KEBESARAN KUASA KRISTUS YANG MENYEMBUHKAN

  • Whatsapp
Keterangan Foto: Pdt. Ruben Talo, M.Th (Ketua Majelis Jemaat Imanuel Oenali, Klasis SoE Timur). Foto diambil sebelum pandemi COVID-19.

Oleh: Pdt. Ruben Talo, M.Th

Saudara-saudara terkasih dalam Kristus,……..

Semua orang pasti butuh kesembuhan, apalagi pada masa wabah penyakit virus Corona (Covid-19) ini. Bagaimana kita bisa sembuh? Sudahkah kita mengenal dan merasakan dengan benar kuasa Tuhan Yesus? Kesembuhan manusia meliputi unsur-unsur tubuh, jiwa, dan roh. Hal ini disaksikan Alkitab dalam kitab 1 Tesalonika 5: 23: “Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.”

Saudara-saudara terkasih,……..

Unsur tubuh manusia meliputi seluruh bagian badaniah seseorang, baik di luar tubuh maupun di dalam tubuhnya. Unsur jiwa manusia, meliputi seluruh kehidupan batiniah manusia yang terjadi dalam keinginan, perasaan, pikiran, angan-angan, dan sebagainya. Dan unsur roh manusia adalah suatu unsur dalam tubuh/jasad manusia dan ciptaan lainnya yang diciptakan oleh Tuhan sebagai penyebab adanya kehidupan dalam alam semesta ini. Roh = semangat, spirit, nyawa. Jika kita sakit, maka sakit yang paling berbahaya adalah sakit tubuh karena tanpa tubuh jiwa tidak bisa dirasakan dan dialami keberadaannya. Tanpa tubuh roh tidak punya tempat untuk menghidupkannya sebagai makhluk hidup  (d.h.i. manusia). Jadi, rawatlah tubuhmu sebaik2nya agar saudara menjadi manusia yang sehat secara tubuh jiwa dan roh tanpa cacat cela.

Saudara-saudara terkasih,……..

Firman Tuhan yang kita renungkan saat ini berkaitan dengan penyembuhan yang dilakukan oleh Yesus orang Nazaret. Karena itu, pertama-tama saya mengajak saudara-saudara untuk memahami latar belakang terjadinya peristiwa penyembuhan oleh Tuhan Yesus ini. Yesus baru saja memanggil para muridNya yang pertama: Adarieas dan Simon saudaranya, lalu Yakobus dan Yohanes anak-anak Zebedeus. Mereka dipanggil dari pekerjaan mereka sebagai penjala ikan lalu Yesus menjadikan mereka sebagai penjala manusia. Saudara-saudara tahu apa perbedaan antara menjala ikan dan menjala manusia? Ikan yang dijala dari dalam air akan mati setelah berada di darat; sedangkan manusia yang dijala dari dalam dosa akan mengalami hidup kekal di soranga. Kini, Yesus sudah mempunyai suatu lingkungan keluarga rohani yang kecil dan melalui mereka Ia bisa menyampaikan firman Allah. Setelah itu, mereka segera menuju Kapernaum, kota yang kita dengar dalam bacaan ini.

Saudara-saudara terkasih,……..

Fungsi rumah ibadat orang Yahudi tidak sama dengan fungsi gedung gereja masa kini. Rumah ibadat adalah lembaga pengajaran dengan tiga pelayanan utama yakni berdoa, membaca firman Allah, dan penjelasan tentang firman tersebut. Rumah ibadat adalah tempat untuk mengajar, bukan untuk ibadah dan upacara korban persembahan seperti di bait Allah atau gereja masa kini. Jika seseorang mempunya berita baru, yang mau disampaikan, di rumah ibadatlah tempatnya. Karena itu, Yesus dikenal sebagai orang yang mempunyai berita sehingga Ia diberi kesempatan berdiri di mimbar untuk mengajar dan mengajak orang untuk percaya kepada berita tentang Kerajaan Allah.

Saudara-saudara terkasih,……..

Selanjutnya saya mengajak saudara2 untuk mengenal Yesus hanya sebagai orang Nazaret saja dulu. Mengapa? Supaya kita bisa menyelami keinginan, pikiran, dan perkataan orang-orang Yahudi dalam bacaan ini, baik umat biasa maupun ahli-ahli Taurat. Orang-rang Yahudi di Kapernaum benar-benar tidak mengenal siapa sebenarnya Yesus orang Nazaret ini. Bagaimana caranya Yesus memperkenalkan diri kepada mereka? Ada beberapa petunjuk yang sangat jelas bagi kita: 1). Yesus mengajar dalam rumah ibadat sebagai orang yang berkuasa. Ia mengajar dengan kewenangan pribadi. Yesus berbicara secara merdeka atau tidak butuh kewenangan dari luar diriNya. Ia berbicara dengan ketegasan (finalitas) suara Allah ibarat angin sepoi-sepoi dari soranga untuk memastikan Yesus orang Nazaret ini sangat baik dan menakjubkan. Nada bicara dengan otoritas pribadiNya inilah yang menggelitik telinga setiap orang yang mendengarnya. Perkataan Yesus membuat orang takjub dan pekerjaanNya membuat mereka termangu-mangu. Hal ini, berbeda dengan ahli-ahli Taurat yang mengajar dengan kepintaran tanpa kuasa Roh Allah. 2). Setan yang merasuk dalam tubuh seseorang yang menyakiti tubuh, jiwa dan rohnya dalam rmh ibadat. Kondisi ini sangat mengganggu situasi dalam rumah ibadat. Ada apa sebetulnya dibalik hal ini? Pada umumnya orang-orang di seluruh dunia kuno sangat percaya dengan keberadaan roh-roh jahat dalam penyembahan berhala, bahkan dalam setiap fase dan bentuk kehidupan pun diatur oleh roh-roh jahat.

Dalam kuburan kuno ditemukan banyak tengkorak yang sudah dilubangi dengan alasan untuk membiarkan roh jahat keluar dari tubuh manusia. Jika orang-orang dibiarkan melakukannya, maka kepercayaan akan adanya kerasukan setan memang nyata pada waktu itu. Dari mana asalnya setan-setan itu? Ada tiga jawaban: 1). Sama tua dengan proses penciptaan alam semesta itu sendiri seperti yang disaksikan dalam kitab Kejadian; 2). Roh-roh orang jahat yang sudah meninggal dunia dan masih melakukan pekerjaan mereka yang jahat; 3). Cerita lama dalam Kejadian pasal 1-8 tentang kejahatan manusia purba yang kecenderungan hatinya membuahkan kejahatan semata-mata. Juga berasal dari malaikat yang berbuat dosa dan Allah menyimpan mereka sampai hari penghakiman (2 Pet. 2: 4-5). Menurut cerita orang Yahudi, malaikat-malaikat ini meninggalkan Allah dan turun ke bumi dan tertarik pada anak-anak perempuan di bumi yang fana. Nama malaikat-malaikat itu ialah Assael dan Syemakhsai. Salah satunya kembali kepada Allah sedangkan yang lainnya tinggal di bumi untuk memuaskan nafsunya. Karena itu, maka anak-anak dan keturunan yang ia lahirkan menjadi roh-roh jahat. Roh-roh jahat ini dikenal dengan nama mazzikin (ia yang mengganggu). Jadi, roh-roh jahat ialah makhluk jahat yang berada di antara Allah dan manusia yang mendatangkan kerugian kepada manusia. Segala bentuk bencana yang ada dalam dunia ini terjadi karena dua kemungkinan yakni di satu pihak karena kejahatan dari setan dan di pihak lain karena ujian yang diberikan oleh Allah seperti yang ada dalam kisah nabi Ayub. Roh-roh jahat ini bisa makan, minum, dan melahirkan anak-anak yang sangat banyak. Roh jahat yang laki-laki bernama syedim dan yang perempuan bernama lilin yang berambut panjang. Ia menjadi musuh anak-anak. Karena itu, anak-anak memiliki malaikat pelindung (Mat. 18: 10). Mereka hidup di kuburan, tempat yang tidak ada air pembersih, dan di padang gurun. Mereka sangat berbahaya untuk orang-orang yang melakukan perjalanan seorang diri, perempuan melahirkan, pasangan mempelai yang baru menikah, anak-anak di luar rumah pada malam hari, dan orang-orang yang melakukan perjalanan pada malam hari. Mereka giat sekali bekerja pada saat matahari terbit, tengah hari, dan saat matahari terbenam. Setan mampu membuat orang menderita berbagai penyakit dan memindahkan sifat-sifat jahatnya kepada manusia. Juga bisa bekerja sama dengan hewan seperti ular, keledai, sapi, nyamuk, dan sebagainya. Keberadaan setan ini dipercayai sampai pada masa Perjanjian Baru, pada masa Yesus orang Nazaret seperti dalam firman ini, bahkan sampai sekarang dengan cerita masing-masing suku bangsa. Akhirnya, kita bisa menyimpulkan tentang sikap kita terhadap keberadaan roh-roh jahat ini yakni: 1). Kita buang konsep ini ke dalam pemikiran primitif dan menganggap bahwa demikianlah cara primitif memperhitungkannya sebelum mereka tahu tentang tubuh dan akal manusia; 2). Kita bisa menerima kenyataan bahwa roh-roh jahat ini ada sampai sekarang; 3). Perhatikan sikap dan tindakan Yesus. Yesus memperhitungkan kenyataan roh jahat itu, maka Yesus memperlakukannya dengan cara menghardiknya sehingga orang yang kerasukan itu sembuh.

Saudara-saudara terkasih,……..

Di sini, tanpa disadari oleh semua orang dalam rumah ibadat itu, setan mengenal dan mengatakan tentang Yesus dengan sangat jelas dan benar bahkan dengan cara berteriak (pasti terdengar dengan jelas oleh semua orang), bahwa Yesus adalah orang Nazaret yang datang sebagai Yang Kudus dari Allah dan mampu membinasakan kuasa setan. Setan berteriak dengan suara keras karena mereka tahu bahwa Yesus adalah Mesias yang telah dipercayai oleh beberapa orang waktu itu. Misalnya para muridNya tersebit di atas. Pemerintahan Mesias melalui Yesus akan mengakhiri kekuasaan setan. Mereka mengaku diri sebagai roh-roh jahat saat bertemu dengan Yesus. Setan yang pintar dan kuat ini berusaha untuk membujuk dan mengajak Yesus berdialog agar mereka tidak dibinasakan. Setan mencoba mengajukan beberapa pertanyaan kepada Yesus: Apa urusanMu dengan kami hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami? Namun, Yesus sama sekali tidak menjawab itu. Sebaliknya, Yesus langsung dengan tegas menghardiknya dengan penuh kuasa Roh Allah supaya setan diam dan keluar dari orang yang dirasuknya. Setan menggoncang-goncang orang itu (pasti sangat menyakitkan tubuh, jiwa, dan rohnya) bahkan setan menjerit dan keluar dari padanya. Yesus tidak memakai mantra-mantra yang panjang dan rumit, tetapi hanya dengan satu kalimat dengan kuasa yang jelas, sederhana, dan singkat: “Diam, keluarlah dari padanya.” Kuasa untuk menghardik roh-roh jahat ini ada pada diri Yesus sendiri. Kuasa setan kalah telak.

Saudara-saudara terkasih,……..

Sikap Yesus ini menimbulkan reaksi langsung juga dari umat Yahudi yakni: 1). Mereka takjub  sehingga memperbincangkannya; 2). Mereka tidak paham kuasa Yesus dan dianggap suatu ajaran baru yang berbeda dengan ajaran agama Yahudi; 3). Mengakui kuasa Yesus mampu mengusir roh-roh  jahat dan taat kepadaNya; 4). Menyebarkan dengan cepat cerita tentang Yesus ke segala penjuru di seluruh Galilea. Berdasarkan reaksi-reaksi tersebut, maka jelaslah dan dapatlah kita kenal dengan benar bahwa Yesus adalah Tuhan yang berkuasa untuk menyembuhkan dan mengalahkan kuasa roh jahat. Kita mengenal Yesus bukan karena  diperkenalkan oleh setan, tetapi karena Yesus sendirilah yang memperkenalkan diriNya lewat pengajaran dengan kuasa Roh Allah dan ada suatu tindakan penyembuhan orang kerasukan setan oleh kuasa Yang Mahakudus dari Allah. Semua ini menjadi suatu ajaran baru. Di sinilah Yesus menunjukkan bahwa diriNya adalah Tuhan Allah Yang Mahakuasa. Dia bukan sekedar orang Nazaret seperti orang-orang Yahudi mengenalNya waktu itu.

Saudara-saudara terkasih,……..

Berdasarkan peristiwa penyembuhan oleh Yesus ini, maka pada zaman sekarang ini, dan sementara bertaruh nyawa dengan wabah virus Corona (Covid-19), maka sebagai orang yang sudah percaya bahwa Yesus adalah Tuhan Yang Mahakuasa, ada dua hal penting untuk kita yakini yakni: pertama yang kita patut pelihara adalah beriman teguh kepada kuasa Tuhan Yesus. Sekalipun kita berada dalam kondisi wabah virus Corona (Covid-19), yang juga menjadi bagian dari kuasa jahat yang menyakitkan tubuh, jiwa, dan roh hingga mematikan. Tuhan Yesus pasti menyembuhkan kita dari kondisi sakit ini. Badai pasti berlalu. Hal kedua, tidak ada cara lain selain kita mengandalkan kuasa Tuhan Yesus untuk mengalami kesembuhan tubuh, jiwa, dan roh kita. Kesembuhan ini dapat dialami dengan cara: satu, merawat tubuh sebaik-baiknya agar jiwa dan rohmu tetap sehat dan roh tidak meninggalkan tubuh dan jiwamu (mati). Dua, mengalami kuasaNya dan menerima ajaranNya yang baru atau yang berbeda dengan ajaran kitab suci manapun. Tiga, sebarkanlah atau saksikanlah kuasa kesembuhan itu kepada siapa saja dan dimana pun juga engkau berada. Nama Tuhan dipermuliakan dan kita disembuhkan oleh kuasa Tuhan Yesus. Kiranya Roh Kudus menolong kita. Amin.

Tuhan Yesus Memberkati.

Pos terkait