SATGAS NTT PEDULI KEPULAUAN RIAU GELAR DOA BERSAMA DAN MENGGALANG DANA UNTUK BANTU KORBAN BENCANA ALAM DI NTT

- Redaksi

Sabtu, 17 April 2021 - 01:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 5 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malam Doa Bersama Tokoh Lintas Agama asal NTT di Kepulauan Riau, Senin, 12/04. (Foto: Wasti Naitboho, STC)

Malam Doa Bersama Tokoh Lintas Agama asal NTT di Kepulauan Riau, Senin, 12/04. (Foto: Wasti Naitboho, STC)

Batam, SALAMTIMOR.COM – Satuan Tugas (Satgas) NTT Peduli-Kepulauan Riau menggelar kegiatan penggalangan dana untuk membantu warga terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur akibat Siklon Tropis Seroja yang melanda beberapa wilayah di NTT pada tanggal 5 April lalu.

Aksi solidaritas yang dilakukan oleh Satgas NTT Peduli Kepri ini, diawali dengan dikerahkannya sejumlah anggota Satgas ke beberapa titik lampu merah untuk melakukan galang dana. Kegiatan tersebut telah berlangsung sejak Jumat, (9/4/2021) lalu.

Tampak Anggota Satgas NTT-Peduli Kepulauan Ria menggelar aksi penggalangan dana untuk korban bencana alam di NTT.

Berdasarkan Informasi yang diperoleh dari PUSDALOPS-PB BNPB, bencana alam yang terjadi di NTT berupa banjir, longsor serta angin puting beliung, bermula dari hujan dengan intensitas yang tinggi sejak 3 April lalu dan berakibat siklon seroja yang telah banyak menelan korban jiwa serta kornban materi berupa hancurnya rumah-rumah penduduk dan hilangnya ternak-ternak warga yang terseret arus banjir tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa wilayah di NTT yang terdampak bencana, diantaranya; Kota Kupang, Kab. Flores Timur, Kab. Malaka, Kab. Lembata, Kab. Ngada, Kab. Sumba Tengah, Kab. Sumba Barat, Kab. Sumba Timur, Kab. Rote Ndao, Kab. Ende, Kab. Sabu Raijua, Kab. Alor, Kab. Kupang, Kab. Belu, Kab. Timor Tengah Utara, dan Kab. Timor Tengah Selatan.

Bencana alam yang terjadi ini banyak menarik perhatian dari berbagai elemen masyarakat untuk turut serta dalam memberikan bantuan, baik secara materi maupun moril. Salah satunya adalah Satuan Tugas (Satgas) NTT Peduli-Kepri yang mulai menggalang dana untuk selanjutnya diteruskan ke daerah-daerah terdampak bencana di NTT.

Selain penggalangan dana, beberapa tokoh NTT yang ada di Kepulauan Riau juga menggelar Doa bersama pada malam Senin, 12/04 yang diberi tema; “Malam Doa Bersama Lintas Agama dan Penggalangan Dana untuk NTT”. Dalam acara tersebut, dihadiri oleh Pembina, Penasehat dan Pengurus serta sebagian besar anggota Satgas NTT. Acara dimeriahkan oleh kehadiran Modest Voice Band.

Kegiatan diawali dengan doa yang dipimpin oleh Pastor dan beberapa Pendeta secara berantai. Usai doa bersama, dilanjutkan dengan hiburan musik pop oleh  Modest voice band.

Ketua DPD Satgas NTT Peduli-Kepri, Musa Mau mengungkapkan bahwa Satgas NTT Peduli di Kota Batam turut berduka atas bencana alam yang melanda NTT yang juga merupakan tanah kelahirannya.

“Peristiwa duka ini adalah duka kita, duka Satgas juga. Oleh karena itu, kami Satgas NTT-Peduli, ingin membantu saudara-saudara kita yang terkena dampak bencana ini.” tutur Musa melalui chat WhatApp.

Musa juga menyampaikan bahwa meski berjauhan, tapi mereka akan berusaha membantu semampu yang mereka bisa. Ia meminta kepada seluruh anggota Satgas NTT untuk turut berpartisipasi secara spontanitas per anggota, lalu turun ke beberapa titik lampu merah dan melalui live musik hingga doa bersama.

“Ini dukanya Satgas NTT juga. Sehingga kami sudah mengumpulkan dana lewat sukarela setiap anggota, kemudian kami juga turun ke titik-titik lampu merah. Kami juga galang dana melalui live music. Dan yang paling penting adalah melakukan doa bersama agar Tuhan memulihkan NTT tercinta,” paparnya.

Ditambahkan Musa, “Hasil penggalangan dana yang kami lakukan sudah terkumpul sekitar lima puluan juta rupiah. Sehingga nanti kita akan salurkan melalui Posko Tanggap Darurat dan Penanggulangan Bencana Provinsi NTT dan akan diteruskan oleh Pemprov ke daerah-daerah yang terdampak,” tambahnya.

Hal serupa juga dipaparkan oleh salah satu Penasehat Satgas NTT Peduli, Pdt Agripa Selli.

“Tentunya duka NTT merupakan duka kita juga. Untuk itu, meski jarak yang sangat jauh, tetapi kami siap untuk membantu saudara-saudara di sana dengan melakukan aksi penggalangan dana di beberapa tempat, lalu lewat live musik, kemudian kami juga melakukan doa bersama khusus untuk masyarakat NTT yang terdampak. Bersyukur, dana yang terkumpul sudah cukup banyak, sehingga nantinya kami akan kirim ke NTT,” ucapnya.

Sementara itu, Penasehat Hukum Satgas NTT Peduli, Dr Urbanisasi SH. MH mengapresiasi anggota dan semua pihak yang dengan antusias terlibat dalam aksi penggalangan dana tersebut. Menurutnya, hal ini telah menunjukkan kekompakan dan persaudaraan yang sangat positif. Ia juga berharap Pemerintah dan mitra lainnya dapat turut mendukung kegiatan positif ini.

“Kegiatan penggalangan dana ini merupakan suatu aksi positif serta  gerakan yang tulus ikhlas dari Satgas untuk membantu NTT yang sedang berduka. Sebab duka NTT adalah duka kita juga. Untuk itu, kita berharap kepada Pemerintah dan pihak atau mitra lainnya untuk bekerjasama mendukung kegiatan ini, yang tujuannya bisa sedikit meringankan beban saudara kita di NTT,” ucap Urban saat ditemui dikediamannya.

Penulis: Wasti Naitboho

Berita Terkait

Satgas NTT Peduli Kepri Gelar Turnamen Futsal CUP II, 16 Tim Siap Bertanding
Satgas NTT Peduli Kepri Rayakan HUT Pertama Yang Dihadiri Ratusan Undangan
Persiapkan Kader Jelang Pemilu 2024, DPD Partai Gelora Kota Batam Gelar Orientasi Kader di Nongso
Dinas Pariwisata Bekerjasama Dengan Batam Tourism Board Percepat Vaksinasi Bagi Pelaku Pariwisata
Angka Covid-19 di Batam Menurun, Walikota Batam Menghimbau Masyarakat Tetap Patuhi  Prokes
Kabar Menakjubkan, Akan Dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya Tarapung di Batam 
TIGA PELAKU PENGIRIM PMI ILEGAL BERHASIL DIBEKUK DITPOLAIRUD
Hasil Prakualifikasi Lelang Kerja Sama Operasi dan Pemeliharaan SPAM Hulu dan Hilir Batam Umumkan Tiga Perusahaan Dinyatakan Lolos

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru