Reses Di Desa Nunusunu-TTS, Edward Tannur: Desa Kuat, Negara Kuat, Rakyat Sejahtera

  • Whatsapp

SoE, SALAMTIMOR.COM — Reses merupakan komunikasi antara legislatif dengan konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala. Kegiatan ini merupakan kewajiban anggota DPR/DPRD untuk bertemu dengan konstituennya secara rutin pada setiap masa reses.

Sedangkan masa reses adalah masa kegiatan DPR/DPRD diluar kegiatan masa sidang dan diluar gedung. Masa reses mengikuti masa persidangan yang dilakukan sebanyak 3 kali dalam setahun atau 14 kali reses dalam periode 5 tahun masa jabatan DPR/DPRD.

Tujuan reses adalah menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen dan pengaduan masyarakat guna memberikan pertanggungjawaban moral dan politis kepada konstituen di daerah pemiliha sebagai perwujudan perwakilan rakyat dalam pemerintahan.

Anggota DPR – RI Edward Tannur, SH dari Partai Kebangkitan Bangsa memanfaatkan masa reses untuk melakukan kunjungan kerja ke tepatnya di desa Nunusunu, kecamatan Kualin, kabupaten TTS.

Sasaran kunjungan Edwar Tannur, SH di desa Nenusunu adalah kelompok tani Manuke. Kelompok ini beranggotakan 30 orang yang semua anggotanya adalah Ibu Rumah Tangga.

Kelompok Tani Manuke ini pernah mendapat bantuan dari Rumah Aspirasi DPR-RI Edward Tannur, SH melalui program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) untuk pemberdayaan ekonomi rumah tangga.

Kepada awak media, Anggota DPR RI Edward Tannur, SH menyampaikan bahwa, “Sebagai Anggota DPR RI dari dapil NTT 2, maka dalam banak saya kita harus lebih banyak membangun di daerah pedesaan karena potensi yang besar sesungguhnya ada dipedesaan. Sumber pangan, pakan dan lain-lain itu ada di desa.”

“Kalau orang desa tidak mau menanam lagi kita akan kesulitan apalagi situasi masa pendemik Covid-19. Justru di desa ini masih bersih dan subur untuk lahan pertanian. Oleh karena itu, kita perlu dorong dan rangsang masyarakat desa untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat yang berada di kota.” ucap Edward.

Lanjutny, “jika pembagunan pertanian macet, kita juga macet. Memang banyak persoalan di desa seperti stunting. Untuk itu program pemerintah melalui KKP fokusnya ditujukan ke desa. Desa kuat, negara kuat, rakyat sejahtera. Saya senang hari ini bisa bertemu dengan mama-mama kelompok tani wanita di desa Nunususnu ini.”

Ada 10 tempat di kabupaten TTS yang akan dikunjungi oleh Edward Tannur selama masa reses ini dan sesuai jadwal dilaksanakan selama 3 hari.

Ketua Kelompok Wanita Tani Manuke, Eferlina Ta’ek merasa bersyukur bahwa masih ada wakil rakyat yang mau peduli terhadap masyarakat kecil khususnya petani demi peningkatan kehidupan yang lebih baik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada anggota DPR-RI dari Fraksi PKB, Bapak Edward Tannur atas bantuannya kepada kelompok kami demi peningkatan eknomi rumah tangga.” ungkapnya.

Eferlina berharap agar ke depannya ada lagi bantuan-bantuan lainnya berupa program dari Kementerian Pertanian sehingga masyarakat merasakan dampak demokrasi.

Penulis: Inyo Faot

Pos terkait