Kajari TTU Ungkap Modus Operandi Ketua ARAKSI NTT Dalam Lakukan Pemerasan

- Redaksi

Kamis, 16 Februari 2023 - 05:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 27 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua ARAKSI NTT, Alfred Baun, saat digelandang Tim Jaksa Kejari TTU menuju Rutan Kelas II B Kefamenanu (Rabu, 15/02/2023).

Ketua ARAKSI NTT, Alfred Baun, saat digelandang Tim Jaksa Kejari TTU menuju Rutan Kelas II B Kefamenanu (Rabu, 15/02/2023).

TTU, Salamtimor.com – Kepala Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara (Kajari TTU), Roberth Jimmy Lambila, S.H, M.H mengungkapkan Modus Operandi (MO) atau cara menjalankan tindak kejahatan pemerasan dari Aliansi Rakyat Anti Korupsi Indonesia (ARAKSI) Nusa Tenggara Timur dan Timor Tengah Utara terhadap pengusaha atau pihak Pejabat Daerah.

Dalam Konferensi Pers yang berlangsung di aula Kejari TTU, Selasa 14 Februari 2023, Roberth mengatakan beberapa oknum pengurus LSM, turun ke lapangan menggandeng oknum wartawan kemudian melakukan investigasi terhadap beberapa masalah proyek pembangunan fisik di desa – desa.

“Mereka pergi mencari dan memeriksa kepala desa dengan tujuan tertentu. Mereka aktif mencari data, melakukan investigasi dengan cara tersendiri. Setelah itu mereka melaporkan hasilnya ke beberapa oknum wartawan. Diduga dia bekerja sama dengan beberapa oknum wartawan lalu pemberitaannya diterbitkan sehingga kemudian memberi kesan yang menakutkan bagi orang yang dilaporkan lalu dibangunlah upaya – upaya negosiasi”, ungkap Roberth.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu, katanya diperkuat dengan hasil yang didapatkan Tim Jaksa dari Kejari TTU.

“Ada beberapa transaksi keuangan. Aliran uangnya sangat jelas. Yang mana ada ketakutan tersendiri terhadap orang – orang yang melaporkan akhirnya pihak pengusaha dan pejabat tertentu dengan terpaksa memberikan sejumlah uang kepada oknum – oknum yang mengatasnamakan LSM ini”, beber Roberth.

Diduga, modus menakut – nakuti pengusaha dengan menggandeng wartawan ini bukan saja dipakai Ketua Araksi NTT, Alfred Baun. Modus serupa juga dipakai Ketua Araksi TTU, Charly Baker.

Hal itu terbukti dengan pengaduan beberapa kontraktor lokal.

“Kami kerja proyek kecil – kecilpun, mereka mencari – cari kesalahan kami di lapangan. Kemudian, Ketua Araksi TTU, Charly Baker memanfaatkan wartawan tertentu untuk memberitakan hasil temuannya. Disitulah kami dimintai uang”, kata seorang pemuda yang enggan disebutkan namanya.

Ia mengaku, tidak bersedia memberi uang sepeserpun kepada Charly, lantaran dirinya melaksanakan pekerjaan proyek di lapangan sudah sesuai RAB.

“Kita kerja sesuai RAB, tidak ada yang salah. Sudah begitu untung kecil lagi, mau kasih dia uang apa. Saya tidak mau kasih uang waktu itu”, aku pemuda yang menjadi target pemerasan Araksi.

Tidak hanya itu, Ketua Araksi TTU inipun aktif masuk ke desa – desa untuk mengecek pengelolaan keuangan dana desa.

Dan jika diketahui ada penyimpangan, Araksi dengan caranya diduga melibatkan orang luar untuk melakukan pemeriksaan terhadap Kades yang diduga melakukan penyimpangan keuangan dana desa, layaknya seorang polisi atau jaksa penyidik yang sementara memeriksa seorang pelaku tindak kejahatan.

Sebelumnya diberitakan, Jaksa Penyidik dari Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara (Kejari TTU) menggeledah rumah tinggal Ketua Aliansi Rakyat Anti Korupsi (ARAKSI) Provinsi NTT, Alfred Baun, di Kota SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Selasa 14 Februari 2023 pagi.

Penggeledahan tersebut, terkait adanya dugaan pemerasan dan ancaman memberikan laporan palsu kepada Aparat Penegak Hukum. (**)

Berita Terkait

Brutal! Kronologi Lengkap Ronald Tannur Aniaya Andini Hingga Tewas
Krisis Air Bersih, WargaNett Keluhkan Kualitas Pelayanan PDAM Kabupaten TTU
Tetapkan 5 Orang Tersangka Kasus RSP Boking, Kapolda NTT: Ini Kasus Korupsi Besar Yang Kami Ungkap
Sebut Pihak Swasta Kembalikan Rp.27 Miliar Terkait Korupsi BTS 4G Kominfo, Maqdir Ismail Dipanggil Kejagung
Gubernur VBL Ajak Masyarakat Kabupaten TTU Budidaya Bambu
IMO Indonesia Desak Penegak Hukum Transparan Memproses Kasus Korupsi BTS 4G Kominfo
Mahfud MD Tegaskan Siap Kawal Kasus Johny G Plate
Menkominfo Jhony G. Plate Ditetapkan Sebagai Tersangka Perkara BTS 4G Bakti, Langsung Ditahan di Rutan Salemba

Berita Terkait

Rabu, 20 Maret 2024 - 13:36 WITA

IDRIP NTT Gelar Rakor Triwulan I Tahun 2024 Tingkat Provinsi

Jumat, 22 Desember 2023 - 01:30 WITA

Evaluasi Pelaksanaan Program, IDRIP Provinsi NTT Gelar Rakor Triwulan IV

Kamis, 7 Desember 2023 - 13:12 WITA

Dibangun Sejak Tahun 2020 Dengan Anggaran Rp. 173 Miliar, SPAM Kali Dendeng Kupang Diresmikan Presiden Jokowi

Kamis, 7 Desember 2023 - 10:40 WITA

Diresmikan Presiden Jokowi, RS dr. Ben Mboi Kupang Miliki Fasilitas Canggih dan Cukup Lengkap

Kamis, 23 November 2023 - 20:32 WITA

IDRIP Wilayah II NTT Bangun Ketangguhan Masyarakat Melalui Program DESTANA di Manggarai Barat dan Alor

Minggu, 19 November 2023 - 13:13 WITA

Kemenkes Terapkan Inovasi Wolbachia Atasi Penyakit Demam Berdarah

Jumat, 3 November 2023 - 21:07 WITA

Diprediksi Bertahan Hingga Februari 2024, BMKG Ungkap Dampak El Nino

Rabu, 1 November 2023 - 07:19 WITA

IDRIP Provinsi NTT Kembali Gelar Rakor Triwulan III

Berita Terbaru

TTS

Mahasiswa IPS Gelar Survey Pangan di Desa Bikekneno

Jumat, 5 Apr 2024 - 20:46 WITA