Home / TTS

YPKM dan KaSoGi Bangun 40 Unit Rumah Permanen dan 13 Rumah Direnovasi Untuk Masyarakat TTS

- Redaksi

Rabu, 6 Oktober 2021 - 10:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 0 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Yayasan Pelita Kehidupan Masyarakat, Sandy Mathias Rupidara (Foto: ST/Inyo)

Ketua Yayasan Pelita Kehidupan Masyarakat, Sandy Mathias Rupidara (Foto: ST/Inyo)

SoE,SALAMTIMOR.COM – Yayasan Pelita Kehidupan Masyarakat (YPKM) dan Komonitas SoE Berbagi (KaSoGi) kembali memberikan bantuan rumah baru sebanyak 40 unit dan 13 unit rumah direnovasi.

Sasarannya adalah masyarakat kurang mampu yang selama ini menempati rumah yang tidak layak untuk dihuni.

Walaupun sudah ada upaya pemerintah melalui APBD maupun dana desa untuk menjawab kebutuhan masyarakat, namun apa daya, masih banyak masyarakat yang belum terjangkau dengan rumah layak huni.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melihat relitas tersebut, maka kedua lembaga sosial kemasyarakatan ini sesuai dengan panggilan dan misi kemanusiaannya terus berupaya untuk menjawab kebutuhan masyarakat dengan membangun 40 unit rumah baru dengan type 36 (ukuran 6×6) dan 13 unit rumah renovasi bagi masyarakat dibeberapa kecamatan dalam wilayah kabupaten TTS.

YPKM dan KaSoGI TTS menyalurkan material untuk persiapan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat (Foto: ST/Inyo)

Kepada media ini, Ketua Yayasan Pelita Kehidupan Masyarakat (YPKM), Sandy Matias Rupidara setelah menyalurkan material bangunan di dusun Toinunuh, desa Bena, kecamatan Amanuban Selatan menyampaikan bahwa, “untuk pembangunan rumah di tahap sekarang ini, kami sedang mengupayakan membangun 53 unit rumah layak huni yang berukuran sesuai tipenya yakni 36 untuk rumah yang permanen, dan untuk renovasi kita sesuaikan dengan kondisi rumah yang ada.” tutur Sandy

Lanjut Sandy, “Bantuan 53 unit rumah ini tersebar di beberapa tempat yakni di desa Fatukopa, desa Basmuti, desa Olais, desa Bena, desa Fatutnana dan beberapa tempat yang lain. Kami sedang mengupayakan sebisa mungkin agar sebelum Natal pembangunan bisa selesai dan musim Natal masyarakat penerima manfaat bisa menikmati tempat yang baru.” tutup Rupidara.

Penulis: Inyo Faot

Berita Terkait

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana
Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP
Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal
Tanggap Terhadap Wilayah Terdampak Kekeringan, BPBD TTS Salurkan Air Bersih
Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC
Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi
Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024
Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru