Ternyata Bunga Pinjaman KUR Hanya 3%, Bukan 6%!

- Redaksi

Senin, 4 Oktober 2021 - 12:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 47 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALAMTIMOR.COM – Menteri Koordinator Bidang perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan para pengusaha kecil yang mendapatkan pinjaman modal dari perbankan dalam bentuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) hanya membayar bunga sebesar 3%.

“3% sisanya merupakan subsidi dari pemerintah jadi para nasabah tidak wajib melakukan pembayaran bunga hingga 6%,” kata Airlangga, dikutip dari Antara, di Ambon, Senin (4/10/2021).

Penegasan Menko Perekonomian disampaikan saat melakukan dialog dengan sejumlah debitur yang selama ini mendapatkan pinjaman KUR dari BNI 46, BRI, serta Bank Mandiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menko dalam dialog tersebut juga memberikan tantangan kepada pihak BNI 46 Cabang Ambon apakah bisa menambah jumlah KUR kepada debitur yang sudah lama membuka usaha dan melunasi kredit mereka kemudian mengambil pinjaman baru sebesar Rp200 juta.

“Apalagi kredit usahat rakyat yang diajukan debitur saat itu Rp200 juta dalam masa pandemi dan sudah terlunaskan,” kata Menko Airlangga Hartarto.

Namun, Bambang dari BNI 46 Cabang Ambon mengatakan limit KUR hanya Rp500 juta dan permintaan kreditnya tidak bisa mencapai Rp1 miliar.

Dalam pertemuan tersebut, Menko Perekonomian juga mendengarkan penjelasan debitur lainnya seperti Rasyd yang membuka usaha pertanian khususnya jenis sayuran lewat tanaman hydroponik dan awalnya mendapatkan KUR dari BRI sebesar Rp50 juta.

Sedangan Jeny Soplanit yang membuka usaha penyewaan pakaian pengantin dan pakaian adat, tenda, merangkai bunga untuk acara pernikahan cukup sukses setelah mendapatkan pinjaman dari Bank Mandiri.

Usai dialog, Menko Perekonomian secara simbolis menyerahkan pinjaman kepada debitur KUR atas nama Nadila Faradila sebesar Rp50 juta dari BRI untuk bidang usaha konveksi dan Rasyd selaku debitur KUR BRI Rp50 juta dalam bidang usaha pertanian hydropinik.

Kemudian Sandy Hukunala yang juga merupakan debitur KUR mendapatkan bantuan Rp300 juta dari BNI untuk usaha produksi minyak atziri jenis minyak kayu putih dan Gerald Halauw Rp50 juta dari BNI untuk usaha jasa pemasangan kanopi.

Sementara dari Bank Mandiri menyerahkan bantuan kepada debitur KUR atas nama Jenny Soplanit sebesar Rp300 juta untuk usaha pembuatan kerangka bunga, penyewaan pakaian dan tempat untuk acara, serta Jurais Saleh mendapatkan bantuan. (Sumber: Okezone)

Berita Terkait

Perekonomian Jawa Tengah Yang Dipimpin Ganjar Pranowo Alami Penurunan
Pemerintah Resmi Naikan Harga Beras, Harga Eceran Tertinggi Kualitas Premium di NTT Capai Rp. 14.400 per Kilogram
Antisipasi Krisis Pangan Global, Pemprov NTT Kembangkan Tanaman Sorgum Seluas 9.500 Ha
Launching Perdana, Komunitas Gerobak Indonesia Sediakan 200 Makanan Gratis Bagi Warga Atambua
Tokoh di Nabire Minta KPK Usut Dugaan Korupsi Dana PON dan Otsus
Usi (Raja) Don Louis Nope II: Pejuang Timor Yang Tak Terkalahkan
YAYASAN PUSTAKA PENSI INDONESIA GELAR BIMTEK MENULIS BAGI GURU DAN PESERTA DIDIK DI SMAN 1 LEWA SUMBA TIMUR
Keluarga Besar TIROSA di Mimika Papua, Silaturahmi Bersama Kontingen PON XX NTT

Berita Terkait

Jumat, 22 Desember 2023 - 01:30 WITA

Evaluasi Pelaksanaan Program, IDRIP Provinsi NTT Gelar Rakor Triwulan IV

Kamis, 7 Desember 2023 - 13:12 WITA

Dibangun Sejak Tahun 2020 Dengan Anggaran Rp. 173 Miliar, SPAM Kali Dendeng Kupang Diresmikan Presiden Jokowi

Kamis, 7 Desember 2023 - 10:40 WITA

Diresmikan Presiden Jokowi, RS dr. Ben Mboi Kupang Miliki Fasilitas Canggih dan Cukup Lengkap

Kamis, 23 November 2023 - 20:32 WITA

IDRIP Wilayah II NTT Bangun Ketangguhan Masyarakat Melalui Program DESTANA di Manggarai Barat dan Alor

Minggu, 19 November 2023 - 13:13 WITA

Kemenkes Terapkan Inovasi Wolbachia Atasi Penyakit Demam Berdarah

Rabu, 1 November 2023 - 07:19 WITA

IDRIP Provinsi NTT Kembali Gelar Rakor Triwulan III

Senin, 30 Oktober 2023 - 00:11 WITA

Peringati Bulan Bahasa 2023, UCB Gandeng UNDANA Kupang Gelar Seminar International Linguistik Terapan

Sabtu, 23 September 2023 - 10:47 WITA

Kembalikan Jam Sekolah Menjadi Pukul 07.00 Wita, Pj Gubernur NTT Tinjau Kegiatan Belajar Mengajar di SMA Negeri 1 Kupang

Berita Terbaru

TTS

Mahasiswa IPS Gelar Survey Pangan di Desa Bikekneno

Jumat, 5 Apr 2024 - 20:46 WITA