Polres Belu Gelar Rakor Lintas Sektoral Pra Operasi Lilin Ranakah 2021 Untuk Menyatukan Persepsi Dalam Rangka Pengamanan Perayaan Natal dan Tahun Baru 2022

  • Whatsapp

BELU, SALAMTIMOR.COM — Menjelang dilaksanakannya operasi Lilin Ranakah 2021 dalam rangka kesiapan pengamanan perayaan Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru), Kepolisian Resor Belu menggelar rapat koordinasi lintas sektoral, senin (20/12/2021).

Rapat lintas sektoral operasi Lilin Turangga 2021 ini, dihadiri Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM, Kapolres Belu, AKBP Yosep Krisbiyanto, S.I.K, Dandim 1605 Belu, Letkol Inf.Wiji Untoro, Perwira yang mewakili Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yon 743/PSY, para pejabat utama dan Kapolsek jajaran Polres Belu, para tokoh Agama, serta pejabat dari instansi vertikal kabupaten Belu.

Saat membuka kegiatan pagi tadi pukul 09.30 Wita, Kapolres Belu mengatakan, tujuan digelarnya rapat ini untuk menyamakan persepsi dalam menjamin keamanan, keselamatan dan kesehatan masyarakat dalam perayaan Natal 2021 dan menyongsong tahun baru 2022.

“Pertemuan Ini sebagai langkah menyatukan persepsi bagaimana cara serta langkah-langkah yang perlu diambil dan dilaksanakan pada saat mulai operasi, mengingat operasi tahun ini kita tidak saja mengedepankan keselamatan, tapi juga kesehatan dengan adanya pandemi covid-19”. kata Kapolres Belu.

lanjut Kapolres Belu, “Diharapkan dalam kegiatan Rakor ini, saran masukan dari seluruh undangan yang hadir, sangat diperlukan supaya hal-hal yang kurang, dapat diperbaiki dan ditambahkan demi terselenggaranya ops lilin yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,”.

Masih dalam sambutannya, Kapolres Belu mengatakan, sasaran dalam operasi ini bukan saja tempat atau rumah ibadah, tetapi juga di lokasi yang berpotensi mengganggu kamtibmas dan juga pencegahan masuknya Omicron, varian baru dari covid-19.

Untuk itu diharapkan, semua stakeholder yang terlibat dapat bersinergi dan berkolaborasi secara baik, sehingga tujuan daripada operasi lilin ini dapat berjalan dengan baik dan optimal.

“Selain pengamanan Gereja, ada beberapa lokasi yang perlu menjadi perhatian Kita di libur panjang ini seperti pelabuhan, tempat wisata dan juga pusat perbelanjaan. Yang tentunya aktivitas masyarakat semakin meningkat sehingga diperlukan kerja sama yang baik dari kita semua dalam mengantisipasi gangguan kamtibmas dan penyebaran covid-19,” kata Kapolres Belu.

“Dan juga bagaimana kita menyikapi dengan adanya virus yang terbaru covid-19, yaitu onicorm yang sudah diketahui masuk ke wilayah Indonesia. Harapannya, Kami selaku Kapolres Belu bersama dengan bapak Bupati, Dandim dan seluruh stakeholder yang ada disini, kita menciptakan suasana yang aman dan kondusif di dalam pelaksanaan perayaan natal dan tahun baru. Kami mohon kepada bapak ibu dan stakeholder yang ada disini, menyampaikan, memaparkan kepada Bapak bupati dan undangan yang lain, guna kesiapan kita didalam pengamanan operasi Lilin tahun ini ” pungkas Kapolres Belu.

Untuk diktetahui, operasi Lilin Turangga 2021 sendiri akan segera dilaksanakan selama 10 (sepuluh) hari, mulai tanggal 23 Desember 2021 s/d 01 Januari 2022, yang mengedepankan satgas premtif, preventif, kamseltibcar lantas, penegakkan hukum dan bantuan operasi, dengan tujuan untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat kabupaten Belu dalam merayakan Natal dan Tahun Baru, dengan aman dan jauh dari penularan covid-19. (**Tim ST)

Pos terkait