Joan Mir Catat Sejarah, Akhiri Penantian 20 Tahun Suzuki Pimpin Klasemen MotoGP

- Redaksi

Senin, 19 Oktober 2020 - 15:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 0 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alcaniz, SALAMTIMOR.COM- Pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, berhasil mencapai puncak klasemen sementara MotoGP 2020. Joan Mir sukses mengakhiri penantian Suzuki selama 20 tahun.

Pembalap Suzuki yang terakhir kali memimpin klasemen ialah Kenny Roberts Jr. pada MotoGP 2000.

Joan Mir finis di posisi ketiga MotoGP Aragon, Minggu (18/10/2020). Ia pun mengumpulkan 121 poin. Pesaing terdekat Joan Mir, Fabio Quartararo, yang memulai balapan dari pole position, terpuruk di posisi ke-18.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu adalah akhir pekan yang positif karena kami mencetak poin penting untuk kejuaraan. Tapi saya juga kecewa. Saya mengharapkan lebih banyak di bagian terakhir balapan. Saya menghemat ban sebelumnya dan mengendarainya dengan sangat mulus sampai setengah balapan,” kata Joan Mir dikutip dari Speedweek.

Namun, ia bermasalah dengan sisi kiri ban depan. Akibatnya, dia tak bisa maksimal.

“Kami berjuang melawan suhu dan mengemudi di belakang pembalap lain juga tidak membantu saya. Kami tidak berhasil menggunakan ban dengan benar,” kata pembalap asal Spanyol itu.

Joan Mir gagal bersaing dengan debutan Repsol Honda, Alex Marquez yang menempati podium kedua.

“Dia sangat cepat dan melakukan pekerjaan dengan baik. Ketika dia melewati saya, saya menyadari bahwa saya tidak punya kesempatan. Saya pikir dia bahkan bisa memenangkan balapan,” kata Mir, memuji rekan senegaranya itu.

Ambisi Ikuti Jejak Kenny Roberts

Tantangan berikutnya ialah mempertahankan posisi, yang tentunya tidak mudah karena persaingan MotoGP musim ini sangat ketat.

“Saya akan mencoba terus seperti ini. Saya akan melakukan balapan demi balapan seperti ini dan mencoba mendapatkan poin sebanyak mungkin. Saya ingin memenangkan setiap balapan,” imbuhnya.

“Juara dunia terakhir dari Suzuki adalah Kenny Roberts junior. Sekarang saya memiliki peluang terbaik untuk meniru dia,” katanya.

Sumber: Speedweek

Berita Terkait

Gubernur VBL: Kompetisi Sepakbola ETMC XXXII 2023, Ajang Mengakrabkan Diri Sebagai Orang Flobamorata
Wagub NTT Minta Para Atlet Junjung Sportivitas dan Toleransi Saat Buka Kejurnas Karate
Waspada, Satelit NASA Identifikasi Tanda Awal Kehadiran El Nino
Potensi Pendapatan Hampir 5 Triliun Rupiah Hilang Akibat Batalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia
Jokowi Tidak Permasalahkan Penolakan Ganjar Pranowo & I Wayan Koster Terhadap Timnas Israel U-20
Erick Tohir: Keputusan FIFA Tidak Bisa Ditolak, Saya Sudah Berjuang Maksimal
Resmi! FIFA Cabut Status Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Sanksi Menyusul
Jokowi: Keikutsertaan Israel Tak Ada Kaitannya Dengan Konsistensi Politik Luar Negeri Indonesia Terhadap Palestina

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru