Home / TTS

KOMISI IV DPRD TTS TEMUKAN FASILITAS TIDAK LAYAK BAGI PARA NAKES DI TEMPAT KARANTINA TERPADU

- Redaksi

Kamis, 25 Maret 2021 - 00:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 1 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi ruangan para Nakes ditempat karantina terpadu.

Kondisi ruangan para Nakes ditempat karantina terpadu.

SoE, SALAMTIMOR.COM — Saat kunjungan kerja dalam rangka monitoring dan evaluasi fasilitas kesehatan sebagai penunjuang utama dalam menghadapi pandemi Covid-19 oleh Komisi IV DPRD TTS  (23/3/2021), ada sejumlah pegaduan dari petugas Nakes tentang  standar pelayanan yang minim.

Ditemukan 14 orang Nakes yang bertugas di lokasi karantina terpadu menginap di tempat yang dinilai tidak layak dan sangat beresiko karena persoalan fasilitas yang minim sehingga menurut mereka ini diluar standar pelayanan penanganan Covid-19.

Para Nakes yang terdiri dari 8 orang perempuan dan 6 orang laki-laki saat di temui Komisi IV DPRD TTS menyampaikan kondisi tempat mereka nginap sebenarnya tidak layak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau berdasarkan pengamatan dan SOP itu tidak layak untuk gabung laki-laki dan perempuan dan satu orang harus satu kamar.” ujar Kristian Lette, Nakes dari Rumah Sakit Pratama Boking.

Saat beristerahat maka harus menyekat ruangan terlebih dahulu karena tidak cukup ruangan lagi sehingga mereka digabung dengan para Nakes perempuan. “Disini kan ruang kelas, jadi kita sekat bagi dua untuk tidur,” jelasnya.

Namun karena tanggungjawab yang mereka emban berhubungan dengan keselamatan orang lain (pasien), maka mereka tetap bertahan demi merawat warga yang sedang menjalani karantina.

Kristian mengisahkan, saat awal Ia  bertugas, waktu itu mereka sempat menginap di tenda yang dibangun oleh BPBD selama satu Minggu sebab petugas sebelumnya masih menempati ruangan penginapan.

Tidak saja dengan kurangnya rungan penginapan untuk para Nakes, kamar mandi bagi pasien yang sedang karantina juga menjadi salah satu hal yang dinilai tidak layak. Pasalnya, kamar mandi itu berada diluar ruangan, dan berbahaya sekali dimalam hari apabila para nakes perempuan yang bertugas.

“Kita laki-laki disini dua orang saja. Kalau malam hari dan yang bertugas teman-teman nona, itu sangat berbahaya. Karena kamar mandinya ada diluar ruangan. Aturannya, kamar mandi itu harus dalam ruangan,” kata Kristian.

“Kita disini banyak orang. Pemakaian air’pun banyak. Habis jaga itu kita harus langsung cuci pakaian dan mandi. Kalau air tidak ada, kami kesulitan,” jelas Rian, Nakes dari Puskesmas Polen.

Ia menambahkan bahwa selama ini air yang digunakan dari PDAM SoE, namun tidak lancar. Untuk mengatasi itu, pihak BPBD biasanya mengisi air tangki.

“Biasanya dari BPBD isi air tangki, tapi jarang juga.” jelasnya.

Marten Tualaka, SH, M.Si, Ketua DPC Partai HANURA Kab. TTS dan Ketua Komisi IV DPRD TTS

Ketua Komisi IV DPRD TTS, Marten Tualaka, SH, M.Si saat mendengar keluhan para Nakes , Ia mengatakan bahwa seharusnya dari awal para Nakes yang bertugas menangani pasien Covid-19 diberikan perlakuan khusus.

“Harusnya dari awal mereka ini tinggal di hotel, sehingga setalah bertugas, mereka tidak repot lagi mengurus diri seperti mencuci pakaian.” ujar Marten.

Lanjut Marten, “para Nakes harus diperhatikan makanan dan minuman mereka. Harus tepat waktu. Sebab tugas yang mereka lakukan ini sangat beresiko.” Tegas Marten

“Yang harus diutamakan itu keamanan dan kenyamanan mereka selama bertugas,” jelasnya.

Ketua Komisi IV ini juga mengapresiasi loyalitas dan dedikasi para Nakes atas kerja mereka sebagai garda terdepan dalam penanganan  Covid-19.

Komisi IV DPRD TTS pada kesempatan itu menanyakan terkait insentif yang diterima oleh para Nakes, sebab mereka melakukan tugas ditempat yang beresiko.

Jawaban yang diperoleh, insentif baru dibayarkan sampai bulan Agustus 2020. Terhitung bulan September 2020 hingga Maret 2021, mereka belum mendapatkan insentif.

“Hal-hal ini tentunya akan kami bawa dalam rapat bersama Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di TTS sehingga kesejahteraan para Nakes benar-benar diperhatikan dan diprioritaskan.” pungkas Mantan Calon Wakil Bupati TTS 2014-2019 ini.

Hadir dalam kunjungan kerja tersebut Sekretaris Komisi IV, Habel Hoti dan sejumlah anggota Komisi IV yang ikut meninjau ruangan yang digunakan oleh para Nakes untuk beristirahat dan juga meninjau fasilitas pendukung lainnya seperti kamar mandi dan juga air bersih.

Penulis: Inyo Faot

Berita Terkait

Beredar Foto Syur Mirip ET di Facebook, Kepala BKPSDM TTS Mengaku Sudah BAP Bersangkutan
IPS gelar Kegiatan Membangun Budaya Literasi Sains, Numerasi, dan Bahasa Inggris Melalui Game Bagi Siswa SD di Desa Kesetnana
Mahasiswa IPS Gelar Survey Pangan di Desa Bikekneno
Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana
Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP
Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal
Tanggap Terhadap Wilayah Terdampak Kekeringan, BPBD TTS Salurkan Air Bersih
Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 17:15 WITA

Dapat Ancaman Foto atau Video Pribadi Akan Disebar? Segera Lakukan Ini!

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:28 WITA

Ini Alasan Tersangka AP Ancam Sebarkan Foto & Vidio Ria Ricis

Rabu, 12 Juni 2024 - 15:15 WITA

Sebar Foto Istri Tetangga tanpa Busana, Pria di Lampung Timur Ditangkap

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:08 WITA

AP Retas Ponsel Milik Ria Ricis Untuk Melakukan Pengancaman dan Pemerasan

Selasa, 11 Juni 2024 - 23:43 WITA

Polisi Temukan Unsur Pidana Kasus Ancaman & Pemerasan Terhadap Ria Ricis

Selasa, 11 Juni 2024 - 20:11 WITA

AP Pelaku Pemerasan Ria Ricis Jadi Tersangka dan Ditahan

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:32 WITA

Nasib DJ East Blake Sebar Foto dan Video Mesum Bareng Pacar, Kini Dijerat Pasal Pornografi

Senin, 10 Juni 2024 - 22:25 WITA

Sebarkan Foto dan Vidio Mesum Bareng Pacar, Remaja 19 Tahun Ditangkap Polisi

Berita Terbaru

Hukum Kriminal

Dapat Ancaman Foto atau Video Pribadi Akan Disebar? Segera Lakukan Ini!

Jumat, 14 Jun 2024 - 17:15 WITA

Hukum Kriminal

Ini Alasan Tersangka AP Ancam Sebarkan Foto & Vidio Ria Ricis

Rabu, 12 Jun 2024 - 20:28 WITA