Home / TTS

Tatap Muka Bersama Stakeholder TTS, Gubernur VBL Paparkan 4 Isu Strategis Yang Menjadi Ancaman Dunia

- Redaksi

Sabtu, 8 Juli 2023 - 08:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 15 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TTS, Salamtimor.com — Dalam Lanjutan Kunjungan kerja hari Keempat di daratan Timor Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) menyempatkan waktu untuk tatap muka Bersama aparatur dan stakeholder terkait di kabupaten TTS, Jumat (7/7/2023).

Acara Tatap muka ini dihadiri oleh para Camat se Kab. TTS, Lurah, Kepala Desa, Para Tokoh Agama, Kepala Puskesmas, Para Kepala SMA/SMK, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Pendamping Desa, Kelompok Tani, Kepala Perbankan serta seluruh elemen masyarakat lainnya.

Bupati TTS, E.P. Tahun dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur VBL dan pemerintah Provinsi NTT dengan perhatiannya yang khusus dalam membangun Kabupaten TTS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten TTS saya mengucapkan terima kasih kepada bapak Gubernur dan Pemerintah Provinsi NTT karena langsung menindaklanjut apa yang kami minta. Contohnya seperti kemarin saat kunjungan Bapak Gubernur, kita laporkan ada jalan kita yang rusak dan langsung ditindaklanjuti oleh Bapak Gubernur melalui Dinas PUPR Prov. NTT,” ujarnya.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutannya kembali menyampaikan 4 isu strategis dunia yang akan menjadi ancaman bagi kita yakni masalah pangan, air, energi dan populasi sehingga ini yang membuat kita mengantisipasinya dengan menciptakan gebrakan dalam meningkatkan pembangunan dan memaksimalkan potensi yang ada.

Gubernur VBL mengatakan “dalam proses pembangunan sebuah daerah dikatakan maju atau tidak dilihat dari apakah daerah tersebut sudah mengikuti modernisasi dalam proses – proses pembangunan atau tidak sehingga kalau tidak terjadi modernisasi, maka daerah itu dikatakan tidak maju. Bersyukurlah sekarang kita tanam jagung bisa lebih cepat dengan memakai alat yang lebih cepat tidak memakai kayu lagi. Kedepan juga kita akan tanam pakai mesin modern,” ujar Gubernur VBL.

“Kabupaten TTS ini adalah kabupaten dengan potensi penyumbang lumbung pangan terbanyak dalam Provinsi NTT, lahannya luas untuk dikembangkan, oleh sebab itu harus dirawat, dikelola untuk membangun daerah ini, penyediaan air juga sudah harus kita pikirkan sehingga jika pada musim panas pun kita tetap memanen hasil pertanian dalam satu tahun itu bisa 2 kali sehingga gebrakan – gebrakan inilah yang kita perlu,” tambah Gubernur.

Gubernur VBL melanjutkan terkait isu air, solusinya yaitu dengan menanam bambu karena dalam 1 rumpun bambu itu dapat menyimpan air sebanyak 3.000 sampai 5.000 liter air di dalam sehingga jika ada rumpun bambu dimanapun disitu ada air.

Kemudian terkait isu energi dan populasi kita harus menyiapkan SDM kita yang baik supaya kita memiliki orang – orang yang dapat memiliki pemikiran untuk mengembangkan ”Renewble Energy” dan lewat matahari juga kita bisa kembangkan menjadi energi terbarukan.

Kemudian terkait isu populasi ini menjadi tantangan juga bagi kita, seperti negara – negara besar kekurangan tenaga kerja karena pada negeri tersebut sedang kekurangan populasi, sehingga diharapkan untuk kita harus memiliki generasi penerus agar populasi kita dapat meningkat dengan kualitas SDM yang baik.

Kegiatan Tatap muka Bersama ini pun dirangkaikan dengan penyerahan materi Sosialisasi Program Vokasi dari Direktur Utama Bank NTT Kepada Bupati dan Wakil Bupati TTS. Materi ini merupakan penjelasan tentang program vokasi ke Jerman yang digalakan oleh Pemprov NTT dalam meningkatkan SDM generasi penerus NTT untuk meningkatkan skill dengan belajar sekaligus magang dimana ada 70 profesi dan keahlian yang akan dilatih dalam meningkatkan SDMnya guna menyongsong Indonesia Emas 2045.

Adapun penyerahan Bantuan Kredit Mikro merdeka kepada 2 orang debitur. Penyerahan Bantuan beras untuk penanganan kemiskinan ekstrim di kab. TTS sebanyak 7,3 Ton. Bantuan Sarana Produksi Tanaman Pangan Holtikultura Seluas 1.265 Ha senilai Rp. 1.016.250.000. Penyerahan Bantuan Rehabilitasi jalan SoE – Kapan sebesar Rp. 6.403.684.200. Pembangunan embung kecil 3 buah senilai Rp. 4.649.700.000.

Turut hadir mendamping Gubernur NTT, Bupati TTS, Egusem Pieter Tahun, Wakil Bupati TTS, Johny Army Konay, Ketua DPRD Kabupaten TTS, Marcu Mbau, Sekda Kabupaten TTS, Seperius E. Sipa, Dirut Bank NTT Alex Riwu Kaho, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov. NTT Lecky Koli, Kadis LHK Prov. NTT Ondi Siagian, Kadis Sosial Prov. NTT Yosef Rasi, Staf Ahli Gubernur Bidang Kesra Mese Ataupah, Kepala Biro. Adm. Pimpinan Prov. NTT Prisila Parera, dan unsur Forkopimda Kabupaten TTS.

Tanam Simbolis Kacang Hijau, Gubernur VBL Dorong Gebrakan dibidang pertanian

Gubernur VBL mengakhiri Kunjungan kerja di Kabupaten TTS dengan meninjau lahan sekaligus menanam simbolis Kacang Hijau di desa Tuasene, Kecamatan Molo Selatan.

Kegiatan ini merupakan bentuk gebrakan dibidang pertanian dengan berkolaborasi bersama Dinas Pertanian dan Kelompok Tani Desa Tuasene dalam melihat potensi yang ada di desa Tuasene guna menyediakan ketersedian pangan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dan salah satu bentuk dalam mengantisipasi isu – isu dunia terkait penyediaan pangan.

Sumber: Siaran Pers Biro Adm. Pimpinan Setda Provinsi NTT

Berita Terkait

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana
Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP
Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal
Tanggap Terhadap Wilayah Terdampak Kekeringan, BPBD TTS Salurkan Air Bersih
Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC
Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi
Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024
Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru