Tanda Tangan MoU, Bupati Ingatkan Masyarakat Dukung Pembangunan SDN Waisesa

- Redaksi

Kamis, 16 Maret 2023 - 10:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 4 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lembata, Salamtimor.com — Memorandum of Understanding (MoU) atau Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata dengan Yayasan Cakra Abhipraya Responsif terkait Pemberian Bantuan Pembangunan dan Pengelolaan Sekolah Dasar Negeri Bakti Toleransi Waisesa secara resmi telah ditandatangani.

Penandatanganan kerjasama antara Pemerintah dan Yayasan Cakra oleh Penjabat Bupati, Marsianus Jawa dan Ketua Cakra, Putro Anugerahlindu ini, disaksikan juga oleh Camat Ile Ape dan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, dengan mengambil tepat di ruang kerja Bupati Lembata, pada Rabu (15/3/2023) siang.

Bupati sesaat setelah penandatangan MoU menyampaikan ucapan terimakasih kepada Cakra karena sudah berbuat sesuatu untuk generasi penerus Lembata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terimakasih Pemerintah Daerah kepada pimpinan Cakra,” kata Bupati Jawa saat itu.

Dan kepada warga masyarakat Waisesa, Ia pun kemudian mengingatkan untuk mendukung kelancaran pembangunan gedung sekolah ini. Tidak boleh ada seorang warga pun yang coba menghalangi pengerjaan proyek ini. Kita harus bersyukur karena ada kepedulian saudara-saudara kita terhadap nasib generasi muda Lembata.

“Tidak boleh ada yang menghalangi begini, begini, begini. Dukung supaya proses pembangunan ini cepat berjalan, agar anak-anak sudah boleh pakai sekolah ini,” kata Bupati Marsianus Jawa.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Yayasan Cakra, Putro Anugerahlindu. Ia menyampaikan bahwa pasca penandatanganan MoU antara Pemda Lembata dan Yayasan Cakra, akan diikuti dengan pengerjaan fisik pembangunan gedung sekolah.

Bahwa secara teknis, pekerjaan fisik Cakra yang akan mengerjakannya dan setelah selesai gedung sekolah tersebut akan dihibahkan kepada Pemerintah Daerah.

Namun demikian, menurut Putro ada item dalam perjanjian tersebut seperti terkait penyediaan lahan, penyediaan air dan listrik itu menjadi tanggungjawab Pemda.

Sementara ketika disinggung terkait kesiapan dana, Ketua Cakra ini secara lugas menjelaskan bahwa dana yang disiapkan berdasarkan perhitungan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) diperkirakan menelan biaya sebesar kurang lebih Rp. 1,3 miliar.

Saat ini pekerjaan di lapangan sudah memasuki tahap pemasangan patok dan land clearing atau pembukaan lahan juga sudah selesai.

Rencananya, di hari Jumat ini sudah mulai pekerjaan penggalian fondasi. Dan target pengerjaan akhirnya oleh kontraktor dipastikan kurang lebih lima bulan atau seratus lima puluh hari sudah siap.

Dia berharap dengan bantuan ini menjadi titik balik bagi masyarakat di Waisesa untuk lebih baik lagi. Menjadi masyarakat yang semakin tinggi menjunjung tinggi toleransi, sehingga menjadi dasar bagi mereka nantinya untuk menjadi manusia-manusia yang berkualitas yang bisa menjadi sosok kebanggaan bagi orang tua, keluarga dan diri sendiri tentunya.

Dia pun mengapresiasi kerja kerja pemerintah selama ini yang terjalin begitu baik antara kedua pihak, yang bersama-sama bekerja untuk sebuah kebaikan.

“Secara dari kami pun ingin membantu masyarakat Lembata dan dari pemerintah pun mengapresiasi apa yang kita lakukan. Jadi kerjasamanya memang berjalan sangat sangat baik,” kata Ketua Cakra.

Karena itu, dia terus berharap semoga sinergitas dalam pembangunan masyarakat ini bisa terus berjalan antara Cakra dan Pemda Lembata.

Adapun isi perjanjian kerjasama tersebut, memuat beberapa ketentuan antara kedua belah pihak, salah satunya terkait hak dan tanggung jawab.

Pemerintah sebagai pihak pertama bertanggung jawab terhadap pengelolaan SDN Waisesa apabila telah diserahterimakan. Pemerintah juga wajib untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan bagi keamanan dan penyelesaian pembangunan sekolah.

Selain itu, Pemerintah juga wajib memiliki semua persetujuan dan atau perizinan yang diperlukan untuk pembangunan, pengoperasian dan pemeliharaan pada saat pengelolaan dengan biaya yang ditanggung sendiri sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan hukum yang berlaku.

Selanjutnya pihak pemerintah juga dengan biaya sendiri bertanggungjawab atas pelaksanaan reklamasi lahan, pengadaan isi bangunan (sarana prasarana) menyediakan kebutuhan air dan listrik selama dilaksanakannya pembangunan gedung sekolah oleh pihak kedua.

Sementara pihak kedua dalam hal ini Yayasan Cakra Abhipraya Responsif, memiliki hak dan kewajiban sebagai berikut:

Pertama: Pihak kedua berkewajiban menyiapkan desain, pengadaan, pemasangan dan konstruksi untuk pembangunan gedung sekolah sesuai dengan desain, spesifikasi, jadwal pengerjaan berdasarkan ketentuan dari pihak kedua.

Kedua: Pihak Cakra berhak mendapatkan semua persetujuan dan atau perizinan yang diperlukan untuk pembangunan gedung sekolah.

Ketiga: Pihak Kedua wajib melaksanakan pekerjaan pembangunan gedung sekolah yang meliputi pembiayaan pembangunan gedung sekolah, mendesain serta membangun gedung sekolah, melakukan segala tindakan yang layak, sah, diperlukan atau insidential bagi pemenuhan kewajiban-kewajiban pihak kedua secara tepat menurut perjanjian ini.

Keempat: Melakukan pengalihan bangunan sekolah sesuai dengan ketentuan perjanjian ini.

Sedangkan, mengenai tanggung jawab terhadap pekerjaan ini, para pihak sepakat untuk melaksanakan segala hal yang berkaitan dengan tujuan perjanjian ini sesuai dengan ruang lingkup perjanjian dan peraturan perundang-undangan.

(Sumber: Prokompim Setda Lembata)

Berita Terkait

Wujudkan “Jaksa Masuk Sekolah”, Kejari Lembata Gelar Penyuluhan Hukum di SMAS Frater Don Bosco Lewoleba
Penjabat Bupati dan Kepala Bank NTT Panen Jagung Perdana di Desa Belobatang
Peletakan Batu Pertama SDN Waisesa Dihadiri Penjabat Bupati Lembata
Bawaslu Lembata Selenggarakan Tes Panwascam Hari Pertama
Jelajah Timur 2021: 165 Pelari Tempuh 100KM untuk Bangun Sarana Air Bersih di NTT Demi Cegah Stunting
PLAN INDONESIA SALURKAN BANTUAN UNTUK PENYINTAS BANJIR BANDANG DI LEMBATA, NUSA TENGGARA TIMUR

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 17:15 WITA

Dapat Ancaman Foto atau Video Pribadi Akan Disebar? Segera Lakukan Ini!

Rabu, 12 Juni 2024 - 20:28 WITA

Ini Alasan Tersangka AP Ancam Sebarkan Foto & Vidio Ria Ricis

Rabu, 12 Juni 2024 - 15:15 WITA

Sebar Foto Istri Tetangga tanpa Busana, Pria di Lampung Timur Ditangkap

Rabu, 12 Juni 2024 - 14:08 WITA

AP Retas Ponsel Milik Ria Ricis Untuk Melakukan Pengancaman dan Pemerasan

Selasa, 11 Juni 2024 - 23:43 WITA

Polisi Temukan Unsur Pidana Kasus Ancaman & Pemerasan Terhadap Ria Ricis

Selasa, 11 Juni 2024 - 20:11 WITA

AP Pelaku Pemerasan Ria Ricis Jadi Tersangka dan Ditahan

Selasa, 11 Juni 2024 - 19:32 WITA

Nasib DJ East Blake Sebar Foto dan Video Mesum Bareng Pacar, Kini Dijerat Pasal Pornografi

Senin, 10 Juni 2024 - 22:25 WITA

Sebarkan Foto dan Vidio Mesum Bareng Pacar, Remaja 19 Tahun Ditangkap Polisi

Berita Terbaru

Hukum Kriminal

Dapat Ancaman Foto atau Video Pribadi Akan Disebar? Segera Lakukan Ini!

Jumat, 14 Jun 2024 - 17:15 WITA

Hukum Kriminal

Ini Alasan Tersangka AP Ancam Sebarkan Foto & Vidio Ria Ricis

Rabu, 12 Jun 2024 - 20:28 WITA