Tangani Covid-19, Indonesia Tetap Kejar Ambisi Jadi Negara Maju 2045

- Redaksi

Senin, 19 Oktober 2020 - 16:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 0 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, SALAMTIMOR.COM – Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, pemerintah akan terus menjaga momentum untuk menuju Indonesia menjadi negara maju pada tahun 2045 mendatang.

Dia pun mengatakan, meski saat ini perekonomian Indonesia berada dalam tekanan akibat pandemi Covid-19, namun saat ini kondisi perekonomian sudah mengalami pemulihan.

Harapannya, Indonesia mampu menjaga momentum pemulihan tersebut dan kembali ke jalur menuju Indonesia maju di 2045.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Memasuki 2020 sebenarnya di Januari situasi cukup optimistis kita lihat, masuk Februari setelah Maret dan seterusnya, pandemi Covid-19 kemudian memasuki perekonomian Indonesia,” jelas Suahasil dalam media briefing secara virtual, Senin (12/10/2020).

“Kita melihat perbahan mendasar perekonomian Indonesia karena adanya pandemi, namun demikian tetap dalam path track untuk mewujudkan visi Indonesia emas 2045 menjadi negara maju,” jelas dia.

Untuk diketahui tahun ini, Bank Dunia telah meningkatkan status Indonesia dari negara berpendapatan menengah ke bawah (lower middle income country) menjadi negara berpenghasilan menengah ke atas (upper middle income).

Kenaikan status tersebut diberikan setelah berdasarkan assessment Bank Dunia terkini Gross National Income ( GNI) per kapita Indonesia tahun 2019 naik menjadi 4.050 dollar AS dari posisi sebelumnya 3.840 dollar AS.

Untuk menjadi negara maju, Indonesia harus kembali naik kelas menjadi negara berpendapatan tinggi atau high income country dengan GNI di atas 12.535 dollar AS.

GNI adalah total pendapatan warga negara domestik dan asing yang diklaim oleh penduduk dan yang terdiri dari Produk Domestik Bruto (PDB) ditambah faktor pendapatan yang diterima oleh warga asing, dikurangi pendapatan yang diperoleh dalam ekonomi domestik oleh orang non-penduduk.

Suahasil mengatakan, untuk mencapai tujuan Indonesia jadi negara maju itu, pemerintah berupaya menangani pandemi sebaik mungkin. Sementara di sisi lain, transformasi perekonomian dilakukan.

“Transformasi ekonomi dilakukan dengan memerhatikan komposisi perekonomian. Saat pandemi pengeluaran pemerintah yang jadi tumpuan, namun setelah ebrakhir kondisi ekonomi akan bergerak maju, mengharap konsumsi juga pick up, investasi juga pick up, dan mulai membentuk perekonomian Indonesia,” jelas dia.

Sumber: **(Kompas.com)**

Berita Terkait

Evaluasi Pelaksanaan Program, IDRIP Provinsi NTT Gelar Rakor Triwulan IV
Pj. Gubernur NTT Bersama 3 Bupati dari NTT Raih Penghargaan IGA 2023
Dibangun Sejak Tahun 2020 Dengan Anggaran Rp. 173 Miliar, SPAM Kali Dendeng Kupang Diresmikan Presiden Jokowi
Diresmikan Presiden Jokowi, RS dr. Ben Mboi Kupang Miliki Fasilitas Canggih dan Cukup Lengkap
IDRIP Wilayah II NTT Bangun Ketangguhan Masyarakat Melalui Program DESTANA di Manggarai Barat dan Alor
Kemenkes Terapkan Inovasi Wolbachia Atasi Penyakit Demam Berdarah
Diprediksi Bertahan Hingga Februari 2024, BMKG Ungkap Dampak El Nino
IDRIP Provinsi NTT Kembali Gelar Rakor Triwulan III

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru