Potensi Pendapatan Hampir 5 Triliun Rupiah Hilang Akibat Batalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia

- Redaksi

Kamis, 6 April 2023 - 14:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 13 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Salamtimor.com – Institute for Development of Economics and Finance atau Indef menjelaskan potensi ekonomi yang hilang dengan dibatalkannya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 sangatlah besar.

Peneliti Indef Rizal Taufikurahman mengatakan, Piala Dunia U-20 ini memiliki banyak dampak langsung terhadap ekonomi mulai dari investasi infrastruktur, operasional penyelenggaraan, dan pengeluaran pengunjung.

“Wisman (wisatawan mancanegara) yang bisa datang ke Indonesia jika berkaca penyelenggaraan U-20 terakhir di Polandia kalau tidak salah, hampir 378 ribu orang,” kata Rizal melalui diskusi secara virtual, Kamis 6 April 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain dampak langsung, kata Rizal, ada juga dampak tidak langsung terhadap ekonomi di Indonesia terhadap penyelenggaraan Piala Dunia U-20.

“Jadi dari investasi, kita lihat kegiatan ini akan memberikan perputaran ekonomi yang memang kita membutuhkannya,” kata Rizal.

Rizal meyakini, Piala Dunia U-20 ini memiliki kontribusi atau dampak yang positif terhadap PDB nasional rill sebesar 0,03 persen dan inflasi 0,34 persen.

“Rasio investasi terhadap GDP riil juga cukup besar ya 0,16 persen atau 0,2 persen, artinya ini akan berpotensi menarik investasi yang cukup besar,” kata Rizal.

Rizal menambahkan, Gross National Expenditure atau GNE riil nasional-nya juga akan memberikan dampak postif sebesar 0,28 persen termasuk juga konsumsi riil rumah tangga atau masyarakat yang mencapai 0,42 persen.

“Jadi dampak ekonomi Piala Dunia U-20 berdasarkan harga konstan maka kira-kira ya sebesar Rp 3,5 triliun, ini belum kita hitung dampak langsungnya,” kata Rizal.

Sedangkan, untuk dampak ekonomi langsungnya, ia menghitung Indonesia berpotensi meraup cuan hingga kurang lebih Rp 1,09 triliun jika Piala Dunia U-20 jadi diselenggarakan.

Angka tersebut didapat dari kontribusi kunjungan mancanegara menyumbang Rp 120 miliar, pengunjung domestik Rp 56 miliar, penyelenggaraan Rp 500 miliar, infrastruktur Rp 322 miliar dan UMKM Rp 100 miliar.

Bila ditotal nilai dampak tak langsung dan dampak langsung penyelenggaraan Piala Dunia U-20 terhadap ekonomi nasional, maka didapat angka Rp 4,6 triliun.

“Saya kira ini adalah estimasi dari beberapa event-event internasional yang pernah diselenggarakan di Indonesia,” kata Rizal. (***)

Berita Terkait

Gubernur VBL: Kompetisi Sepakbola ETMC XXXII 2023, Ajang Mengakrabkan Diri Sebagai Orang Flobamorata
Wagub NTT Minta Para Atlet Junjung Sportivitas dan Toleransi Saat Buka Kejurnas Karate
Jokowi Tidak Permasalahkan Penolakan Ganjar Pranowo & I Wayan Koster Terhadap Timnas Israel U-20
Erick Tohir: Keputusan FIFA Tidak Bisa Ditolak, Saya Sudah Berjuang Maksimal
Resmi! FIFA Cabut Status Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Sanksi Menyusul
Jokowi: Keikutsertaan Israel Tak Ada Kaitannya Dengan Konsistensi Politik Luar Negeri Indonesia Terhadap Palestina
Walikota Solo: Mestinya Penolakan Terhadap Timnas Israel Dilakukan Dari Dulu, Bukan Sekarang
Termasuk Frengky Missa, Berikut 5 Pemain Timnas U-20 Yang Tampil Memukau Saat Kalahkan Vietnam

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru