BPBD NTT Bentuk Posko Antisipasi Dampak Siklon 98S, Ini Penjelasan BMKG

- Redaksi

Sabtu, 8 April 2023 - 13:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 4 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Kupang, Salamtimor.com – Dalam rangka mengantisipasi dampak yang dapat ditimbulkan oleh kemunculan bibit Siklon 98S di perairan Arafuru, maka Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Timur membentuk posko siaga darurat guna memudahkan koordinasi dengan berbagai pihak.

“BPBD Provinsi NTT telah melakukan rapat koordinasi untuk kesiapsiagaan dalam mengantisipasi apabila terjadi bencana alam sebagai dampak dari adanya bibit Siklon 98S yang mulai mendekati wilayah NTT yang memicu terjadinya cuaca ekstrem di daerah ini,” kata Kepala Pelaksana BPBD NTT, Ambrosius Kodo dalam pertemuan secara daring bersama Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Sabtu, (8/04/2023).

Pertemuan itu terkait dengan antisipasi dampak peningkatan intensitas bibit Siklon 98S dan 90W di Indonesia yang memiliki dampak tidak langsung ke wilayah NTT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan kepanikan warga di NTT sempat terjadi pada 5 April 2023 menyusul informasi dari oknum di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang menyebutkan bahwa kekuatan bibit Siklon 98S yang sedang mendekati NTT itu sama seperti badai Siklon Tropis Seroja yang melanda NTT pada 5 April 2021.

“Masyarakat NTT belum pulih dari trauma bencana alam badai Seroja sehingga dengan adanya informasi itu sempat membuat panik dan meresahkan masyarakat yang masih trauma dengan badai Seroja dua tahun silam,” katanya.

Ia berterima kasih kepada Kepala BMKG Dwikorita Karnawati yang telah menegaskan bahwa kekuatan badai Siklon 98S tidak sama seperti Siklon Tropis Seroja sehingga menjadi informasi penting bagi BPBD NTT untuk menenangkan warga terkait dengan hal itu.

“Sekalipun demikian tentu warga NTT harus tetap waspada dan siapa siaga dalam mengantisipasi terjadi bencana sebagai dampak siklon 98S,” kata Ambrosius Kodo.

Penjelasan BMKG Terkait Siklon 98S

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menyampaikan bahwa kekuatan bibit Siklon 98S yang saat ini terpantau berada di sekitar Laut Timor sebelah barat daya Saumlaki, tepatnya di koordinat 9,8 derajat LS, 129,7 derajat BT, masih berada di area tanggung jawab Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta.

Dia mengatakan kecepatan angin mencapai 30 knot atau 56 km/jam dan memiliki peluang kategori tinggi untuk menjadi siklon tropis di wilayah tanggung jawab TCWC Australia dalam 24-36 jam ke depan.

Dwikorita menjelaskan dampak yang terjadi dalam 24 jam ke depan menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah NTT dan gelombang tinggi 1,2-2,5 meter di Laut Flores, serta sejumlah perairan di Indonesia, seperti perairan Baubau, Laut Seram, dan Laut Banda.

Ia menyebutkan beberapa daerah di NTT yang dalam status siaga dampak tidak langsung adanya bibit Siklon 98S, yaitu Kabupaten Manggarai Barat, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Sumba Barat Daya, Kabupaten Sikka, dan Kabupaten Ende.

Kabupaten lainnya dalam status waspada badai bibit Siklon 98S, yaitu Kabupaten Rote Ndao, Timor Tengah Selatan , Manggarai, Manggarai Timur, Alor, Lembata, Sumba Timur, Nagekeo, Malaka, Ngada, Sumba Barat, Timor Tengah Utara, Belu, Sumba Tengah, dan Flores Timur.

Kota Kupang, Ibu Kota Provinsi NTT masih diguyur hujan dengan intensitas sedang, sejak pukul 14.30 Wita. (***)

Berita Terkait

Minimalisir Kenderaan Tanpa Pajak, Pemprov NTT Luncurkan Razia Tilang Samsat
LPPM Undana Bekerjasama Dengan GMIT Sion Oepura Gelar Sosialisasi Human Trafficking dan Pelatihan Aksesoris Dari Tenun
Gubernur VBL Lantik Fahrensy Funay Jadi Penjabat Walikota Kupang
Kadis DLHK Akui Taman-Taman di Kota Kupang Perlu Perawatan
Gandeng dr. Christian Widodo, Komunitas Wartawan NKRI NTT Gelar Pengobatan Gratis
Peringati HUT Ke-24, Purnawirawan Polri Daerah NTT Cabang Kota Kupang Gelar Anjangsana, Tabur Bunga, dan Upacara
Gandeng Media, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kupang Gelar Sosialisasi Program JKN
Berdiri Sejak 2009, Kantor Bahasa Provinsi NTT Hingga Kini Belum Miliki Gedung

Berita Terkait

Jumat, 22 Desember 2023 - 01:30 WITA

Evaluasi Pelaksanaan Program, IDRIP Provinsi NTT Gelar Rakor Triwulan IV

Kamis, 7 Desember 2023 - 13:12 WITA

Dibangun Sejak Tahun 2020 Dengan Anggaran Rp. 173 Miliar, SPAM Kali Dendeng Kupang Diresmikan Presiden Jokowi

Kamis, 7 Desember 2023 - 10:40 WITA

Diresmikan Presiden Jokowi, RS dr. Ben Mboi Kupang Miliki Fasilitas Canggih dan Cukup Lengkap

Kamis, 23 November 2023 - 20:32 WITA

IDRIP Wilayah II NTT Bangun Ketangguhan Masyarakat Melalui Program DESTANA di Manggarai Barat dan Alor

Minggu, 19 November 2023 - 13:13 WITA

Kemenkes Terapkan Inovasi Wolbachia Atasi Penyakit Demam Berdarah

Rabu, 1 November 2023 - 07:19 WITA

IDRIP Provinsi NTT Kembali Gelar Rakor Triwulan III

Senin, 30 Oktober 2023 - 00:11 WITA

Peringati Bulan Bahasa 2023, UCB Gandeng UNDANA Kupang Gelar Seminar International Linguistik Terapan

Sabtu, 23 September 2023 - 10:47 WITA

Kembalikan Jam Sekolah Menjadi Pukul 07.00 Wita, Pj Gubernur NTT Tinjau Kegiatan Belajar Mengajar di SMA Negeri 1 Kupang

Berita Terbaru

TTS

Mahasiswa IPS Gelar Survey Pangan di Desa Bikekneno

Jumat, 5 Apr 2024 - 20:46 WITA