Kunjungi Food Estate Keerom, Jokowi Harap Bisa Penuhi Kebutuhan Jagung Nasional

- Redaksi

Jumat, 7 Juli 2023 - 04:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 25 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Bupati Keerom Piter Gusbager (kiri) usai memanen jagung di kawasan lumbung pangan (food estate) Kampung Wambes, Distrik Mannem, Keerom, Papua, Kamis, 6 Juli 2023.

Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Bupati Keerom Piter Gusbager (kiri) usai memanen jagung di kawasan lumbung pangan (food estate) Kampung Wambes, Distrik Mannem, Keerom, Papua, Kamis, 6 Juli 2023.

Papua, Salamtimor.com – Presiden Joko Widodo alias Jokowi bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengunjungi food estate Kabupaten Keerom, Papua.

Usai meninjau proses panen jagung di sana, Jokowi berharap food estate di Keerom, Papua dapat memenuhi kebutuhan jagung nasional.

“Memang ini baru pertama kali, jangan berpikiran langsung hasilnya sangat tinggi. Tapi ini pun hasilnya sangat tinggi, kira-kira 7 ton per hektare, karena standar nasionalnya 5,6 ton per hektare,” kata Jokowi, dikutip dari siaran YouTube Sekretariat Presiden pada Jumat, 7 Juli 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jokowi memeriksa kondisi ladang jagung yang penanaman pertamanya dilakukan tiga bulan lalu. Dia mengatakan tanah di lading food estate  Keerom sangat subur sekali, tapi sistem perairan perlu dikelola dengan baik.

Dia juga mengklaim food estate Keerom sudah menghasilkan jagung dengan kualitas yang baik. Namun, menurutnya, titik lokasi parit irigasi perlu dievaluasi lantaran jaraknya terlalu jauh. Sehingga pertumbuhan jagung kurang maksimal.

Pemerintah menyatakan lahan food estate seluas 45 hektare itu akan kembali panen pada September 2023. Jokowi juga menyebut hasil panen jagung para petani food estate Keerom sudah ada yang menampung dengan harga yang layak.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut jagung yang dipanen ini sudah ada yang membeli dengan harga Rp 5.000 sampai 6.000 per kilogram.

“Jadi harganya sangat tinggi banget dibanding HPP (harga pokok penjualan). Saya kira sudah untungnya gede. Artinya dengan 7 ton hasil panen per hektare, maka petani sudah mendapatkan Rp. 42 juta per hektare” kata Jokowi.

Karena itu, Jokowi kembali menyampaikan harapannya  agar food estate Keerom bisa memenuhi kebutuhan jagung nasional, khususnya Indonesia Timur. Dalam tiga bulan mendatang, Jokowi menyatakan bakal kembali meninjau food estate Kabupaten Keerom untuk mengikuti panen berikutnya.

“Kalau ini nanti saya cek dari jauh bagus, untuk yang 45 hektare nanti bagus, berarti 3 bulan lagi saya ke sini lagi untuk panen,” ujar Jokowi

Sementara itu, Kementerian Pertanian menyatakan siap mendukung pengembangan food estate di Papua. Di antaranya dengan menyiapkan 20 unit traktor, cultivator, planter jagung, serta saprotan pupuk, benih unggul dan bahan kimia pengendali hama. (*)

Berita Terkait

Mudahkan Pengurusan Berkas Kenaikan Pangkat Hingga Pensiun ASN, Badan Kepegawaian Mimika Luncurkan Website Resmi
Tingkatkan Kinerja, Delapan Orang Pejabat Eselon II Lingkup Pemkab Mimika Dievaluasi
Pemkab Mimika Selesaikan Ujian Seleksi Terhadap 163 CPPPK dan 365 CPNS
Plt. Bupati dan Sejumlah Pimpinan OPD Hadiri Natal Keluarga Besar TIROSSA Kabupaten Mimika
Gubernur Papua Lukas Enembe Ditangkap, Pendukungnya Ricuh
Kerukunan Haumeni Kabupaten Mimika, Gelar Natal Bersama dihadiri 400 Warga TTS
Sertijab Sekretaris DPRD Kabupaten Mimika, Ini Kata Ananias Faot
Sertijab Kepala Badan Kepegawaian dan PSDM Kabupaten Mimika, Ini Pesan Pejabat Baru dan Lama

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru