Covid-19 Varian Delta Ditemukan di Kota Kupang, Tiga Orang Terkonfirmasi Positif

- Redaksi

Rabu, 21 Juli 2021 - 09:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 0 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUPANG, SALAMTIMOR.COM – Covid-19 terus bermutasi dan memunculkan varian-varian baru yang berbahaya. Salah satu varian dari Covid-19 adalah varian Delta.

Bukan hanya di India atau di Jakarta, kini Covid-19 varian Delta sudah ada di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur dan 3 orang dinyatakan positif varian Delta berdasarkan hasil pemeriksaan Badan Litbangkes Kemenkes RI.

Ketiga pasien tersebut masing-masing berumur 12 tahun, 70 tahun dan 33 tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Varian Delta lebih banyak menyerang usia muda. Jadi sudah terbukti kita mendapatkan pasien anak-anak,” kata Kepala Instalasi Patologi Klinik RSUD W.Z Yohannes Kupang, dr. Hermi Indita Malewa, Sp.PK, kepada awak media pada Rabu (21/7/2021).

Hadir dalam jumpa pers tersebut, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu.

dr. Hermi menjelaskan bahwa Kementerian Kesehatan mengeluarkan beberapa kriteria untuk kita bisa kirimkan pemeriksaan yang namanya Whole Genum Sequencing (WGS).

“Jadi tidak semua specimen yang positif kita kirim ke Jakarta, tetapi yang masuk dalam kriteria saja, yaitu pertama specimen positif dengan nilai city dibawah 25, lalu ada beberapa kriteria tambahan lagi yaitu yang mendarat dari negara asing, speciman dari anak-anak, serta pasien yang sudah divaksin kemudian infeksi lagi. Jadi sampel-sampel itu yang kita kirimkan,” jelas dr. Malewa.

Pada kesempatan yang sama, juru bicara Satgas penanganan Covid-19 NTT, Marius Ardu Jelamu mengimbau masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan maupun arahan yang diberikan pemerintah pusat, hingga pemerintah daerah.

“Masyarakat NTT jangan panik jika ada varian baru di NTT. Kami berharap masyarakat tetap tenang dan waspada. Jangan khwatir berlebihan, karena ada hal-hal yang bisa dilakukan untuk penanganan,” ucap Jelamu.. (***Tim)

Berita Terkait

Minimalisir Kenderaan Tanpa Pajak, Pemprov NTT Luncurkan Razia Tilang Samsat
LPPM Undana Bekerjasama Dengan GMIT Sion Oepura Gelar Sosialisasi Human Trafficking dan Pelatihan Aksesoris Dari Tenun
Gubernur VBL Lantik Fahrensy Funay Jadi Penjabat Walikota Kupang
Kadis DLHK Akui Taman-Taman di Kota Kupang Perlu Perawatan
Gandeng dr. Christian Widodo, Komunitas Wartawan NKRI NTT Gelar Pengobatan Gratis
Peringati HUT Ke-24, Purnawirawan Polri Daerah NTT Cabang Kota Kupang Gelar Anjangsana, Tabur Bunga, dan Upacara
Gandeng Media, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kupang Gelar Sosialisasi Program JKN
Berdiri Sejak 2009, Kantor Bahasa Provinsi NTT Hingga Kini Belum Miliki Gedung

Berita Terkait

Jumat, 22 Desember 2023 - 01:30 WITA

Evaluasi Pelaksanaan Program, IDRIP Provinsi NTT Gelar Rakor Triwulan IV

Kamis, 7 Desember 2023 - 13:12 WITA

Dibangun Sejak Tahun 2020 Dengan Anggaran Rp. 173 Miliar, SPAM Kali Dendeng Kupang Diresmikan Presiden Jokowi

Kamis, 7 Desember 2023 - 10:40 WITA

Diresmikan Presiden Jokowi, RS dr. Ben Mboi Kupang Miliki Fasilitas Canggih dan Cukup Lengkap

Kamis, 23 November 2023 - 20:32 WITA

IDRIP Wilayah II NTT Bangun Ketangguhan Masyarakat Melalui Program DESTANA di Manggarai Barat dan Alor

Minggu, 19 November 2023 - 13:13 WITA

Kemenkes Terapkan Inovasi Wolbachia Atasi Penyakit Demam Berdarah

Rabu, 1 November 2023 - 07:19 WITA

IDRIP Provinsi NTT Kembali Gelar Rakor Triwulan III

Senin, 30 Oktober 2023 - 00:11 WITA

Peringati Bulan Bahasa 2023, UCB Gandeng UNDANA Kupang Gelar Seminar International Linguistik Terapan

Sabtu, 23 September 2023 - 10:47 WITA

Kembalikan Jam Sekolah Menjadi Pukul 07.00 Wita, Pj Gubernur NTT Tinjau Kegiatan Belajar Mengajar di SMA Negeri 1 Kupang

Berita Terbaru

TTS

Mahasiswa IPS Gelar Survey Pangan di Desa Bikekneno

Jumat, 5 Apr 2024 - 20:46 WITA