Home / TTS

Terobosa Baru Dinas Dukcapil TTS: Pemerintah Desa Pusu Sahkan 7 Pasangan Nikah

- Redaksi

Rabu, 22 Februari 2023 - 13:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 35 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TTS, Salamtimor.com — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) melalui Pemerintah Desa Pusu, Kecamatan Amanuban Barat mengesahkan 7 pasangan nikah bertempat di aula Kantor Desa, Selasa (21/02/2023).

Pengesahan pasangan nikah di Desa untuk mendapatkan akta nikah merupakan ‘terobosan baru’ yang telah dicanangkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Timor Tengah Selatan sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui terobosan ini, maka Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memberikan ruang kepada pemerintah di desa untuk melayani dokumen kependudukan sehingga masyarakat tidak perlu lagi repot-repot mengurusnya di kantor Pencatatan Sipil. Pasangan nikah hanya perlu mengisi formulir akta perkawinan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat di temui wartawan Salamtimor.com, Kepala Desa Pusu, Daulit O. Talan mengatakan bahwa hari ini pihaknya mengesahkan 7 pasangan nikah dan langsung menyerahkan 7 buah akta nikah kepada masing-masing pasangan nikah yang telah di catat perkawinannya.

Daulit juga mengapresiasi terobosan berani dan sangat strategis dari Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten TTS untuk menjawab pergumulan masyarakat dan berharap agar pelayanan ini terus berlanjut mengingat banyak pasangan nikah di desa yang perkawinannya belum tercatat secara hukum (pemerintahan).

Pada kesempatan yang sama, Kornelis Tanono (Sekretaris Desa Pusu) sekaligus sebagai verifikator desa menyampaikan
terima kasih kepada Kepala Dinas Dukcapil TTS yang telah memberikan kesempatan kepada pihaknya untuk melayani berbagai dokumen kependudukan.

Kornelis juga mengaku bahwa masyarakat sangat terbantu dengan kebijakan ini karena tidak perlu mengeluarkan uang transport dan mengantri di kantor Dukcapil. Kebijakan ini lebih efisien dan efektif walaupun tidak dihadiri oleh pegawai dari Dinas Dukcapil TTS.

Kebijakan yang di buat oleh Dukcapil ini tidak terlepas dari peraturan dan kebijakan yang di buat oleh Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten TTS, Apris Manafe untuk meningkatkan kualitas layanan kepada seluruh lapisan masyarakat.

Penulis: Wulan Fallo

Berita Terkait

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana
Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP
Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal
Tanggap Terhadap Wilayah Terdampak Kekeringan, BPBD TTS Salurkan Air Bersih
Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC
Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi
Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024
Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru