Home / TTS

JUARA II TINGKAT NASIONAL, KEPALA DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NTT APRESIASI PRESTASI ANAK-ANAK SMK KRISTEN FAUMOLO

- Redaksi

Senin, 11 Januari 2021 - 13:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 0 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd

Foto: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd

SoE, SALAMTIMOR.COM – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd mengapresiasi prestasi yang diraih oleh anak-anak SMK Kristen Fautmolo Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) sebagai perwakilan dari Provinsi NTT dalam lomba Sentratari Nasional antar pelajar SMK yang diselenggarakan pada tanggal 27 Desember 2020.

SMK Kristen Fautmolo merupakan salah satu sekolah terpencil di kabupaten Timor Tengah Selatan tepatnya di desa Kaeneno, Kecamatan Fautmolo pantas diapresiasi karena walaupun berasal dari kampung, namun tak mengurangi semangat dan tekad mereka untuk mengukir prestasi hingga mampu tampil memukau dan akhirnya berhasil menjadi Juara II dari 26 Tim dalam Lomba Sentratari di ajang Kamp Kreatif Siswa SMK Indonesia (KKSI) tahun 2020.

Foto: Siswa-siswi SMK Kristen Fautmolo saat mentas dalam kegiatan Lomba Sentratari Nasional antar pelajar SMK se-Indonesia yang diselenggarakan pada tanggal 27 Desember 2020

Kadis Linus Lusi mengaku bangga dan berterima kasih kepada para siswa dan guru SMK Kristen Fautmolo yang telah bekerja keras mewakili provinsi NTT hingga berhasil meraih prestasi di tingkat nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lomba sentratari ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari aspek standar proses yang selama ini dilakukan (siswa) bersama guru di Sekolah,” Ujar Lusi, Sabtu (9/1/2021) saat berkunjung ke Kabupaten TTS.

Ia menilai, keberhasilan itu merupakan tindak lanjut dari sisi teori yakni praktek. Praktek tersebut merupakan terjemahan dari teori yang di dapatkan para siswa.

“Praktek itulah yang perlu  di dorong sehingga raihan prestasi ini harus memacu Sekolah lain maupun Sekolah itu sendiri (SMK Kristen Fautmolo, red) untuk memperbanyak (partisipasi) dalam event-event sejenis,” kata Lusi.

Lusi berharap  ke depan Sekolah memperbanyak penyelenggaraan event juga partisipasi dalam event yang lebih besar sebagai upaya mengeksplorasi potensi siswa-siswi.

“Kalau semakin banyak event, aspek kreativitas siswa akan terpoles secara baik dan juga dapat menunjukkan eksentrisitas dan kompetensi yang mereka peroleh dari pada guru. Selain itu, event semacam itu juga dapat menambah rasa percaya diri siswa untuk tampil di hadapan banyak orang serta dapat menambah pengalaman bagi para siswa. ” Katanya.

Lanjutnya, “prestasi itu menjadi catatan sejarah bagi SMK Kristen Fautmolo, sebab partisipasi perdana mereka dalam ajang bergengsi bagi siswa-siswi SMK se-Indonesia itu langsung mendapatkan hasil yang sangat memuaskan walaupun keberadaan sekolah tersebut berada jauh di pedalaman dengan berbagai keterbatasan yang dimiliki.” Tutup Lusi.

Untuk diketahui, lomba KKSI tahun 2020 digelar secara online. Mulai dari pemberian materi selama satu bulan sampai dengan pementasan tugas akhir atau karya dari masing-masing Sekolah.

Lomba virtual ini menjadi tantangan yang harus dihadapi terlebih dahulu oleh para guru dan siswa SMK Kristen Fautmolo. Pasalnya, di lokasi sekolah itu, jaringan Telkomsel sangat sulit diakses.

Kendati demikian, kesulitan itu lantas tidak menjadi alasan untuk berhenti. Mereka terus berusaha, meski harus berjalan kaki setiap hari, naik ke atas bukit untuk mencari jaringan.

Upaya tersebut tidak sia-sia. Jerih lelah itu dibayar lunas dengan hasil menjadi juara II tingkat nasional untuk jenis perlombaan sentratari.

Penulis : Inyo Faot

Berita Terkait

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana
Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP
Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal
Tanggap Terhadap Wilayah Terdampak Kekeringan, BPBD TTS Salurkan Air Bersih
Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC
Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi
Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024
Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru