Hadapi Fenomena Ekstrim El Nino, Menteri Pertanian Segera Bentuk Gugus Tugas dan Imbau Daerah Tampung Air

- Redaksi

Senin, 22 Mei 2023 - 13:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 4 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Salamtimor.com – Kementerian Pertanian (Kementan) berencana membentuk gugus tugas untuk menghadapi fenomena cuaca ekstrim El Nino. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena El Nino diperkirakan mulai terjadi sekitar Juni dan semakin intens pada Agustus nanti.

”Saya meminta untuk dibentuk gugus tugas di setiap wilayah,” ujar Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam keterangannya pada Senin, 22 Mei 2023.

Gugus tugas ini, tuturnya, akan merumuskan semua strategi, dimulai dari pemetaan wilayah, konsep kelembagaan, hingga rencana aksinya. Menurut Syahrul, gugus tugas berbasis wilayah ini penting untuk segera dibentuk karena setiap wilayah membutuhkan penanganan yang berbeda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia berujar ada wilayah kategori hijau yang tidak terdampak, sehingga produksinya tidak terganggu. Tapi ada juga wilayah kategori kuning dan merah yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Karena itu, ia menekankan setiap pemerintah daerah harus jeli membaca kebutuhan wilayahnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan manajemen air untuk kebutuhan pertanian menjadi titik krusial dalam menghadapi El Nino. Syahrul pun meminta setiap daerah untuk menampung air, sehingga pada saat El Nino terjadi, ketersediaan untuk menanam bisa tercukupi.

Selain manajemen air, Syahrul meminta daerah untuk juga memperhatikan varietas yang digunakan. Untuk menghadapi El Nino, varietas yang disarankan adalah yang tahan kekeringan.

Sementara untuk pemupukan, pemerintah daerah diharapkan dapat menerapkan metode pemupukan berimbang. Pengembangan pupuk organik, menurutnya, harus dilakukan secara masif dengan tetap seimbang. Artinya penggunaan pupuk kimia tidak lebih dari 50 persen.

Dalam menghadapi El Nino, Syahrul berharap semua jajaran Kementerian Pertanian dan Pemerintah Daerah bersiap untuk hal yang terburuk seraya tetap menjaga optimisme.

”Kami bersiap dengan mengambil prediksi terjelek tapi jangan sampai melemahkan kita,” kata Syahrul. (Sumber: TEMPO.CO)

Berita Terkait

IDRIP NTT Gelar Rakor Triwulan I Tahun 2024 Tingkat Provinsi
Evaluasi Pelaksanaan Program, IDRIP Provinsi NTT Gelar Rakor Triwulan IV
Pj. Gubernur NTT Bersama 3 Bupati dari NTT Raih Penghargaan IGA 2023
Dibangun Sejak Tahun 2020 Dengan Anggaran Rp. 173 Miliar, SPAM Kali Dendeng Kupang Diresmikan Presiden Jokowi
Diresmikan Presiden Jokowi, RS dr. Ben Mboi Kupang Miliki Fasilitas Canggih dan Cukup Lengkap
IDRIP Wilayah II NTT Bangun Ketangguhan Masyarakat Melalui Program DESTANA di Manggarai Barat dan Alor
Kemenkes Terapkan Inovasi Wolbachia Atasi Penyakit Demam Berdarah
Diprediksi Bertahan Hingga Februari 2024, BMKG Ungkap Dampak El Nino

Berita Terkait

Rabu, 20 Maret 2024 - 13:36 WITA

IDRIP NTT Gelar Rakor Triwulan I Tahun 2024 Tingkat Provinsi

Jumat, 22 Desember 2023 - 01:30 WITA

Evaluasi Pelaksanaan Program, IDRIP Provinsi NTT Gelar Rakor Triwulan IV

Kamis, 7 Desember 2023 - 13:12 WITA

Dibangun Sejak Tahun 2020 Dengan Anggaran Rp. 173 Miliar, SPAM Kali Dendeng Kupang Diresmikan Presiden Jokowi

Kamis, 7 Desember 2023 - 10:40 WITA

Diresmikan Presiden Jokowi, RS dr. Ben Mboi Kupang Miliki Fasilitas Canggih dan Cukup Lengkap

Kamis, 23 November 2023 - 20:32 WITA

IDRIP Wilayah II NTT Bangun Ketangguhan Masyarakat Melalui Program DESTANA di Manggarai Barat dan Alor

Minggu, 19 November 2023 - 13:13 WITA

Kemenkes Terapkan Inovasi Wolbachia Atasi Penyakit Demam Berdarah

Jumat, 3 November 2023 - 21:07 WITA

Diprediksi Bertahan Hingga Februari 2024, BMKG Ungkap Dampak El Nino

Rabu, 1 November 2023 - 07:19 WITA

IDRIP Provinsi NTT Kembali Gelar Rakor Triwulan III

Berita Terbaru

TTS

Mahasiswa IPS Gelar Survey Pangan di Desa Bikekneno

Jumat, 5 Apr 2024 - 20:46 WITA