Tangis Ibunda Godlief Neonufa, Iringi Pengukuhannya Sebagai Profesor Pertama Pada UKAW Kupang

- Redaksi

Kamis, 23 Maret 2023 - 10:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 28 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kupang, Salamtimor.com — Setiap ibu, akan selalu mendoakan yang terbaik bagi anak-anak yang mereka kasihi. Di dalam doa setiap ibu, ada nama anak-anaknya disebut. Doa ibu akan menjadi lengkap ketika menyaksikan anak-anaknya meraih sukses lewat berbagai karya. Salah satu ekspresi sukacita dan kebahagiaan seorang ibu, biasanya ditandai dengan air mata.

Demikian pula yang dialami oleh Josina Neonufa-Liu (84 tahun), Ibunda Prof. Dr. Ir. Godlief Fredik Neonufa, MT. Air mata Oma Josina tak terbendung ketika menyaksikan anaknya dikukuhkan menjadi Guru Besar (Profesor) melalui Rapat Senat Luar Biasa di Aula Yohanis pada Kamis, (23/03/2023).

Sebagaimana diketahui bahwa hari ini, Prof. Dr. Ir. Godlief Fredrik Neonufa, MT resmi ditetapkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Teknik Teknologi Hasil Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang melalui Rapat Senat Terbuka Luar Biasa di Aula Yohanes, Kamis (23/03/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengukuhan Guru Besar pertama di UKAW Kupang itu dibuka langsung oleh Rektor UKAW Kupang Ayub Urbanus Imanuel Meko. Hadir juga Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XV, Prof. Adrianus Amheka.

Godlief Neonufa merupakan dosen tetap pada Fakultas Pertanian UKAW Kupang dan pernah menjabat sebagai Rektor UKAW Kupang periode 2007-2011.

Riwayat Pendidikan Sampai Pengukuhan Sebagai Profesor

Godlif Neonufa lahir di Oekamusa, SoE – TTS, tanggal 17 Januari 1968 ini mulai meniti pendidikan di SD Negeri Oekamusa (tamat tahun 1976), SMP Negeri 2 SoE (tamat tahun 1983), dan SMA Negeri 1 SoE (tamat tahun 1986).

Selanjutnya Godlief melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi di UKAW Kupang dan dinyatakan lulus Serjana Teknologi Hasil Pertanian pada tahun 1992.

Godlief menyelesaikan studi Pendidikan Dasar Pembentukan Teknik Kimia (PDTK) di Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB) Tahun 1995/1996 dan Magister (S2) Teknik Kimia di Tahun 1998 serta Doktor (S3) Teknik Kimia di ITB Tahun 2018.

Prof. Dr. Ir. Godlief Fredrik Neonufa, MT adalah sosok kunci Sustainable Development Goals (SDGs) Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang. Godlief dipercayakan menjadi Direktur SDGs UKAW Kupang.

SDGs adalah rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia, termasuk Indonesia, guna mengakhiri kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan.

Sebagai akademisi dan peneliti, Godlief F. Neonufa hasil risetnya adalah terkait bahan bakar terbarukan (biofuel) yang telah ditekuninya sejak tahun 2014 di Laboratorium Metodika Perancangan dan Pengendalian Proses-IT(Teknik Kimia).

Produk rekayasa teknologi proses dekarboksilasi minyak nabati menjadi green diesel, bio-avtur dan bio-gasoline telah dihasilkan bersama tim riset Teknik Kimia-ITB yang tergabung dalam proyek Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) KEMENKEU-RI.

Lebih dari 20 artikel terkait proses tersebut dan produk biofuel telah dipublish di aneka jurnal international bereputasi, juga jurnal Nasional terakreditasi.

Terakhir, Profesor Godlief dikukuhkan oleh SDG Academy Indonesia sebagai SDG Certified Leaders.

Sedangkan pengalaman sebagai Dosen pada Program studi teknologi Hasil pertanian UKAW Kupang sampai saat ini sudah sekitar 27 tahun (sejak Maret 1994).

Godlief F. Neonufa adalah Profesor pertama di Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UKAW Kupang.

Hadir dalam acara pengukuhan tersebut, LLDikti Wilayah XV Pengurus Yayasan UKAW Kupang, Kapolda NTT, Irjen Pol Johni Asadoma. Ketua DPRD NTT, Emelia Julia Nomleni. Ketua Alumni UKAW, Inche Sayuna. Mantan Wakil Gubernur NTT, Ir. Esthon Foenay, Keluarga, dan ratusan tamu undangan lainnya. (**)

Berita Terkait

Minimalisir Kenderaan Tanpa Pajak, Pemprov NTT Luncurkan Razia Tilang Samsat
LPPM Undana Bekerjasama Dengan GMIT Sion Oepura Gelar Sosialisasi Human Trafficking dan Pelatihan Aksesoris Dari Tenun
Gubernur VBL Lantik Fahrensy Funay Jadi Penjabat Walikota Kupang
Kadis DLHK Akui Taman-Taman di Kota Kupang Perlu Perawatan
Gandeng dr. Christian Widodo, Komunitas Wartawan NKRI NTT Gelar Pengobatan Gratis
Peringati HUT Ke-24, Purnawirawan Polri Daerah NTT Cabang Kota Kupang Gelar Anjangsana, Tabur Bunga, dan Upacara
Gandeng Media, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kupang Gelar Sosialisasi Program JKN
Berdiri Sejak 2009, Kantor Bahasa Provinsi NTT Hingga Kini Belum Miliki Gedung

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru