Home / TTS

Pertama di NTT, YBKM Menyediakan Rumah Singgah dan Kendaraan Gratis Untuk Pasien Dari Luar Kota Kupang

- Redaksi

Jumat, 24 Desember 2021 - 03:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 32 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Singgah Pasien Pejuang Kesembuhan atas kerja sama Yayasan Berbagi Kasih Mulia (YBKM) dan Yayasan Oran Itan Indonesia

Rumah Singgah Pasien Pejuang Kesembuhan atas kerja sama Yayasan Berbagi Kasih Mulia (YBKM) dan Yayasan Oran Itan Indonesia

SoE, SALAMTIMOR.COM – Membantu mendekatkan pelayanan dibidang kesehatan bagi pasien rawat jalan dari luar kota Kupang Yayasan Berbagi Kasih Mulia (YBKM) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menyediakan Rumah Singgah untuk pasian dan keluarga di kota Kupang.

Kehadiran Rumah Singgah Pasien Pejuang Kesembuhan atas kerja sama Yayasan Berbagi Kasih Mulia (YBKM) dan Yayasan Oran Itan Indonesia sejak 15 Desember 2021 lalu.

Lokasi Rumah Singgah Pasien Pejuang Kesembuhan tersebut terletak di jalan Ketela samping SD Inpres 3 Oepura Kota Kupang dengan fasilitas 2 kamar tidur, ruang tamu, ruang tengah, dapur, toilet dan tempat cuci di peruntukan untuk pasien rawat jalan yang berasal dari luar daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada media Salamtimor.com melalui sambungan telepon, Ketua Yayasan Berbagi Kasih Mulia (YBKM) TTS, Erna Manafe menyampaikan bahwa, “Kehadiran Rumah Singgah Pasien Pejuang Kesembuhan merupakan pergumulan selama ini Dirinya meresa sagat senang karna salah satu impiannya untuk menyediakan rumah singgah bagi pasian rawat jalan dari luar daerah akhirnya bisa terwujud.” Ucap Erna

Erna mengatakan bahwa kehadiran Rumah Singgah ini akan sangat membantu banyak pasien terutama dari luar daerah dan khususnya keluarga kurang mampu saat hendak melakukan pengobatan di kota Kupang.

Karena menurut Erna, selama ini dirinya bersama relawan YBK harus menyewa kos/ataupun penginapan khusus pasien dan keluarga sedangkan relawan bisa menginap di rumah.

”YBK sering dampingi pasien berobat dari SoE ke Kupang. Nah kita kewalahan jika harus menyewa kos ataupun penginapan lainya. Syukurlah sekarang sudah ada rumah singgah”, Ujar Erna.

Lebih lanjut Erna menjelaskan bahwa, “Rumah singgah ini akan sangat bermanfaat untuk membantu pasien rawat jalan dari luar daerah yang mana bisa meringankan biaya selama rawat jalan.”

“Selain membutuhkan waktu, perjalanan pasien dan keluarga dari luar kota sangat menguras biaya. Padahal, banyak dari pasien yang berasal dari keluarga prasejahtera dan sangat kesulitan biaya.” Tandas Erna

“Rumah Singgah Pejuang Kesembuhan dapat menampung lebih dari 10 orang dan di perlegkapi juga dengan fasilitas mobil antar jemput bagi pasien selama rawat jalan dan semua fasilitas yang tersedia untuk pasien gratis tanpa pungutan Biaya karena memang tujuan kita hanya untuk membantu sesama.” Jelas Erna.

Sambung Erna, “Rumah Singgah Pasien Pejuang Kesembuhan yang di sediakan oleh Yayasan Berbagi Kasih Mulia (YBKM) merupakan Rumah Singgah Pasien pertama di NTT. Dan rumah singgah ini sudah mulai ditempati oleh pasien benef medis YBKM.”

Erna berharap kedepan dirinya akan terus berusaha untuk melengkapi fasilitas serta kebutuhan pasien dalam rumah singgah agar memberikan kenyamanan dalam pelayanan kepada pasien dan keluarga pasian.

Rumah tersebut akan menjadi tempat dimana pasien maupun relawan berdoa dan berupaya agar memperoleh kesembuhan sesui namanya Rumah Singgah Pejuang Kesembuhan.

Penulis: Inyo Faot

Berita Terkait

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana
Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP
Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal
Tanggap Terhadap Wilayah Terdampak Kekeringan, BPBD TTS Salurkan Air Bersih
Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC
Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi
Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024
Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru