Home / TTS

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

- Redaksi

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Yan Faot Editor : Yan Faot Dibaca 126 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TTS, Salamtimor.com – SMP Negeri Satap Nefotes yang berlokasi di Desa Bijaepunu, Kecamatan Mollo Utara, Kab. TTS, Prov. NTT, dalam kerja sama dengan Yayasan Pustaka Pensi Indonesia (YASPENSI) menggelar Workshop Penguatan Literasi. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat – Sabtu, 1 – 2 Desember 2023 di aula sekolah setempat.

Kepala SMP Negeri Satap Nefotes, Hendra J. D. Sa’u, S.Pd., kepada media ini menyampaikan, kegiatan yang digelar tersebut bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru dan peserta didik terkait literasi.

“Kegiatan yang kami gelar ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru maupun peserta didik dalam berliterasi, karena itu kami pihak sekolah telah membangun kerja sama dengan tim dari YASPENSI sebagai narasumber dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hendra Sa’u menyampaikan, setelah mengikuti kegiatan selama dua hari itu banyak hal baru yang diperoleh dari para narasumber.

“Selaku kepala sekolah, saya menyampaikan terima kasih kepada tim dari YASPENSI yang telah melakukan pendampingan kepada kami para guru maupun peserta didik di SMP Negeri Satap Nefotes. Pemateri yang hadir ini sangat luar biasa dalam penyampaian materinya, yang pastinya menarik, menyenangkan, dan berbeda dari materi-materi yang kami dapatkan sebelumnya, YASPENSI memberikan warna tersendiri,” ujarnya.

Hendra Sa’u berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kualitas guru maupun peserta didik yang ada.

“Selaku kepala sekolah, saya berharap dengan adanya kegiatan ini ada perubahan ke depan. Kerja sama yang telah dibangun dengan tim dari YASPENSI ini juga akan terus dilanjutkan ke depan,” pungkas Hendra.

Agustia Y. Taopan, S.Pd., salah satu guru, menyampaikan terima kasih kepada kepala sekolah yang telah membangun komunikasi dengan tim YASPENSI dan hadir memberikan warna tersendiri dalam upaya peningkatan literasi di SMPN Nefotes.

“Saya sebagai guru bahasa Indonesia di sini, menyampaikan terima kasih kepada kepala sekolah yang telah memiliki ide untuk melakukan kegiatan ini serta menghadirkan narasumber dari tim YASPENSI. Kehadiran tim YASPENSI ini kembali membuka cakrawala berpikir kami terkait dengan hal-hal yang belum kami pahami akhirnya kami bisa paham,” ungkapnya.

Agustia mengatakan, berdasarkan pengalaman sebelumnya jika mengikuti kegiatan yang mana dimulai dari pagi hingga sore hari itu akan membosankan namun berbanding terbalik dengan kegiatan kali ini.

“Pengalaman pribadi saya itu jika mengikuti kegiatan pelatihan seperti ini duduk dari pagi hingga sore hari itu beda dengan kita mengajar, saya biasanya kalau ikut kegiatan dan duduk dari pagi hingga sore itu otomatis pulang ke rumah harus ada tukang urut karena capai, tetapi pada kegiatan kali ini walaupun kegiatannya berlangsung selama dua hari full hingga sore hari namun tidak pernah merasa capai, justru saya memiliki semangat yang tinggi lagi untuk mengikuti kegiatan ini,” jelasnya.

Sementara itu, Adriana S. Modok, S.Pd., selaku ketua panitia kegiatan menyampaikan, kegiatan workshop yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti oleh 13 guru dan 60 perwakilan peserta didik.

“Kegiatan yang digelar ini terkait dengan penguatan literasi kepada kami sebagai guru dan juga peserta didik. Kegiatan ini diikuti oleh semua guru sebanyak 13 orang, sementara untuk peserta didik sebanyak 60 orang yang merupakan perwakilan dari kelas VII, VIII, dan kelas IX,” ujarnya.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan workshop tersebut yaitu, Ketua Divisi Kepustakaan YASPENSI, Robertus Fahik, S.Fil., M.Si., Sekretaris Divisi Kepustakaan, Emanuel Nong Yonson, S.Pd., M.Hum., Anggota Divisi Kepustakaan, Regesti Bauana, S.Pd., Kabiro Kab. TTS Lefinus Asbanu, S.Pd.

Sumber Berita : Salamtimor.com

Berita Terkait

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana
Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP
Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal
Tanggap Terhadap Wilayah Terdampak Kekeringan, BPBD TTS Salurkan Air Bersih
Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC
Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024
Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi
Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru