanjutnya yaitu kelas V di SD Inpres Sekip Soe. Hasil yang kami peroleh dari pemberian pre-test tersebut menunjukkan hal yang sama, dimana kemampuan para siswa masih kurang dalam memvisualisasikan atau membayangkan dalam materi bangun ruang tersebut.

Hal ini semakin memicu niat kami untuk berkreasi dengan ide brilian kami dalam membantu meningkatkan kemampuan spasial anak di SD Inpres Sekip Soe. Sehingga metode pengajaran dengan model project based learning (PjBL) berbantuan android merupakan pilihan metode yang dapat kita terapkan pada para siswa tersebut.

Selanjutnya kami memulai mendesain aplikasi belajar menggunakan Adobe CS 6 berbasis Etnomatematika. Dalam aplikasi tersebut terdapat materi bangun ruang yang disajikan dalam bentuk materi tertulis dan materi dengan animasi bergerak melalui jaring-jaring bangun ruang. Aplikasi ini dibuat dengan harapan dapat membantu siswa dalam lebih memahami konsep-konsep matematis siswa, mulai dari mengkontruksikan dan memvisualisasikan ide-ide matematis terutama dengan materi bangun ruang yang dimana kemampuan spasial para siswa masih rendah.

Aplikasi belajar yang telah dibuat bertujuan untuk membantu meningkatkan cara berpikir kritis anak dalam membayangkan bagaimana sebenarnya konsep, sifat, dan unsur dari bangun ruang. Setelah semua persiapan dalam pembuatan aplikasi belajar bangun ruang matematika selesai. Kami melakukan penelitian lanjutan yaitu memulai proses belajar mengajar pada kelas V di SD Inpres Sekip Soe dengan dua kelas yakni kelas eksperimen (berbantuan aplikasi) dan kelas kontrol (model PjBL), hal ini dilakukan agar kami dapat mengetahui perbandingan keefektifan proses belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.

Pada Rabu (30/08/2023), kami memula proses belajar mengajar di SD Inpres Sekip Soe hari pertama. Dilanjutkan dengan proses belajar mengajar hari kedua pada Kamis (31/08/2023). Setelah kami melakukan proses belajar mengajar pada kelas eksperimen dan kelas kontrol, kami memberikan soal post-test untuk mengukur sejauh mana siswa memahami materi setelah mengalami pembelajaran. Dimana hasil Post Test dapat menjadi tolak ukur bagi pengajar untuk mengevaluasi efektivitas metode pengajaran yang digunakan dan memperbaikinya untuk meningkatkan hasil belajar peserta.

Hasil dari post-test menunjukkan bahwa siswa pada kelas V eksperimen dengan bantuan android menggunakan desain aplikasi belajar yang digunakan dalam pembelajaran dan kelas kontrol yang menggunakan model PjBL lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai materi bangun ruang. Hal ini dapat dibandingkan dengan kelas VI eksperimen yang masih menggunakan metode ceramah tanpa penerapan model atau menggunakan bantuan aplikasi belajar android.

Tim penelitian PKM-RSH dari Institut Pendidikan SoE yang melaksanakan kegiatan ini terdiri dari Dosen Pembimbing Kegiatan Netty J. M. Gella, M.Si, dengan anggota-anggota Deby M Busi, Putri Indra Maharani, Fency I Snae, Maria Puay, dan Christian Tlonaen. Sementara sasaran dari penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Inpres Sekip Soe.

Sumber Berita : Salamtimor.com

Berita Terkait

IPS gelar Kegiatan Membangun Budaya Literasi Sains, Numerasi, dan Bahasa Inggris Melalui Game Bagi Siswa SD di Desa Kesetnana
Mahasiswa IPS Gelar Survey Pangan di Desa Bikekneno
Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana
Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP
Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal
Tanggap Terhadap Wilayah Terdampak Kekeringan, BPBD TTS Salurkan Air Bersih
Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC
Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Berita Terkait

Jumat, 22 Desember 2023 - 01:30 WITA

Evaluasi Pelaksanaan Program, IDRIP Provinsi NTT Gelar Rakor Triwulan IV

Kamis, 7 Desember 2023 - 13:12 WITA

Dibangun Sejak Tahun 2020 Dengan Anggaran Rp. 173 Miliar, SPAM Kali Dendeng Kupang Diresmikan Presiden Jokowi

Kamis, 7 Desember 2023 - 10:40 WITA

Diresmikan Presiden Jokowi, RS dr. Ben Mboi Kupang Miliki Fasilitas Canggih dan Cukup Lengkap

Kamis, 23 November 2023 - 20:32 WITA

IDRIP Wilayah II NTT Bangun Ketangguhan Masyarakat Melalui Program DESTANA di Manggarai Barat dan Alor

Minggu, 19 November 2023 - 13:13 WITA

Kemenkes Terapkan Inovasi Wolbachia Atasi Penyakit Demam Berdarah

Rabu, 1 November 2023 - 07:19 WITA

IDRIP Provinsi NTT Kembali Gelar Rakor Triwulan III

Senin, 30 Oktober 2023 - 00:11 WITA

Peringati Bulan Bahasa 2023, UCB Gandeng UNDANA Kupang Gelar Seminar International Linguistik Terapan

Sabtu, 23 September 2023 - 10:47 WITA

Kembalikan Jam Sekolah Menjadi Pukul 07.00 Wita, Pj Gubernur NTT Tinjau Kegiatan Belajar Mengajar di SMA Negeri 1 Kupang

Berita Terbaru

TTS

Mahasiswa IPS Gelar Survey Pangan di Desa Bikekneno

Jumat, 5 Apr 2024 - 20:46 WITA