Kebakaran Di Sei Panas Menyisakan Debu, Tabungan 9 Juta Milik Supri Dilalap Habis

  • Whatsapp

BATAM, SALAMTIMOR.COM — Kebakaran terjadi pada siang tadi, sekitar pukul 11.00 WIB. Si jago merah melahap ludes dua buah kios ditepi jalan, tepatnya di Kampung Melayu, RT 02 RW 02, No. 86, Sei Panas, Batam.

Kebakaran diduga terjadi akibat konsletnya arus listrik. Hal ini diungkapkan oleh warga setempat, Senin, (24/5/2021).

“kayaknya gara-gara listriknya itu konslet mbak,” ucap salah satu warga yang enggan menyebut namanya.

Polisi langsung sigap memasangkan garis kepolisian di lokasi kebakaran itu. Sementara, dua unit mobil pemadam kebakaran akhirnya dikerahkan untuk memadamkan kobaran api tersebut. Namun demikian, tidak ada satu barang berhargapun juga yang terselamatkan. Semuanya ludes terbakar.

Salah satu saksi mata, Retno (27) yang menyaksikan pertama peristiwa tersebut mengatakan, tidak mengetahui jelas asal kobaran api. Namun Ia mengaku kaget dan panik sehingga segera berteriak memanggil pemilik rumah tersebut.

“Saya juga sebenarnya nggak tau. Mama saya yang ngerasa kayak ada kebakaran disamping, pas saya tengok apinya udah besar, wah,, saya panik dan  langsung berteriak memanggil orang Bengkel. Soalnya saya lihat nggak ada orang,” tuturnya kepada Polisi dan awak media.

Sementara, Supri (28) mengaku, saat kejadian, Ia sedang berada di dalam kamarnya. Ia mengaku tidak mengetahui kejadian itu. Saat keluar barulah panik dan segera menyelamatkan beberapa barang pentingnya seperti alat-alat motor.

“Nggak tau juga, saya lagi di kamar saat kejadian tadi. Tiba-tiba apinya udah besar, saya juga panik dan sempat nyelamatin baju-baju, knalpot dua buah, sama alat-alat kerja bengkel aja,” papar Supri.

Meski ada beberapa barang yang sempat diselamatkan oleh Supri dari peritiwa itu, namun sayang disayang, Ia harus kehilangan sebuah tabungan yang berisi sembilan (9) juta rupiah.

Kejadian yang sungguh memprihatinkan dan menyedihkan bagi anak muda itu. Supri mengaku baru memulai menabung di awal bulan Januari 2021.

“Tabungan sayapun nggak sempat diselamatin lagi. Udah hangus juga, padahal tabungan itu sudah mencapai 9 juta rupiah. Saya baru nabung beberapa bulan lalu, jadi ini udah bulan kelima,” ucap Supri dengan wajah sedih.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari salah satu warga setempat bernama Sihombing  (51) yang merupakan pemilik kontrakan tersebut mengatakan, ada dua rumah yang disewakan.

Yang satu disewa oleh Supri untuk usaha kios atau bengkel knalpot serta cucian motor. Sementara, satunya lagi dijadikan kos, yang disewa oleh Muhammad dan istrinya. Ia juga mengungkapkan, saat kejadian, tidak ada satu orangpun ditempat.

“Jadi rumah ini saya sewakan ke mereka. Yang satu di kos dan yang satunya lagi itulah bengkel knalpot dan cucian mobil dan motor. Saat kejadian orang yang kos disini nggak ada. Yang orang bengkel saya nggak tahu dimana. Pokoknya tadi nggak ada orang, kita tau dari orang disamping”, jelas Sihombing.

Sihombing menambahkan, rumah yang terbakar tersebut sebenarnya milik dr. Darius Puwardi. Ia mengaku, mengontrak langsung kepada Darius kemudian dibarulah sewakan.

“Sebenarnya rumah ini pemiliknya adalah Pak dr. Darius Puwardi. Saya kontrak langsung ke beliau, baru saya sewakan lagi ke mereka,” tambahnya.

Dari peristiwa kebakaran tersebut, tidak adanya korban jiwa, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Penulis: Wasti Naitboho

Pos terkait