Home / NTT

Lokakarya Pengakhiran Program Desa Tangguh Bencana Meningkatkan Kesiapsiagaan Masyarakat Terhadap Bencana

- Redaksi

Selasa, 9 Juli 2024 - 22:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Yan Faot Editor : Yan Faot Dibaca 32 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NTT, SalamTimor.Com — Program Desa Tangguh Bencana yang telah berjalan selama 1,5 tahun di Provinsi Nusa Tenggara Timur khususnya di Kabupaten Alor dan Manggarai Barat, mencapai tahap penutupan dengan sukses setelah penyelenggaraan lokakarya akhir pada tanggal 8-11 Juli 2024 di Sylvia Premiere Hotel Kupang.

Lokakarya ini dihadiri oleh Perwakilan dari BNPB, BPBD Provinsi NTT, BPBD Kabupaten Alor dan Manggarai Barat, OPD terkait dari Provinsi dan Kabupaten Alor dan Manggarai Barat, Perwakilan dari RMC 2, Tenaga Ahli Provinsi Nusa Tenggara Timur, Admin Keuangan dan Fasilitator Daerah.

Lokakarya tersebut bertujuan untuk mengevaluasi pencapaian serta memperkuat kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana di tingkat lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selama acara tersebut, peserta berbagi pengalaman, pembelajaran, dan strategi yang telah diterapkan selama berjalannya program Desa Tangguh Bencana.

Hasil dari lokakarya ini akan menjadi dasar untuk mengevaluasi dampak program serta menentukan langkah-langkah lanjutan yang perlu diambil untuk mempertahankan kesiapsiagaan bencana di masa mendatang.

Program Desa Tangguh Bencana telah membawa perubahan signifikan dalam membangun ketahanan dan respons masyarakat terhadap berbagai jenis bencana alam di Kabupaten Alor dan Manggarai Barat.

Melalui pelatihan, pembangunan infrastruktur berbasis kebencanaan, serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam merespons dan mendukung upaya pencegahan bencana, program ini telah berhasil meningkatkan tingkat kesiapsiagaan serta mengurangi risiko yang mungkin timbul dari bencana.

Diannita Agustinawati mewakili Direktur Pencegahan dan Kesiapsiagaan BNPB, dalam sambutannya, menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait dalam upaya menjaga kesiapsiagaan bencana. Ia juga mengapresiasi dedikasi serta partisipasi aktif semua pihak yang telah berkontribusi dalam keberhasilan program ini.

Lebih lanjut dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan ini, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur Ir. Cornelis Wadu, Msi mengatakan bahwa yang perlu dipikirkan sekarang adalah bagaimana masyarakat menjadi tangguh dalam menghadapi bencana. Oleh karena itu, program seperti ini perlu dipertahankan.

Harapannya semua peserta dapat berdiskusi dengan baik sehingga dapat tercapai tujuan yang sama yaitu bagaimana masyarakat menjadi kuat, desa menjadi tangguh dan ekonomi masyarakat makin kuat. Program ini tidak akan berakhir tapi aka nada keberlanjutannya yamg akan dilakukan oleh pemerintah.

Sumber Berita : Salamtimor.com

Berita Terkait

Penjelasan dan Prediksi BMKG Tentang Suhu Dingin di NTT
IDRIP NTT Gelar Rakor Triwulan I Tahun 2024 Tingkat Provinsi
Evaluasi Pelaksanaan Program, IDRIP Provinsi NTT Gelar Rakor Triwulan IV
Dibangun Sejak Tahun 2020 Dengan Anggaran Rp. 173 Miliar, SPAM Kali Dendeng Kupang Diresmikan Presiden Jokowi
Diresmikan Presiden Jokowi, RS dr. Ben Mboi Kupang Miliki Fasilitas Canggih dan Cukup Lengkap
IDRIP Wilayah II NTT Bangun Ketangguhan Masyarakat Melalui Program DESTANA di Manggarai Barat dan Alor
Kemenkes Terapkan Inovasi Wolbachia Atasi Penyakit Demam Berdarah
IDRIP Provinsi NTT Kembali Gelar Rakor Triwulan III

Berita Terkait

Rabu, 8 Mei 2024 - 13:47 WITA

Klaim Punya Program Tingkatkan PAD TTS, Epy Tahun: Saya Tidak Buka, Takut Diadopsi Calon Lain

Selasa, 7 Mei 2024 - 22:16 WITA

Daftar Sebagai Balon Bupati TTS, Amos Lafu Tawarkan Program Satu Rumah Satu Sarjana

Sabtu, 7 Oktober 2023 - 18:58 WITA

IMO-Indonesia Ajak Media Masifkan Peran Pers Dalam Mengawal Isu Elektoral Pemilu 2024

Senin, 25 September 2023 - 15:06 WITA

Resmi! Kaesang Pangarep Jabat Ketua Umum PSI Periode 2023-2028

Sabtu, 22 Juli 2023 - 05:59 WITA

Banyak Aktifis 98 Mulai Merapat ke Prabowo, Fahri Hamzah: Inilah Waktu Yang Tepat Prabowo Memimpin Konsolidasi dan Persatuan

Rabu, 5 Juli 2023 - 09:58 WITA

RUU Desa Disahkan Dalam Waktu Dekat, Masa Jabatan Kepala Desa 9 Tahun Untuk Dua Periode

Selasa, 20 Juni 2023 - 12:13 WITA

Cegah Pelanggaran Pemilu, Mahfud MD Minta Gencarkan Partisipasi Masyarakat

Kamis, 15 Juni 2023 - 10:13 WITA

Tok!! MK Putuskan Sistem Pemilu 2024 Tetap Proporsional Terbuka

Berita Terbaru

NTT

Penjelasan dan Prediksi BMKG Tentang Suhu Dingin di NTT

Kamis, 18 Jul 2024 - 13:16 WITA