Cegah Stunting, YBKM Salurkan Makanan Tambahan Bagi 16 Anak Gizi Buruk di Puskesmas Siso

- Redaksi

Sabtu, 8 Oktober 2022 - 05:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 11 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YBKM menyalurkan bantuan berupa makanan tambahan bagi anak-anak stunting dan juga pakaian.

YBKM menyalurkan bantuan berupa makanan tambahan bagi anak-anak stunting dan juga pakaian.

SoE, Salamtimor.com — Dalam rangka penanganan stunting di kabupaten TTS, Yayasan Berbagi Kasih Mulia (YBKM) turut serta dalam memberikan bantuan makanan tambahan kepada 16 anak di Puskesmas Siso pada, Jumat 07/10/22.

Pembagian makanan tambahan berupa beras, kacang hijau, susu formula, dan telur dari YBKM bertujuan untuk meningkatkan status gizi anak-anak Bawah Garis Merah (BGM) yakni, anak-anak dengan berat badan kurang menurut umur dibandingkan dengan standar.

Ketua YBKM, Erna Manafe, saat ditemui oleh media ini menyampaikan bahwa, “hari ini kami menyalurkan makanan tambahan dengan harapan bisa menurunkan angka stunting di Siso. Kita tahu bahwa TTS mencetak angka stunting tertinggi, maka dari itu kami berupaya agar anak-anak mendapatkan asupan gizi yang mencukupi,” tutur Erna.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Erna juga memberikan edukasi kepada orang tua agar cermat mengolah makanan dengan baik sehingga anak-anak mendapatkan input nutrisi yang seimbang. Dirinya menambahkan bahwa dua Minggu lagi akan kembali ke Siso untuk mengevaluasi BB (Berat Badan) anak- anak dengan harapan adanya peningkatan.

Pada kesempatan yang sama saat di temui oleh media ini, dr. Evan Mella, Kepala Puskesmas Siso menyampaikan terima kasih kepada YBKM yang telah membantu dalam penyaluran bantuan kepada anak-anak yang tergolong stunting.

“Harapannya sendiri agar anak-anak yang mengalami stunting khususnya di Mollo Selatan bisa mencapai BB normal. Memang untuk menurukan angka stunting tidak mudah. Kami juga membutuhkan kerja sama dari pihak lain agar stunting bisa di tangani,” tutur dr. Evan Mella.

dr. Evan juga menyampaikan kepada orang tua agar berperan penting dalam memberikan makanan sesuai dengan komposisi dan takaran yang ditentukan serta melarang memberikan cemilan, tetapi lebih banyak memberikan makanan berprotein dan tinggi karbohidrat.

Program YBKM ini merupakan bagian dari membantu Pemda dalam mempercepat penurunan angka stunting, karena yang kita tahu, secara nasional Kabupaten Timor Tengah Selatan menduduki puncak nomor satu untuk prevalensi stunting tertinggi.

Penulis: Wulan Fallo

Berita Terkait

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana
Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP
Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal
Tanggap Terhadap Wilayah Terdampak Kekeringan, BPBD TTS Salurkan Air Bersih
Diresmikan Presiden Jokowi, RS dr. Ben Mboi Kupang Miliki Fasilitas Canggih dan Cukup Lengkap
Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC
Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi
Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru