YPKM DAN KASOGI MENDISTRIBUSIKAN PAKET SEMBAKO BAGI WARGA KORBAN BANJIR DI DESA BENA DAN TOINEKE

  • Whatsapp
Ketua Yayasan Pelita Kehidupan Masyarakat (YPKM), Sandy Mathias Rupidara menyerahkan bantuan sembako kepada warga terdampak bencana banjir. (Foto: Inyo Faot, STC)

SoE, SALAMTIMOR.COM — Yayasan Pelita Kehidupan Masyarakat (YPKM) dan Komunitas SoE Berbagi (KaSoGi) mendistribusikan paket sembako untuk para korban yang terdampak bencana banjir di desa Toineke, Kec. Kualin dan desa Bena, Kec. Amanuban Selatan, Kab. TTS.

Bantuan tersebut berupa beras, minyak goreng, gula, teh, telur, susu dan alat-alat dapur.

Kegiatan dari YPKM dan KaSoGi tidak hanya pada pembagian sembako saja. Namun kedua lembaga ini juga membuka dapur umum di salah satu posko yang bertempat di gereja Elim Panite selama tujuh hari.

Kepada media ini pada Kamis, 15/04 setelah menyalurkan paket sembako di Desa Bena dan Toineke, ketua YPKM, Sandy Matias Rupidara mengatakan bahwa, “YPKM dan KaSoGi sudah dari awal bencana berperan aktif membantu saudara-saudara kita yang terdampak banjir. Bantuan sembako dan pendirian dapur umum di lokasi gereja Elim Panite merupakan wujud nyata kepedulian kami terhadap warga terdampak.” ujarnya.

Lanjut Sandy, “Hari ini kita kembali menyalurkan 200 paket sembako kepada masyarakat di dua desa yakni desa Bena dan desa Toineke. Aksi ini merupakan lanjutan dari apa yang sudah kita lakukan pada waktu awal terjadinya bencana.” tuturnya.

Sandy juga menjelaskan bahwa hidup ini adalah kesempatan. Untuk itu kita harus saling tolong menolong. Jangan pernah menahan kebaikan kepada orang yang berhak menerimanya.

Menurut Sandy, sebagai orang beriman sudah sepatutnya membantu sesama yang membutuhkan. Tuhan Yesus sebagai panutan hidup orang Kristen telah mengajarkan untuk mengasihi tanpa membedakan.

Sandy mengutip salah satu ayat Firman Tuhan yang mendasari aksi sosial kemanusiaan yang dilakukan oleh YPKM dan KaSoGi.

Firman Tuhan itu diambil dari kitab Keluaran 23: 5 yang berbunyi: ‘Apabila engkau melihat rebah keledai musuhmu karena berat bebannya, maka janganlah engkau enggan menolongnya’.

“Sekalipun itu musuh, kita harus menolong. Apalagi ini bukan musuh, ini saudara-saudara kita sesama orang percaya yang membutuhkan uluran tangan kita. Oleh karenanya maka kita wajib terlibat secara aktif, saling bahu-membahu meringankan beban mereka.” ungkap Sandy.

Ia berharap, dengan  bantuan tersebut, kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Terpisah kepala desa Toineke, Noh Ataupah, saat menerima 114 paket sembako di kantor desa Toineke dari YPKM dan KaSoGi, memberikan Apresiasi dan terima kasih terhadap kedua lembaga ini atas bantua yang disalurkan buat warganya yang mengalami musibah banjir yang merendam hampir semua rumah warga desa Toineke.

“Atas Nama pemerintah dan masyarakat desa Toineke, kami sangat berterima kasih kepada YPKM dan KaSoGi yang sudah memberikan bantuan sembako kepada kami.” tutup Ataupah.

Penulis: Inyo Faot

Pos terkait