Gubernur NTT : Satgas NTT Peduli agar Fokus pada Human Trafficking dan Pelatihan Masyarakat NTT di Kepulauan Riau

- Redaksi

Senin, 21 Desember 2020 - 06:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 0 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Kupang, Salamtimocom — Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menyampaikan terimakasih kepada Satgas NTT Peduli di Kepulauan Riau yang telah memberikan perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat NTT yang mengalami persoalan human traficking dan terlantar di sana.

Gubernur Viktor meminta agar Satgas NTT Peduli fokus pada kegiatan mengurus masyarakat NTT yang telah datang ke Kepulauan Riau yang mengalami permasalahan di sana dan membangun kerjasama guna melatih mereka yang sudah terlanjur ada dan terlantar di sana. “Kita bisa back up hal-hal apa yang perlu, informasikan saja, kita juga melalui Dinas Sosial Provinsi NTT bisa membackupnya. Buat kerjasama sehingga ada kendala atau hambatan, Pemerintah Provinsi bisa berperan”, kata VBL saat Audiens bersama Satgas Peduli NTT Provinsi Kepulauan Riau di Ruang Kerja Gubernur NTT, Senin 21/12/2020.

Selanjutnya Gubernur NTT mengatakan, kalau ada lembaga pelatihan di sana , mereka bisa dilatih di sana sehingga mereka punya skill atau keterampilan sebelum mereka kembali ke NTT. Program seperti itu sangat membantu masyarakat NTT yang sudah berada di sana. Kita bisa kerjasama dengan Pemerintah setempat untuk instrukturnya dan juga dengan kementerian terkait misalnya melalui Balai Besar Pelatihan yang ada di sana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

VBL mengatakan masalah utamanya ada di NTT yaitu kemiskinan sehingga perlu langkah konkrit di desa dalam peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sehingga orang tidak keluar dari daerah asalnya dan pergi merantau ke sana.

Pater Antonius Faot, CS mengatakan, keberadaan Satgas NTT Peduli sangat penting baik untuk daerah tujuan dan daerah asal dengan adanya saling kerjasama dan untuk membantu adik-adik (basodara) yang ada di tanah rantau (Kepulauan Riau). Dengan keberadaan Satgas ini diharapkan orang NTT di tanah rantau tidak dinomor duakan.

Dikatakannya, banyak organisasi tetapi untuk bekecimpung di bidang human trafficking kurang, sehingga kami terpanggil dan peduli untuk berkecimpung di bidang human trafficking sebagai wujud kepedulian kami kepada saudara-saudara kita di kepulauan Riau. Pater Tony mengatakan adanya sejumlah kasus human traffickking (perdagangan orang) sehingga perlu ada kepedulian sosial terhadap saudara-saudara kita di tanah rantau.

Sementara itu, Musa Mau selaku Ketua DPD Satgas NTT Peduli Kepulauan Riau mengatakan, Satgas NTT Peduli didirikan di Kalimantan Barat oleh karena hampir setiap waktu diperhadapkan dengan orang NTT yang dideportasi dan terlantar di Kalimantan Barat.

Anggota Satgas NTT Peduli saat ini berjumlah 1.200 orang dari total penduduk NTT di Kepulauan Riau. Filosofi Satgas NTT Peduli adalah selalu melakukan yang terbaik dengan bidang kerjanya meliputi bidang human trafficking (perdagangan orang), bidang hukum, tenaga kerja, hak asasi manusia, pendidikan, kesehatan, olahraga, kerohanian dan ekonomi.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Pembina Satgas NTT Provinsi Kepulauan Riau (Pater Antonius Faot), Ketua Satgas NTT Peduli Provinsi Kepulauan Riau (Musa Mau), Staf Khusus Gubernur NTT (Imanuel Blegur) dan Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT (Jamaludin Achmad).

(Sumber: Humas Pemprov NTT)

Berita Terkait

Minimalisir Kenderaan Tanpa Pajak, Pemprov NTT Luncurkan Razia Tilang Samsat
LPPM Undana Bekerjasama Dengan GMIT Sion Oepura Gelar Sosialisasi Human Trafficking dan Pelatihan Aksesoris Dari Tenun
Gubernur VBL Lantik Fahrensy Funay Jadi Penjabat Walikota Kupang
Kadis DLHK Akui Taman-Taman di Kota Kupang Perlu Perawatan
Gandeng dr. Christian Widodo, Komunitas Wartawan NKRI NTT Gelar Pengobatan Gratis
Peringati HUT Ke-24, Purnawirawan Polri Daerah NTT Cabang Kota Kupang Gelar Anjangsana, Tabur Bunga, dan Upacara
Gandeng Media, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kupang Gelar Sosialisasi Program JKN
Berdiri Sejak 2009, Kantor Bahasa Provinsi NTT Hingga Kini Belum Miliki Gedung

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru