WARGA DESA PUKDALE KEMBALI MEMBENAHI RUMAH MASING-MASING PASCA BANJIR

- Redaksi

Sabtu, 17 April 2021 - 00:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 0 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak salah satu warga desa Pukdale, Kabupaten Kupang membersihkan dokumen-dokumen penting pasca bencana banjir yang menimpa daerah tersebut. (Foto: Adi Kebkole, STC)

Tampak salah satu warga desa Pukdale, Kabupaten Kupang membersihkan dokumen-dokumen penting pasca bencana banjir yang menimpa daerah tersebut. (Foto: Adi Kebkole, STC)

Kupang, SALAMTIMOR.COM — Sembilan hari pasca banjir bandang di kabupaten Kupang, propinsi NTT tepatnya di desa Pukdale dusun Velakdale, warga mulai bergotong royong untuk membenahi rumah masing-masing yang terdampak banjir.

Ketua Majelis Jemaat Mizpa Tatebudale, Pdt. Letaningsi Nome Via S. Th kepada media Salamtimor.com menyatakan bahwa, “total korban yang terdampak akibat bencana ini terdapat 161 kepala keluarga dan berdasarkan data terdapat 31 rumah yang rusak total.”

Lanjut Pendeta Letaningsi, “sudah banyak bantuan yang datang berupa logistik dari berbagai lapisan mulai dari jemaat, tetangga, LSM, dan relawan dari berbagai daerah untuk berbagi kasih bersama dengan masyarakat tedampak bencana disini. Adapun dukungan bantuan dalam bentuk fisik yaitu pembersihan puing-puing rumah yang hancur dan pembersihan lumpur yang mengendap pada rumah warga oleh satuan Yonif 743 Naibonat, Polda NTT, pemuda sekitar daerah Pukdale, dan pemuda-pemudi dari Klasis Fatuleu Barat.” Jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sedangkan untuk logistik sampai saat ini stok makanan masih tersedia. Kebutuhan utama dari para korban saat ini yaitu bantuan berupa perabotan rumah tangga dan juga bantuan perumahan bagi korban yang rumahnya diluluhlantakan banjir atau rusak total.” Tutup Pendeta Letaningsi.

Penyeluran bantuan kepada korban bencana banjir di desa Pukdale, Kabupaten Kupang

Pada kesempatan yang sama, kepada awak media Salamtimor.com, relawan dari Frisen Flag, Reza, menyampaikan bahwa, “Frisen Flag membawa 20 dus susu dengan kapasitas 36 bungkus per dus untuk dibagkan kepda warga masyarakat korban bencana. Kiranya bantuan kami bisa bermanfaat bagi saudara-saudara kita disini.” Tutupnya.

Kepada media ini, sejumlah masyarakat menyampaikan bahwa hampir semua harta benda mereka hanyut terbawa arus air dan tertimbun lumpur.

“Kemarin ada bantuan dari pemuda Fatuleu. Mereka membongkar rumah yang sudah rubuh dan menemukan sejumlah dokumen penting seperti ijazah, akta dan raport. Untuk sementara kami tidur di kakak punya rumah di atas karena tidak kena banjir”. Ucap salah seorang warga.

Ketika berada dilokasi kejadian bencana, wartawan Salamtimor.com juga melihat petugas dari kementrian PUPR bersama dengan beberapa aparatur desa setempat sedang mendata rumah rumah warga yang rusak terdampak bencana.

Penulis: Ady Kebkole

Berita Terkait

SDN Leomanu Gelar Ujian Sekolah Yang Diikuti Oleh 13 Peserta
Klasis Kupang Barat Usulkan Pdt. Yandi Manobe dan Pdt. Yaksin Nuban Timo Sebagai Bakal Calon Ketua Sinode GMIT 2024-2027
Florit Tae Terpilih Jadi Ketua GMKI Cabang Kupang, Ini Yang Akan Dilakukan
Apresiasi SMSI, Gubernur Viktor: Silahkan Berikan Kritik Yang Konstruktif Untuk Pemprov NTT
SMSI NTT Gelar Refleksi Kritis 4 Tahun Victory-Joss, 5 Tokoh NTT Dihadirkan
Fraksi PDIP Kabupaten Kupang Dukung Revolusi 5P
Ganjar Pranowo Puji Bupati Kupang
Gelar Pembinaan Keimanan, Pemuda GMIT Bet’el Lili Adakan Ret-Ret Rohani

Berita Terkait

Jumat, 22 Desember 2023 - 01:30 WITA

Evaluasi Pelaksanaan Program, IDRIP Provinsi NTT Gelar Rakor Triwulan IV

Kamis, 7 Desember 2023 - 13:12 WITA

Dibangun Sejak Tahun 2020 Dengan Anggaran Rp. 173 Miliar, SPAM Kali Dendeng Kupang Diresmikan Presiden Jokowi

Kamis, 7 Desember 2023 - 10:40 WITA

Diresmikan Presiden Jokowi, RS dr. Ben Mboi Kupang Miliki Fasilitas Canggih dan Cukup Lengkap

Kamis, 23 November 2023 - 20:32 WITA

IDRIP Wilayah II NTT Bangun Ketangguhan Masyarakat Melalui Program DESTANA di Manggarai Barat dan Alor

Minggu, 19 November 2023 - 13:13 WITA

Kemenkes Terapkan Inovasi Wolbachia Atasi Penyakit Demam Berdarah

Rabu, 1 November 2023 - 07:19 WITA

IDRIP Provinsi NTT Kembali Gelar Rakor Triwulan III

Senin, 30 Oktober 2023 - 00:11 WITA

Peringati Bulan Bahasa 2023, UCB Gandeng UNDANA Kupang Gelar Seminar International Linguistik Terapan

Sabtu, 23 September 2023 - 10:47 WITA

Kembalikan Jam Sekolah Menjadi Pukul 07.00 Wita, Pj Gubernur NTT Tinjau Kegiatan Belajar Mengajar di SMA Negeri 1 Kupang

Berita Terbaru

TTS

Mahasiswa IPS Gelar Survey Pangan di Desa Bikekneno

Jumat, 5 Apr 2024 - 20:46 WITA