Home / TTS

Dua Rumah Warga TTS Rusak Akibat Gempa Magnitudo 6,1 Yang Mengguncang NTT

- Redaksi

Kamis, 31 Agustus 2023 - 16:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 5 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TTS, Salamtimor.com – Sebanyak dua unit rumah warga di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), rusak usai gempa dengan magnitudo 6,1 mengguncang wilayah itu, Kamis (31/8/2023) petang.

“Data sementara yang kami hitung, ada dua rumah warga di Kabupaten TTS yang rusak,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT Ambrosius Kodo, Kamis malam.

Ambrosius memerinci, dua rumah yang rusak itu itu milik Buce Fay, warga RT 001/RW 001, Dusun I, Desa Fetomone Kecamatan Nunbena dan Yermias Lasi, warga RT 12/RW 06, Dusun Maon’ana, Desa Taneotob, Kecamatan Nunbena, TTS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dua rumah yang rusak itu lanjut Ambrosius, mengalami retak di bagian lantai dan tembok. Bahkan kata dia, batu bata di tembok milik Buce Fay jebol di bagian depan.

“Tapi dua rumah yang rusak itu masuk kategori rusak ringan,” kata dia. Hingga saat ini, pihaknya masih menunggu data kerusakan bangunan dari sejumlah Kabupaten yang terdampak.

Kepala Kepala Stasiun Geofisika Kupang Margiono, mengatakan, gempa tersebut, berlangsung pada pukul 18.29 Wita. Episenter gempa lanjut dia, terletak pada koordinat 9.70 derajat lintang selatan dan 124,05 derajat bujur timur.

“Untuk update terbaru, gempa ini tepatnya berlokasi di darat, 37 kilometer timur laut Kabupaten Kupang, pada kedalaman 80 kilometer,” kata Margiono.

Gempa ini dirasakan di daerah Alor dan Timor Tengah Selatan dengan skala intensitas III-IV MMI, daerah Timor Tengah Utara dengan skala intensitas III MMI dan daerah Kupang dengan skala intensitas II-III MMI.

“Kita juga dapat informasi gempa dirasakan hingga Timor Leste,” ujar dia.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya kata Margiono, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa menengah akibat adanya deformasi di dalam lempeng (intra-slab).

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami,” imbuhnya.

Hingga pukul 18.57 Wita, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya satu aktivitas gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo 2,9.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Gempa Magnitudo 6,1 NTT, 2 Rumah Warga Timor Tengah Selatan Rusak”

Berita Terkait

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana
Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP
Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal
Tanggap Terhadap Wilayah Terdampak Kekeringan, BPBD TTS Salurkan Air Bersih
Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC
Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi
Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024
Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru