Home / TTS

Tinjau Samsat Rote Ndao, Gubernur VBL Minta Tingkatkan Kerja Sama Dengan Stakeholder Terkait

- Redaksi

Rabu, 9 Agustus 2023 - 13:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 38 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rote Ndao, Salamtimor.com — Hari ini Rabu (09/08/2023) Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) mengawali kunjungan kerjanya di Kabupaten Rote Ndao. Dalam kunjungan awal ini, Gubernur VBL meninjau UPTD Pendapatan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Wilayah Kabupaten Rote Ndao dalam hal ini Kantor Samsat Rote Ndao yang terletak di Jl. Civic Center, Kompleks Perkantoran Bumi Ti’i Langga Permai.

Turut mendampingi Gubernur NTT diantaranya Bupati Rote Ndao Paulina Haning Bullu, Wakil Bupati Rote Ndao Stefanus M. Saek, Pj. Walikota Kupang George Hadjoh, Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT Christian Mboeik, Dirut Bank NTT Alex Riwu Kaho, bersama jajaran Pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Provinsi NTT diantaranya Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Lecky Koli, Kepala Dinas PUPR Maksi Nenabu, Kepala Dinas Perindag M. Nasir Abdullah, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Lery Rupidara dan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Prisila Parera.

Hadir juga Kepala UPTD Pendapatan Daerah Provinsi NTT Wilayah Kabupaten Rote Ndao Petrus Manehat dan Kepala UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Kabupaten Rote Ndao Nick A. Ndoloe

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai meninjau proses pelayanan dan mengecek fasilitas di Kantor Samsat Kabupaten Rote Ndao, Gubernur pun menyimak secara singkat paparan program kerja, pencapaian, dan kendala-kendala dari kedua Kepala UPTD tersebut.

Setelah itu Gubernur dalam arahannya menginginkan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan petugas UPTD lainnya untuk dapat melakukan kerja kolaboratif dan menguasai data serta informasi di era perkembangan informasi seperti saat ini.

“Dunia di era sekarang ini, tidak bisa kalian kerja dengan cara-cara yang biasa saja. Tidak bisa kerja dengan cara manual lagi. Jangan pakai pola kerja zaman dahulu di adopsi sampai sekarang. Selain kerja kolaboratif, kalian juga harus kuasai data dan informasi. Karena yang paling mahal di dunia saat ini adalah data dan informasi yang kita kuasai,” tegas Gubernur VBL.

Khusus untuk UPTD Pendapatan, Gubernur meminta petugas UPTD tersebut untuk bisa mendata secara detail masyarakat selaku wajib pajak.

“Lakukan koordinasi dengan stakeholder lain agar dapat dilakukan pendataan secara sistematis terhadap masyarakat yang wajib pajak. Desain formulir dan sistem khusus yang lebih komplit untuk perkaya data dari setiap wajib pajak agar bisa menjadi database yang sangat berharga. Karena dari pendataan ini petugas bisa mengetahui secara detail tentang kebutuhan, pekerjaan dan latar belakang masyarakat sebagai wajib pajak,” imbuh Gubernur Viktor.

“Jika tidak bayar pajak dikarenakan belum jelas identitas pemilik maka barang tersebut dapat ditarik, dan jika barang tersebut terdaftar kode wilayah kendaraan daerah lain dan membayar pajak di daerah daerah kemudian menggunakan infrastruktur di daerah ini maka wajib ditertibkan agar dapat membayar pajak pada daerah ini. Petugas perlu melakukan analisis dan langkah yang tepat dan tegas supaya kedepannya bisa meminimalisir masalah-masalah yang menimbulkan kemacetan,” tambahnya.

Lebih lanjut Gubernur menambahkan terkait pengelolaan hutan agar dapat diproduksi dan dimanfaatkan sehingga bisa memberi manfaat bagi pemerintah dan masyarakat.

“Pemerintah harus ikut mengawal dan memberikan edukasi serta sosialisasi kepada masyarakat dalam pemanfaatan hutan. Manfaatkan lahan yang ada untuk pengembangan potensi dalam bidang peternakan, pertanian dan hortikultura agar melalui sektor yang dikerjakan dapat berkontribusi dalam penyelesaian permasalahan kemiskinan,” jelas Gubernur Viktor.

“Sekali lagi tetap semangat dalam bekerja. Kolaborasi lintas sektor harus jalan terus, jangan berhenti baik itu UPTD Pendapatan dan UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan. Karena terhormat sebagai manusia untuk selalu bekerja dan berusaha dengan penuh tanggungjawab untuk kepentingan masyarakat banyak,” tutup beliau.

Untuk diketahui bahwa pada Tahun 2023 UPTD Pendapatan Daerah Provinsi NTT Wilayah Kabupaten Rote Ndao memiliki target penerimaan sebesar Rp. 11.831.916.590,- dengan realisasi sampai saat ini mencapai Rp. 5.169.159.018  atau secara presentase 43,69%. Untuk UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah Kab. Rote Ndao memiliki 58 Kawasan Hutan dengan total seluas 20.541 Ha dari Luas Wilayah Kabupaten 128.441 Ha atau secara presentase 15,99%.

Sumber: Siaran Pers Biro Administrasi Pimpinan Setda. Provinsi NTT

Berita Terkait

IPS gelar Kegiatan Membangun Budaya Literasi Sains, Numerasi, dan Bahasa Inggris Melalui Game Bagi Siswa SD di Desa Kesetnana
Mahasiswa IPS Gelar Survey Pangan di Desa Bikekneno
Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana
Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP
Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal
Tanggap Terhadap Wilayah Terdampak Kekeringan, BPBD TTS Salurkan Air Bersih
Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC
Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Berita Terkait

Jumat, 22 Desember 2023 - 01:30 WITA

Evaluasi Pelaksanaan Program, IDRIP Provinsi NTT Gelar Rakor Triwulan IV

Kamis, 7 Desember 2023 - 13:12 WITA

Dibangun Sejak Tahun 2020 Dengan Anggaran Rp. 173 Miliar, SPAM Kali Dendeng Kupang Diresmikan Presiden Jokowi

Kamis, 7 Desember 2023 - 10:40 WITA

Diresmikan Presiden Jokowi, RS dr. Ben Mboi Kupang Miliki Fasilitas Canggih dan Cukup Lengkap

Kamis, 23 November 2023 - 20:32 WITA

IDRIP Wilayah II NTT Bangun Ketangguhan Masyarakat Melalui Program DESTANA di Manggarai Barat dan Alor

Minggu, 19 November 2023 - 13:13 WITA

Kemenkes Terapkan Inovasi Wolbachia Atasi Penyakit Demam Berdarah

Rabu, 1 November 2023 - 07:19 WITA

IDRIP Provinsi NTT Kembali Gelar Rakor Triwulan III

Senin, 30 Oktober 2023 - 00:11 WITA

Peringati Bulan Bahasa 2023, UCB Gandeng UNDANA Kupang Gelar Seminar International Linguistik Terapan

Sabtu, 23 September 2023 - 10:47 WITA

Kembalikan Jam Sekolah Menjadi Pukul 07.00 Wita, Pj Gubernur NTT Tinjau Kegiatan Belajar Mengajar di SMA Negeri 1 Kupang

Berita Terbaru

TTS

Mahasiswa IPS Gelar Survey Pangan di Desa Bikekneno

Jumat, 5 Apr 2024 - 20:46 WITA