Presiden Perintahkan Mendagri Bayar Gaji Kepala Desa Setiap Bulan

- Redaksi

Selasa, 29 Maret 2022 - 10:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 19 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Salamtimor.com – Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengaku baru mengetahui bahwa gaji kepala desa diberikan setiap tiga bulan sekali.

Presiden Jokowi pun langsung memerintahkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk mengubah agar gaji kepala desa bisa dibayar setiap bulan.

Hal ini disampaikan Jokowi saat membuka Silaturahmi Nasional Assosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Tahun 2022 di Jakarta Pusat, Selasa (29/3). Dalam acara ini, hadir para kepala desa dan perangkat desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Oh, gajinya sebulan sekali? Pak Mendagri masih satu belum dijawab, setiap bulan, sudah. Saya terus terang enggak tahu, masa gaji diberikan 3 bulan sekali, saya enggak ngerti,” kata Jokowi sebagaimana disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Selasa.

“Sudah, akan segera kita ubah dan akan kita usahakan (menjadi) setiap bulan,” sambungnya, yang langsung disambut meriah oleh para kepala desa yang hadir.

Dia menilai para kepala desa memiliki peranan penting dalam membangun desa. Termasuk, dalam penanganan Covid-19 serta mensukseskan program vaksinasi virus corona di desa.

Selain itu, Jokowi juga menyadari kerja keras para kepala desa dan perangkatnya yang telah membangun sejumlah infrastruktur di desa. Menurut dia, anggaran Rp 468 triliun yang disalurkan ke desa terealisasikan dengan baik.

“Hasilnya tadi sudah disampaikan Pak Tito, jadi jalan desa, embung, jembatan berapa. Semua jelas konkret, fisik ada,” ujarnya.

Dia menyampaikan saat ini sudah berhasil terbangun 2.270 kilometer jalan desa. Namun, Jokowi mengakui bahwa capaian itu masih sedikit apabila dibandingkan dengan 74.900 desa yang ada di Indonesia.

“Jumlah desa di negara kita 74.900. Artinya, itu baru 3 kilometer per desa kira-kira, iya ndak? Kan biasa dalam 1 desa ada penambahan jalan 3 kilo itu pun sebuah penambahan yang besar menurut saya,” ucapnya.

Jokowi menuturkan saat ini masih banyak jalan desa yang perlu dibangun dan diperbaiki. Dia meminta agar perbaikan dan pembangunan ini diprioritaskan ke jalan-jalan yang menuju ke sawah dan kebun.

“(Pembangunan di desa) akan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi di desa maupun nanti diagregatkan jadi pertumbuhan ekonomi nasional,” tutur Jokowi. (Sumber: Liputan6.com)

Berita Terkait

Evaluasi Pelaksanaan Program, IDRIP Provinsi NTT Gelar Rakor Triwulan IV
Pj. Gubernur NTT Bersama 3 Bupati dari NTT Raih Penghargaan IGA 2023
Dibangun Sejak Tahun 2020 Dengan Anggaran Rp. 173 Miliar, SPAM Kali Dendeng Kupang Diresmikan Presiden Jokowi
Diresmikan Presiden Jokowi, RS dr. Ben Mboi Kupang Miliki Fasilitas Canggih dan Cukup Lengkap
IDRIP Wilayah II NTT Bangun Ketangguhan Masyarakat Melalui Program DESTANA di Manggarai Barat dan Alor
Kemenkes Terapkan Inovasi Wolbachia Atasi Penyakit Demam Berdarah
Diprediksi Bertahan Hingga Februari 2024, BMKG Ungkap Dampak El Nino
IDRIP Provinsi NTT Kembali Gelar Rakor Triwulan III

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru