Sejumlah Komunitas Pecinta Sepakbola NTT Gelar Doa dan Bakar Lilin Bersama Bagi Korban Tragedi Kanjuruhan

- Redaksi

Jumat, 7 Oktober 2022 - 13:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 16 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Kupang, Salamtimor.com — Puluhan suporter bola dari berbagai perkumpulan organisasi dan anggota kepolisian melakukan aksi doa bersama dan pembakaran lilin di depan Mako Polresta Kupang Kota pada Kamis malam (06/10/2022) sebagai bentuk simpati, empati, dan turut bela sungkawa kepada para korban tragedi stadion Kanjuruhan Malang yang terjadi seusai laga Arema Malang vs. Persebaya Surabaya pada Sabtu (01/10/2022) lalu.

Elemen suporter tersebut antara lain Ikatan Arema Kupang, Perwakilàn Masyarakat Gila Bola NTT, Perwakilan Orang Muda Gila Bola NTT, Perwakilan Juventus Chapter Indonesia (JCI) Kupang, Arsenal Indonesia Suporter Regional Kupang, Perwakilan Inter Club Indonesia (ICI) dan Internona Kupang, Komunitas Futsal Oelamasi, serta anggota Kepolisian Polda NTT dan Polresta Kupang.

Seperti diketahui sekitar 131 orang meninggal dunia akibat kerusuhan seusai pertandingan Arema Indonesia vs. Persebaya Surabaya yang berakhir dengan kemenangan Persebaya dengan skor 3 – 2.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Ikatan Arema Kupang, Abdul Haris mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk solidaritas dan empati kepada semua korban, baik itu yang meninggal maupun yang luka-luka karena peristiwa yang terjadi di stadion kanjuruhan Malang pada Sabtu (01/10/ 2022) lalu, dan ia berharap agar tidak ada lagi tragedi seperti ini di masa depan.

“Kami semua menyatukan hati untuk menggelar kegiatan doa bersama dan pembakaran lilin ini sebagai bentuk ungkapan bela sungkawa bagi saudara-saudara kita yang menjadi korban di kanjuruhan, dan terima kasih kepada anggota Kepolisian Polda NTT dan Polresta Kupang, serta semua Komunitas Pecinta Sepakbola NTT atas dukungan moral bagi kami dalam kegiatan ini. Semoga tidak terjadi lagi tragedi semacam ini di masa depan,” ujarnya Abdul.

Saat dihubungi media ini, Rudy Rihi, sebagai perwakilan Orang Muda Gila Bola NTT yang menginisiasi kegiatan doa bersama dan pembakaran lilin sebagai tanda solidaritas ini mengatakan bahwa acara yang dilaksanakan ini sebagai bentuk simpati dan solidaritas semua elemen pecinta sepakbola di NTT, khususnya di Kota Kupang bersama aparat kepolisian baik dari Polda NTT dan Polresta Kupang Kota dan berharap tidak ada lagi korban di kemudian hari.

“Mewakili rekan-rekan orang muda gila bola (Omgibol NTT_red) bersama semua elemen baik itu Ikatan Arema Kupang, serta komunitas lain bersama anggota Polda NTT dan Polresta Kupang Kota mengucapkan turut berduka cita yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa di Stadion Kanjuruhan Malang, dan berharap tidak ada lagi kejadian seperti ini, karena sepakbola tidak lebih berharga dari satu nyawapun,” terang Rudy.

Penulis: Wulan Fallo

Berita Terkait

Minimalisir Kenderaan Tanpa Pajak, Pemprov NTT Luncurkan Razia Tilang Samsat
LPPM Undana Bekerjasama Dengan GMIT Sion Oepura Gelar Sosialisasi Human Trafficking dan Pelatihan Aksesoris Dari Tenun
Gubernur VBL Lantik Fahrensy Funay Jadi Penjabat Walikota Kupang
Kadis DLHK Akui Taman-Taman di Kota Kupang Perlu Perawatan
Gandeng dr. Christian Widodo, Komunitas Wartawan NKRI NTT Gelar Pengobatan Gratis
Peringati HUT Ke-24, Purnawirawan Polri Daerah NTT Cabang Kota Kupang Gelar Anjangsana, Tabur Bunga, dan Upacara
Gandeng Media, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kupang Gelar Sosialisasi Program JKN
Berdiri Sejak 2009, Kantor Bahasa Provinsi NTT Hingga Kini Belum Miliki Gedung

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru