Home / TTS

Dugaan Pelecehan Seksual, JN Dijerat Dengan Pasal Berlapis

- Redaksi

Selasa, 4 Mei 2021 - 13:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 1 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Ketua DPRD Kabupaten TTS periode 2014-2019, Jean Neonufa, SE.

Mantan Ketua DPRD Kabupaten TTS periode 2014-2019, Jean Neonufa, SE.

SoE, SALAMTIMOR.COM – Penyidik Polres TTS akhirnya melakukan penahanan terhadap mantan Ketua DPRD Kabupaten TTS periode 2014-2019, Jean Neonufa.

Jean ditahan atas dugaan tindak pidana pelecehan seksual terhadap seorang ibu berinisial DLS, tenaga medis di Puskesmas Kota SoE. Kasus pelecehan tersebut terjadi pada Minggu, 11/4/2021 di rumah korban yang terletak di Oekamusa-TTS.

Pemeriksaan berlangsung di ruang Pidana Umum, Polres TTS, Senin (3/5/2021) mulai pukul 10.25 Wita hingga pukul 22.00 Wita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah diperiksa oleh penyidik, Wakil Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten TTS ini langsung ditetapkan statusnya sebagai tersangka dan digiring ke ruang tahanan Polres TTS.

Kapolres TTS Ajun Komisaris Besar Polisi Andre Librian, S.I.K saat di konfirmasi melalui Kasat Serse Polres TTS, IPTU Hendricka R.S. Bahtera, S.T.K, S.I.K, melalui pesan WhatsApp pada Selasa (4/5/2021) membenarkan penahanan tersebut.

”Iya Om. Kami sudah melakukan penahanan terhadap tersangka oknum Anggota DPRD Kabupaten TTS, Jean Neonufa. Tersangka JN dijerat dengan pasal yang memberatkan yakni pasal 289 KUHP jo pasal 281 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman kurungan penjara selama 9 tahun.” tulis IPTU Hendricka.

Semantara itu, Pengamat Hukum Pidana NTT, Mikhael Feka, S.H, M.H saat di hubungi memberikan apresiasi terhadap langkah nyata penyidik Polres TTS, Polda NTT, yang tengah menangani kasus dugaan pelecehan seksual secara profesional.

Menurut dosen Fakultas Hukum UNWIRA Kupang ini, tersangka JN sebagai wakil rakyat sudah seharusnya menjadi contoh, teladan, dan pelindung bagi rakyat.

Apa yang dilakukan JN adalah perbuatan yang sangat memalukan, mencoreng nama  lembaga dewan, dan melanggar hukum.

Ini merupakan suatu pembelajaran bagi siapa saja, baik masyarakat maupun pejabat publik lainnya untuk menjaga hati dan prilaku moral dari hal–hal yang bertentangan dengan hukum serta etika,” beber Mikhael.

Sumber: media Lintastimor.com

Berita Terkait

Beredar Foto Syur Mirip ET di Facebook, Kepala BKPSDM TTS Mengaku Sudah BAP Bersangkutan
IPS gelar Kegiatan Membangun Budaya Literasi Sains, Numerasi, dan Bahasa Inggris Melalui Game Bagi Siswa SD di Desa Kesetnana
Mahasiswa IPS Gelar Survey Pangan di Desa Bikekneno
Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana
Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP
Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal
Tanggap Terhadap Wilayah Terdampak Kekeringan, BPBD TTS Salurkan Air Bersih
Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 17:15 WITA

Dapat Ancaman Foto atau Video Pribadi Akan Disebar? Segera Lakukan Ini!

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:28 WITA

Ini Alasan Tersangka AP Ancam Sebarkan Foto & Vidio Ria Ricis

Rabu, 12 Juni 2024 - 15:15 WITA

Sebar Foto Istri Tetangga tanpa Busana, Pria di Lampung Timur Ditangkap

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:08 WITA

AP Retas Ponsel Milik Ria Ricis Untuk Melakukan Pengancaman dan Pemerasan

Selasa, 11 Juni 2024 - 23:43 WITA

Polisi Temukan Unsur Pidana Kasus Ancaman & Pemerasan Terhadap Ria Ricis

Selasa, 11 Juni 2024 - 20:11 WITA

AP Pelaku Pemerasan Ria Ricis Jadi Tersangka dan Ditahan

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:32 WITA

Nasib DJ East Blake Sebar Foto dan Video Mesum Bareng Pacar, Kini Dijerat Pasal Pornografi

Senin, 10 Juni 2024 - 22:25 WITA

Sebarkan Foto dan Vidio Mesum Bareng Pacar, Remaja 19 Tahun Ditangkap Polisi

Berita Terbaru

Hukum Kriminal

Dapat Ancaman Foto atau Video Pribadi Akan Disebar? Segera Lakukan Ini!

Jumat, 14 Jun 2024 - 17:15 WITA

Hukum Kriminal

Ini Alasan Tersangka AP Ancam Sebarkan Foto & Vidio Ria Ricis

Rabu, 12 Jun 2024 - 20:28 WITA