Kondisi Sakit, Tokoh Agama Sarankan Gubernur Papua Fokus Berobat

- Redaksi

Minggu, 12 Desember 2021 - 15:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 10 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAPUA, SALAMTIMOR.COM — Gubernur Papua, Lukas Enembe diketahui sedang mengalami sakit. Pada pertengahan 2021, Gubernur Lukas sempat dirawat di rumah sakit Mount Elizabeth, Singapura.

Situasi lemahnya orang nomor satu Papua itu, terlihat terakhir ketika menghadiri Grand Opening dan Inagurasi Suni Hotel & Convention Abepura Managed by Parkside, di Kota Jayapura, Sabtu (11/12) siang.

Gubernur Lukas berjalan tertatih saat akan menggunting pita didampingi Bupati Kabupaten Jayapura, Mathius Awoitauw dan Asisten II Setda Kota Jayapura, Nurjainuddin Konu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita tahu, saat ini Gubernur Papua Lukas Enembe lagi tidak fit, beliau sempat berobat di Singapura,” kata Ismail Asso, Tokoh Agama di Kabupaten Jayawijaya, Minggu (12/12/2021).

Menurut Ismail, pemerintahan dihadapkan pada persoalan penting. Yakni, kerja pemerintahan mesti terus berlangsung, sementara dilain sisi, Gubernur Papua Lukas Enembe belum maksimal melaksanakan tugas dan tanggungjawab.

Meski begitu, ia menilai dalam tujuh tahun menjabat, Gubernur Lukas menjalankan roda pemerintahan sangat baik. Namun, melemah seiring sakit gubernur pada 2021. “Pada periode kedua, praktis saya amati tidak maksimal,” ucapnya.

Pendiri pesantren di Koya Koso, Distirk Abepura, Kota Jayapura itu mengungkapkan, penilaiannya terhadap kerja Gubernur Papua, tidak dalam arti merongrong Gubernur Lukas. Ia bahkan menyebut Gubernur Lukas sebagai figur pemimpin berani di Papua.

Ia juga menyentil pemerintahan di Papua lumpuh. “Karena praktis yang melaksanakan tugas adalah para Asisten dan Sekda. Atau Jubir yang selalu proaktif memberikan statemen atas nama Gubernur Papua,” paparnya.

Namun demikian, ia memandang, Sekretaris Daerah Papua dapat saja melaksanakan tugas-tugas penting birokrasi. “Dengan kondisi gubernur ini, saya berharap, berjiwa besar (Gubernur) harus pulihkan kesehatan. Itu lebih penting,” terangnya.

Menyarankan Gubernur Lukas fokus pada pemulihan, kata dia, jangan dipahami sebagai meminta gubernur legowo. “Tidak, beliau itu dipilih rakyat Papua. Tapi, dalam kondisi seperti ini, saya merasa prihatin atas kesehatan beliau. Sebaiknya fokus pada kesehatan dulu,” ujarnya lagi.

Dengan begitu, sambungnya, apabila telah kembali pulih, Gubernur dapat benar-benar maksimal melayani rakyat.

Ismail mengusulkan ditetapkannya seorang Wakil Gubernur. Karena ia khawatir, bisa saja segelintir orang memanfaatkan sakit Gubernur untuk tujuan mereka. “Kita kembalikan kepada beliau saja. Intinya, harus fokus berobat,” pungkasnya.

Menurunnya kesehatan Gubernur Lukas Enembe tersiar saat pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Kabupaten Jayapura. Publik Papua dan Nusantara menyaksikan bagaimana tokoh penting itu kurang sehat ketika memberi sambutan di hadapan Presiden Joko Widodo. (***Tim ST)

Berita Terkait

Mudahkan Pengurusan Berkas Kenaikan Pangkat Hingga Pensiun ASN, Badan Kepegawaian Mimika Luncurkan Website Resmi
Kunjungi Food Estate Keerom, Jokowi Harap Bisa Penuhi Kebutuhan Jagung Nasional
Tingkatkan Kinerja, Delapan Orang Pejabat Eselon II Lingkup Pemkab Mimika Dievaluasi
Pemkab Mimika Selesaikan Ujian Seleksi Terhadap 163 CPPPK dan 365 CPNS
Plt. Bupati dan Sejumlah Pimpinan OPD Hadiri Natal Keluarga Besar TIROSSA Kabupaten Mimika
Gubernur Papua Lukas Enembe Ditangkap, Pendukungnya Ricuh
Kerukunan Haumeni Kabupaten Mimika, Gelar Natal Bersama dihadiri 400 Warga TTS
Sertijab Sekretaris DPRD Kabupaten Mimika, Ini Kata Ananias Faot

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru