Home / TTS

YPKM DAN KASOGI DISTRIBUSIKAN KASUR UNTUK KORBAN BANJIR DI TOINUNUH

- Redaksi

Kamis, 22 April 2021 - 06:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 0 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak Pimpinan YPKM, Sandy Matias Rupidara membawa bantuan kasur busa/matras untuk disumbangkan kepada korban bencana banjir di Toinunuh.

Tampak Pimpinan YPKM, Sandy Matias Rupidara membawa bantuan kasur busa/matras untuk disumbangkan kepada korban bencana banjir di Toinunuh.

SoE, SALAMTIMOR.COM — Yayasan Pelita Kehidupan Masyarakat (YPKM) dan Komunitas SoE Berbagi (KaSoGi) kembali melakukan aksi kemanusiaan untuk membantu korban terdampak bencana banjir akibat adanya Siklon Tropis Seroja di dusun Toinunuh, desa Bena, Kec. Amanuban Selatan, Kab. Timor Tengah Selatan.

Dalam aksi kemanusiaan ini, YPKM dan KaSoGi membantu korban bencana banjir dengan membagikan kasur busa/matras kepada 39 kepala keluarga.

Majelis Jemaat dan Pemuda GMIT Elim Panite membantu YPKM dan KaSoGi dalam Pendistribusian kasur busa/matras tersebut kepada keluarga yang menjadi sasaran bantuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada media Salamtimor.com, Pimpinan Yayasan Pelita Kehidupan Masyarakat, Sandy Matias Rupidara  menyampaikan bahwa, “sejak awal YPKM, KaSoGi bekerjasa sama dengan Majelis Jemaat dan Pemuda GMIT Elim Panite. Hubungan ini sudah terjalin sejak Selasa, 6 April 2021 ketika YPKM dan KaSoGi hadir di Elim Panite untuk mendukung gereja dalam menolong para korban bencana yang ada di Posko gereja Elim Panite”. tutur Sandy.

Pimpinan YPKM dan Ketua KaSoGI TTS mendistribusikan kasur busa/matras bagi korban banjir di Toinunuh.

Lanjut Sandy, “kehadiran YPKM dan KaSoGi merupakan bagian dari mendukung pemerintah dan gereja dalam membantu saudara-saudara para korban bencana. Tujuh hari Team YPKM dan KaSoGi tidur bersama dengan para korban bencana di lokasi gereja Elim Panite untuk mendukung Pemuda dan Majelis Jemaat GMIT Elim Panite dalam mengelola dapur umum yang berada di kompleks gereja Elim saat itu”.

Rupidara menjelaskan bahwa ,”dalam aksi pembagian kasur busa/matras kali ini, YPKM dan KaSoGi tetap masih tetap focus untuk menolong jemaat Elim Panite yang terkena dampak bencana. Ukuran kasur yang di bagikan juga bervariasi. Yang terbanyak adalah ukuran 120×200 itu di peruntukan kepada keluarga yang memiliki bayi atau anak kecil. Ukuran 90 dan 100 lebih di peruntukan untuk keluarga tidak memiliki anak kecil atau tunggal.”

Ketika ditanya bagaimana dengan rumah korban bencana yang rusak/hancur karena banjir, Sandy Rupidara menyampaikan bahwa TTS perlu berbangga dengan Bupati dan Wakil Bupati TTS yang telah bergerak dengan cepat untuk membantu para korban bencana yang rumahnya hancur.

Pembagian kasur busa/matras oleh YPKM dan KaSoGi kepada warga terdampak bencana banjir di Toinunuh.

“Kami melihat bahwa semua dalam proses dan pasti korban bencana yang rumahnya hancur akan segera menempati rumah yang baru. Memang pada awal YPKM dan KaSoGi rencana ambil bagian tetapi ketika di ketahui bahwa semua rumah yang hancur sudah di kerjakan oleh pemerintah, maka YPKM dan KaSoGi bisa mendukung pemerintah dari sisi yang lain yang tentu tujuannya untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang mengalami bencana.” tutup Sandy.

Terpisah Ketua Komunitas SoE Berbagi (KaSoGi), Nifron Fallo, saat ditanya apa rencana ke depan untuk kedua lembaga ini dengan aksi sosial seperti ditempat lain, Nifron mengatakan bahwa,”kami masih tetap ingin untuk menolong keluarga/jemaat di gereja Elim Panite. Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk kami bisa berkolaborasi untuk menolong yang bukan jemaat Elim Panite.” ungkap Nifron.

Penulis: Inyo Faot

Berita Terkait

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana
Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP
Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal
Tanggap Terhadap Wilayah Terdampak Kekeringan, BPBD TTS Salurkan Air Bersih
Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC
Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi
Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024
Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru