Home / TTS

CUACA EKSTREM MENYEBABKAN BENCANA, INI TINDAKAN PENANGGULANGAN YANG DILAKUKAN OLEH BPBD KABUPATEN TTS

- Redaksi

Minggu, 4 April 2021 - 06:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 0 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris sekaligus Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten TTS, Drs. Yerry Otte Nakamnanu, M.Si (Foto sebelum pandemi Covid-19)

Sekretaris sekaligus Pelaksana Tugas Kepala BPBD Kabupaten TTS, Drs. Yerry Otte Nakamnanu, M.Si (Foto sebelum pandemi Covid-19)

SoE, SALAMTIMOR.COM – Cuaca ekstrem berupa curah hujan dengan intensitas tinggi dalam sepekan terakhir menyebabkan bencana alam di beberapa desa dalam wilayah kabupaten Timor Tengah Selatan.

Dengan adanya bencana yang dialami oleh beberapa desa tersebut, maka Pemerintah Daerah melalui BPBD Kabupaten TTS telah mengambil langkah-langkah penanggulangan/mitigasi.

Hal ini disampaikan oleh Plt. Kepala BPBD Kabupaten TTS, Drs. Yerry Otte Nakamnanu, M.Si kepada media Salamtimor.com melalui layanan WhatsApp pada hari Sabtu, 3/04/2021.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk meminimalisir resiko dan mengantisipasi bencana yang akan  terjadi  ke depan adalah yang pertama tentunya kita menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap cuaca ekstrem terutama intensitas hujan yang cukup  tinggi yang dapat menyebabkan bencana banjir, tanah longsor, pohon tumbang dll..” harap Nakamnanu.

“Kedua, melakukan tindakan mitigasi terhadap desa-desa terdampak dengan berkoordinasi dan berkolaborasi dengan instansi terkait. Contohnya membuka saluran air pada titik genangan air terutama pada wilayah pemukiman warga dan sudah dilakukan hari ini (Sabtu, 3/04/2021) di desa Toineke oleh Bapak Bupati dan OPD terkait. Hal ini dilakukan dengan harapan bila terjadi  hujan lebat dapat mengurangi genangan air yang berpotensi menggenangi rumah warga.” jelasnya.

Ditanya tentang desa mana-mana saja yang sudah terdampak bencana akibat cuaca ekstrem dalam sepekan terakhir, Nakamnanu menyebut kecamatan Kualin: desa Toineke, Kiufatu, Tuafanu. Kecamatan Boking: desa Meusin dan desa Fatumanufui. Kecamatan Toianas: desa Toianas dan desa Skinu. Kecamatan Amanatun Selatan: desa Nifuleo dan beberapa titik lainnya.

Terhadap desa-desa yang terdampak bencana, dirinya mengakui bahwa dengan adanya bencana ini maka terjadi kerugian materil yang dialami oleh masyarakat dan pihaknya (BPBD kabupaten TTS) telah mengambil tindakan tanggap darurat.

“Dengan adanya bencana ini, maka rata-rata masyarakat terdampak mengalami kerugian material termasuk tanaman perkebunan.” ungkap Nakamnanu.

Lanjutnya, “terhadap warga terdampak sudah dilakukan tindakan tanggap darurat berupa pemberian bantuan makanan, terpal dan air bersih yakni di desa Meusin dan desa Fatumanufui (kecamatan Boking), desa Toianas (kecamatan Toianas)”

Sambung Nakamananu, “kecamatan Kualin sementara ini bantuan yang diberikan berupa bantuan air bersih dan batuan pelayanan medis oleh tenaga medis serta ditempatkannya satu unit alat berat untuk membuka saluran air yang tersumbat dan antisipasi adanya genangan air susulan.” tutup Nakamnanu.

Sebagaiamana diketahui bahwa BMKG, Stasiun Metereologi El Tari Kupang melalui siaran pers pada tanggal 3 April 2021, berdasarkan hasil analisis memprediksi potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat-sangat lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi  masih akan berlangsung sepekan ke depan.

Penulis: Inyo Faot 

Berita Terkait

IPS gelar Kegiatan Membangun Budaya Literasi Sains, Numerasi, dan Bahasa Inggris Melalui Game Bagi Siswa SD di Desa Kesetnana
Mahasiswa IPS Gelar Survey Pangan di Desa Bikekneno
Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana
Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP
Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal
Tanggap Terhadap Wilayah Terdampak Kekeringan, BPBD TTS Salurkan Air Bersih
Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC
Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Berita Terkait

Jumat, 22 Desember 2023 - 01:30 WITA

Evaluasi Pelaksanaan Program, IDRIP Provinsi NTT Gelar Rakor Triwulan IV

Kamis, 7 Desember 2023 - 13:12 WITA

Dibangun Sejak Tahun 2020 Dengan Anggaran Rp. 173 Miliar, SPAM Kali Dendeng Kupang Diresmikan Presiden Jokowi

Kamis, 7 Desember 2023 - 10:40 WITA

Diresmikan Presiden Jokowi, RS dr. Ben Mboi Kupang Miliki Fasilitas Canggih dan Cukup Lengkap

Kamis, 23 November 2023 - 20:32 WITA

IDRIP Wilayah II NTT Bangun Ketangguhan Masyarakat Melalui Program DESTANA di Manggarai Barat dan Alor

Minggu, 19 November 2023 - 13:13 WITA

Kemenkes Terapkan Inovasi Wolbachia Atasi Penyakit Demam Berdarah

Rabu, 1 November 2023 - 07:19 WITA

IDRIP Provinsi NTT Kembali Gelar Rakor Triwulan III

Senin, 30 Oktober 2023 - 00:11 WITA

Peringati Bulan Bahasa 2023, UCB Gandeng UNDANA Kupang Gelar Seminar International Linguistik Terapan

Sabtu, 23 September 2023 - 10:47 WITA

Kembalikan Jam Sekolah Menjadi Pukul 07.00 Wita, Pj Gubernur NTT Tinjau Kegiatan Belajar Mengajar di SMA Negeri 1 Kupang

Berita Terbaru

TTS

Mahasiswa IPS Gelar Survey Pangan di Desa Bikekneno

Jumat, 5 Apr 2024 - 20:46 WITA