Home / TTU

Diresmikan Bupati TTS, Pabrik Pengolahan Umbi Porang Mulai Beroperasi

- Redaksi

Kamis, 7 Juli 2022 - 14:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 12 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SoE, Salamtimor.com — Pabrik pengolahan umbi porang milik PT. Artali Jaya Nusantara diresmikan oleh Bupati Timor Tengah Selatan, Egusem Pieter Tahun, ST, MM, pada Kamis, (7 Juli 2022) bertempat di Nifuboko, Kelurahan Karang Siri, Kecamatan Kota SoE.

Pengresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati E.P. Tahun, disaksikan langsung Direktur Utama PT. Artali Jaya Nusantara, Lalu Adi Adrian, SE., Anggota DPRD TTS, Lorens Jehau, Kepala Dinas Pertanian TTS, Ir. Otnial Neonane, M.Si, sejumlah pejabat, petani pembudidaya tanaman porang serta undangan.

Penandatanganan prasasti pengresmian pabrik porang oleh Bupati TTS.

Saat dikonfirmasi oleh media ini, Lalu Adi Adrian, SE., selaku Direktur Utama PT. Artali Jaya Nusantara menyampaikan bahwa, “standar berat umbi produksi yang ditetapkan oleh pabrik untuk dibeli dari petani adalah 1 kilorgam. Selanjutnya umbi basah tersebut akan diolah menjadi chip kering,” ucap Adrian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjutnya, “umbi porang produksi akan dibeli oleh PT. Artali Jaya Nusantara dari seluruh daratan pulau Timor dengan harga Rp. 3000 per kilogram basah yang diterima di pabrik,” jelas Adrian.

Sambutan Direktur Utama PT. Artali Jaya Nusantara, Lalu Adi Adrian saat pengresmian pabrik porang kabupaten TTS.

Ditanya lebih lanjut apakah umbi porang ini akan di ekspor ke luar negeri atau dalam negeri, maka Adrian menjelaskan bahwa untuk sementara akan di jual di dalam negeri, ke depannya akan di ekspor ke luar negeri.

Adrian juga menyampaikan bahwa untuk sementara ada 10 orang karyawan yang dipekerjakan di pabrik tersebut dengan sistem kontrak.

Chip porang olahan PT. Artali Jaya Nusantara.

Dirinya berharap, “dengan adanya pabrik yang mulai beroperasi ini maka bisa memotivasi masyarakat untuk lebih bersemangat lagi dalam pembudidayaan tanaman porang karena sudah ada pabriknya. Jadi para petani tidak sulit  menjual porangnya,” tutup Adrian.

Tanaman porang pernah jadi perbincangan pada 2019 setelah sejumlah petani meraup pendapatan yang cukup besar dari bertanam porang.

Porang merupakan sejenis umbi-umbian  yang bisa diolah menjadi beras, shirataki, campuran produk kue dan bahan makanan lainnya, kosmetik,  bahan dasar obat, hingga bahan baku industri.

Tampak Dirut PT. Artali Jaya Nusantara memberi penjelasan kepada Bupati TTS, E.P. Tahun saat meresmikan pabrik porang.

Tanaman ini menjadi komoditas baru yang dapat memberikan nilai tambah yang baik tidak hanya bagi perusahaan pengolah porang, tetapi juga kepada para petani porang.

Walaupun saat ini mengalami penurunan harga akibat pandemi Covid-19, secara ekonomis masyarakat masih meraup untung yang lumayan dari hasil penjualan umbi porang basah.

Penulis: Wulan Fallo

Berita Terkait

Krisis Air Bersih, WargaNett Keluhkan Kualitas Pelayanan PDAM Kabupaten TTU
Gubernur VBL Ajak Masyarakat Kabupaten TTU Budidaya Bambu
Wujudkan Ketahanan Pangan, Satgas Pamtas RI-RDTL Bantu Petani Panen Padi
Kunjungi Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat, Dankolakops Minta Anggota Patroli Secara Rutin
Berpotensi Ada Tersangka Lain, Kajari TTU Pertimbangkan Tersangkakan ARAKSI Sebagai Lembaga
Kajari TTU Ungkap Modus Operandi Ketua ARAKSI NTT Dalam Lakukan Pemerasan
Ketua ARAKSI NTT, Ditetapkan Sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Laporan Palsu
Rumah Ketua ARAKSI NTT Digeledah Tim Kejari TTU, Ini Dugaan Kasusnya

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru