Home / TTS

Setelah Keluarga Isu, Kini Keluarga Besar Nope Menolak Pelepasan Hak Atas Tanah Lapangan Boibalan Niki-Niki

- Redaksi

Selasa, 7 September 2021 - 13:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 3 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SoE, SALAMTIMOR.COM – Persoalan Pelepasan Hak Ulayat atas tanah Lapangan Sepak Bola Boibalan Niki-Niki, kecamatan Amanuban Tengah berujung pada sikap penolakan dari berbagai pihak.

Setelah keluarga Isu yang melakukan penolakan, kali ini penolakan datang dari keluarga Besar Nope.

Melalui surat resmi yang dikeluarkan Keluarga Besar Nope pada tanggal 29 Agustus lalu, penolakan dilayangkan oleh Lima Sonaf (Istana) yakni Sonaf Noemeto, Sonaf SoE, Sonaf Sonkolo, Sonaf Sonbesi, dan Sonaf Besa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Surat penolakan tersebut ditandatangani oleh Usif (Raja) dan Naimnuke (Pangeran). Keluarga Besar Nope terang – terangan menyatakan sikap penolakannya.

Bahwa berdasarkan undangan yang dikeluarkan oleh pihak kelurahan Niki-Niki pada tanggal 23 Agustus 2021 dan dalam rapat yang dilakukan pada tanggal 26 Agustus 2021, maka dalam menentukan status pelepasan tanah ulayat lapangan Boibalan Niki-Niki hanya sebagian Keluarga Nope yang bersedia menandatangani Berita Acara Pelepasan tersebut.

Pasalnya, sebagai anak dan cucu Usi (Raja) Pa’e Nope atau juga dengan sebutan Usi Pina Nope, maka dengan tegas menolak pengalihan hak kepemilikan kepada pemerintah karena Lapangan Boibalan memiliki nilai sejarah dan merupakan aset Keluarga Besar Nope.

Keluarga Besar Nope mengatakan dalam suratnya bahwa Keputusan Pemerintah dalam hal ini Kelurahan Niki-Niki dinilai Cacat Hukum.

Surat yang ditandatangani oleh Usi Kusa Nope, Usi Misa Nope (Sonaf Noemeto), Usi Wemrids M. Nope, Usi Nesi N.B. Nope (Sonaf Sonkolo), Usi Pa’e Nope, Usi Lobis Nope, Usi Kela Nope (Sonaf SoE), Usi Gidion Nope (Sonaf Besa), Naimnuke Bill Nope, SH (Sonaf Sonbesi) dan Naimnuke Pina Ope Nope (Sonaf Sonkolo) juga ditujukan kepada Badan Pertanahan Kabupaten Timor Tengah Selatan sebagai pemberitahuan untuk tidak melakukan aktifitas pengukuran tanah di lokasi Lapangan Boibalan Niki-Niki.

Naimnuke Sonaf Sonkolo, Pina Ope Nope dalam pesan whatsapp kepada faktahukumntt.com mengatakan bahwa pihak lain yang juga menolak keputusan pemerintah terhadap status tanah Boibalan Niki-Niki dalam hal ini Keluarga Besar Isu untuk melakukan penolakan berdasarkan aturan hukum.

“Bahwa klaim Keluarga Besar Isu atas Boibalan dari kata “Boi Isu in balan” itu klaim tanpa dasar karena Boibalan tidak ada hubungan dengan nama itu. Kalau Obed isu dan Dikson Isu menggiring opini seolah – olah itu punya mereka dan tidak puas silahkan gugat saja secara perdata di pengadilan dan tidak usah buat polemik di media. Penegasan hak itu di pengadilan bukan di media,” tegas Nope.

Sumber : Fakta Hukum NTT
Editor: Inyo Faot

Berita Terkait

IPS gelar Kegiatan Membangun Budaya Literasi Sains, Numerasi, dan Bahasa Inggris Melalui Game Bagi Siswa SD di Desa Kesetnana
Mahasiswa IPS Gelar Survey Pangan di Desa Bikekneno
Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana
Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP
Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal
Tanggap Terhadap Wilayah Terdampak Kekeringan, BPBD TTS Salurkan Air Bersih
Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC
Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Berita Terkait

Jumat, 22 Desember 2023 - 01:30 WITA

Evaluasi Pelaksanaan Program, IDRIP Provinsi NTT Gelar Rakor Triwulan IV

Kamis, 7 Desember 2023 - 13:12 WITA

Dibangun Sejak Tahun 2020 Dengan Anggaran Rp. 173 Miliar, SPAM Kali Dendeng Kupang Diresmikan Presiden Jokowi

Kamis, 7 Desember 2023 - 10:40 WITA

Diresmikan Presiden Jokowi, RS dr. Ben Mboi Kupang Miliki Fasilitas Canggih dan Cukup Lengkap

Kamis, 23 November 2023 - 20:32 WITA

IDRIP Wilayah II NTT Bangun Ketangguhan Masyarakat Melalui Program DESTANA di Manggarai Barat dan Alor

Minggu, 19 November 2023 - 13:13 WITA

Kemenkes Terapkan Inovasi Wolbachia Atasi Penyakit Demam Berdarah

Rabu, 1 November 2023 - 07:19 WITA

IDRIP Provinsi NTT Kembali Gelar Rakor Triwulan III

Senin, 30 Oktober 2023 - 00:11 WITA

Peringati Bulan Bahasa 2023, UCB Gandeng UNDANA Kupang Gelar Seminar International Linguistik Terapan

Sabtu, 23 September 2023 - 10:47 WITA

Kembalikan Jam Sekolah Menjadi Pukul 07.00 Wita, Pj Gubernur NTT Tinjau Kegiatan Belajar Mengajar di SMA Negeri 1 Kupang

Berita Terbaru

TTS

Mahasiswa IPS Gelar Survey Pangan di Desa Bikekneno

Jumat, 5 Apr 2024 - 20:46 WITA