Diduga Oknum Polisi Larang Wartawan Meliput Rekonstruksi Kasus Pembunahan Astri dan Lael, Ini Klarifikasi Kabid Humas Polda NTT

- Redaksi

Selasa, 21 Desember 2021 - 14:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 11 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA KUPANG, SALAMTIMOR.COM — Oknum Polisi berpakaian sipil yang merupakan anggota Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) ketahuan melarang wartawan, keluarga dan masyarakat untuk meliput dan merekam jalannya proses rekonstruksi kasus pembunuhan Astri Manafe dan anaknya Lael Maccabee  yang berlangsung di lokasi Penkase, Kota kupang, NTT pada Selasa, (21/12/2021).

Oknum Polisi itu mengancam akan menyita HP wartawan Pos Kupang saat melakukan tugas jurnalistiknya.

“Maaf jangan merekam e (ya), kamu siapa darimana?,” demikian tanya oknum yang diduga anggota Polda NTT itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“(Wartawan) Pos kupang,” jawab wartawan Pos Kupang, sebagaimana dilihat dari video yang beredar dan yang menjadi viral saat ini.

Oknum polisi itu juga memerintahkan anggotanya untuk menyita HP wartawan Pos Kupang tersebut.

“Jangan merekam, tidak ada yang rekam-rekam ya,” demikian kalimat angkuh anggota Polda NTT itu.

“Anggota dicek kalau rekam handphone ambil,” demikian dia memperjelas.

Atas kasus ini Polri diminta menindaaklanjuti oknum anggota Polisi yang diduga melarang jurnalis dalam menjalankan tugas jurnalistiknya itu.

Dalam rekaman video itu terlihat oknum polisi tersebut menggunakan masker kepala pelontos baju sipil warna putih.

Kapolda NTT  Irjen Pol.Lotharia Latif, melalui Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Rishian Krisma Budhiaswanto mengatakan, tidak ada kebijakan yang melarang wartawan untuk meliput maupun mengambil gambar.

Justru pihaknya yang mengundang wartawan untuk meliput dan menyebarluaskan informasi terkait rekonstruksi tersebut.

“Tidak ada kebijakan melarang wartawan untuk meliput atau mengambil gambar bahkan kami mengundang wartawan untuk menyebarluaskan informasi. Kalau pun ada yang melarang di lapangan berarti terjadi kesalahpahaman,” ucapnya.

Editor: Agustinus Bobe
(Sumber: insulteng.pikiran-rakyat.com)

Berita Terkait

Dapat Ancaman Foto atau Video Pribadi Akan Disebar? Segera Lakukan Ini!
Ini Alasan Tersangka AP Ancam Sebarkan Foto & Vidio Ria Ricis
Sebar Foto Istri Tetangga tanpa Busana, Pria di Lampung Timur Ditangkap
Beredar Foto Syur Mirip ET di Facebook, Kepala BKPSDM TTS Mengaku Sudah BAP Bersangkutan
AP Retas Ponsel Milik Ria Ricis Untuk Melakukan Pengancaman dan Pemerasan
Polisi Temukan Unsur Pidana Kasus Ancaman & Pemerasan Terhadap Ria Ricis
AP Pelaku Pemerasan Ria Ricis Jadi Tersangka dan Ditahan
Nasib DJ East Blake Sebar Foto dan Video Mesum Bareng Pacar, Kini Dijerat Pasal Pornografi

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 17:15 WITA

Dapat Ancaman Foto atau Video Pribadi Akan Disebar? Segera Lakukan Ini!

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:28 WITA

Ini Alasan Tersangka AP Ancam Sebarkan Foto & Vidio Ria Ricis

Rabu, 12 Juni 2024 - 15:15 WITA

Sebar Foto Istri Tetangga tanpa Busana, Pria di Lampung Timur Ditangkap

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:08 WITA

AP Retas Ponsel Milik Ria Ricis Untuk Melakukan Pengancaman dan Pemerasan

Selasa, 11 Juni 2024 - 23:43 WITA

Polisi Temukan Unsur Pidana Kasus Ancaman & Pemerasan Terhadap Ria Ricis

Selasa, 11 Juni 2024 - 20:11 WITA

AP Pelaku Pemerasan Ria Ricis Jadi Tersangka dan Ditahan

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:32 WITA

Nasib DJ East Blake Sebar Foto dan Video Mesum Bareng Pacar, Kini Dijerat Pasal Pornografi

Senin, 10 Juni 2024 - 22:25 WITA

Sebarkan Foto dan Vidio Mesum Bareng Pacar, Remaja 19 Tahun Ditangkap Polisi

Berita Terbaru

Hukum Kriminal

Dapat Ancaman Foto atau Video Pribadi Akan Disebar? Segera Lakukan Ini!

Jumat, 14 Jun 2024 - 17:15 WITA

Hukum Kriminal

Ini Alasan Tersangka AP Ancam Sebarkan Foto & Vidio Ria Ricis

Rabu, 12 Jun 2024 - 20:28 WITA