Home / TTS

YPKM-KaSoGi Luncurkan Program Bedah Rumah, Satu Unit di Desa Eno’nabuasa Dibangun Dalam Waktu 10 Hari

- Redaksi

Senin, 4 September 2023 - 14:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 213 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TTS, Salamtimor.com — Yayasan Pelita Kehidupan Masyarakat (YPKM) dan Komonitas SoE Berbagi (KaSoGi) kembali menyerahkan satu unit Rumah Layak Huni (RLH) kepada Medi Boimau yang merupakan warga difabel di desa Eno’nabuasa, kecamatan Noebeba, kabupaten TTS melalui program “Bedah Rumah” pada Rabu, (30/08/2023) .

Hebatnya, rumah bantuan layak huni berukuran 5x7meter ini dibangun hanya dalam waktu 10 hari kerja, terhitung dari tanggal 10 Agustus 2023 dan selesai tepat pada tanggal 22 Agustus 2023.

Dengan tetap berpegang pada pola Pengembangan Kesehatan Masyarakat (PKM), YPKM-KaSoGi terus melakukan perubahan dengan mulai membangun pola pikir (mindset) masyarakat agar memiliki daya juang mandiri dan meningkatkan kualitas SDM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada awak media ini, Ketua YPKM, Sandy Mathias Rupidara seusai acara penyerahan kunci rumah menyampaikan bahwa program “Bedah Rumah” ini merupakan program yang baru diluncurkan sebagai bagian dari upaya membantu dan mendukung pemerintah daerah mengurangi angka kemiskinan ekstrim.

“Sebagai Organisasi Sosial Masyarakat (OSM) yang ada di kabupaten TTS, YPKM-KaSoGi terus mendukung pemerintah daerah dengan memberikan kontribusi nyata seperti rumah layak huni. Apa yang kami lakukan, setidaknya dapat mengubah stigma “miskin ekstrim” yang selama ini melekat, dan demi kemajuan daerah kita tercinta, ”ucap Sandy.

Sandy juga menyampaikan bahwa untuk mempercepat perubahan suatu daerah, membutuhkan kerja kolabari dari semua stakeholder termasuk OSM.

“Kita semua mencintai dan mengasihi daerah ini. Perubahan daerah ini membutuhkan kerja kolaborasi kita semua, baik pemerintah maupun OSM. Karena orang bisa memberi tanpa mengasihi, tapi tidak mungkin orang yang mengasihi tanpa memberi,” kata Sandy.

Lanjut Sandy, “YPKM-KaSoGi bukan sinterklas atau kelebihan uang. Kami hanya alat yang di pakai Tuhan untuk menjadi jawaban dari doa pergumulan bapak/mama selama ini. Jika hari ini bapak/mama mendapat berkat berupa rumah layak huni, itu bukti bahwa Tuhan menjawab doa-doa bapak/mama semua,” tutup Sandy.

Pada kesempatan yang sama, Sekertaris YPKM, Yuferdi Inyo Faot, SH., menyampaikan bahwa, “program “Bedah Rumah” dari YPKM-KaSoGi merupakan program yang baru diluncurkan dengan tenggat waktu pekerjaan cepat. Dan hal ini tergantung pada gotong royong dari masyarakat penerima manfaat,” kata Inyo.

“Puji Tuhan, bantuan rumah layak huni dari YPKM-KaSoGi kepada salah satu warga difabel atas nama bapak Medi Boimau mampu diselesaikan hanya dalam waktu 10 hari, mulai dari tanggal 10 Agustus 2023 dan selesai di bangun tanggal 22 Agustus 2023 dengan progres mencapai 100%. Ada dua hari yang tidak kerja karena bertepatan dengan perayaan 17 Agustus dan hari Minggu (Kebaktian),” ucap Inyo.

“Rumah bantuan permanen ini berukuran 5x7meter, diluar keramik dan plafon. Dan karena selesai tepat waktu, maka YPKM-KaSoGi memberikan tambahan bonus berupa 1 unit meteran listrik yang masih menanti proses pemasangan oleh PLN, tapi instalasi sudah selesai dilakukan,” jelas Inyo.

Lanjut Inyo, “Ada 10 rumah layak huni yang sudah selesai kita kerjakan lewat program “Bedah Rumah” YPKM-KaSoGi, termasuk rumahnya bapak Medi Boimau di desa Eno-nabuasa dengan respon dan suport yang sangat bagus dari pemerintah desa Eno-nabuasa dan masyarakat sekitar sehingga hari ini boleh dilakukan acara penyerahan kunci. Dengan respon dan kerja sama yang baik, maka kita akan luncurkan lagi 15 unit tambahan rumah layak huni di tempat ini, dan beberapa desa yang kerjasamanya bagus,” tutup Inyo.

Pada kesempatan yang sama, Camat Noebeba, Lambertus Benu, SH., saat diwawancarai awak media ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada YPKM-KaSoGi yang membantu warganya membangun rumah layak huni.

“Saya sangat berterima kasih kepada YPKM-KaSoGi yang telah memberikan bantuan rumah layak huni kepada warga kami di desa Eno-nabuasa. Ini sangat membantu kami selaku pemerintah. Sebagai bentuk penghargaan, maka kami akan membangun komunikasi dengan pemerintah desa agar memberikan bonus tambahan kepada penerima manfaat berupa plafon dan keramik,” tandas Lambertus.

Senada, Kepala Desa Enonabusa, Ebenheser Timo menyampaikan terimah kasih kepada YPKM-KaSoGi yang sudah menjawab pergumulan warganya dengan bantuan rumah layak huni. Dirinya berharap kepada YPKM-KaSoGi untuk terus membangun kerja kolaborasi bersama pemerintah desa Eno’nabuasa dalam membantu mengatasi berbagai kesenjangan sosial yang dihadapi oleh masyarakat.

Penulis: Wulan Fallo

Berita Terkait

Mahasiswa IPS Gelar Survey Pangan di Desa Bikekneno
Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana
Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP
Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal
Tanggap Terhadap Wilayah Terdampak Kekeringan, BPBD TTS Salurkan Air Bersih
Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC
Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi
Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Berita Terkait

Rabu, 20 Maret 2024 - 13:36 WITA

IDRIP NTT Gelar Rakor Triwulan I Tahun 2024 Tingkat Provinsi

Jumat, 22 Desember 2023 - 01:30 WITA

Evaluasi Pelaksanaan Program, IDRIP Provinsi NTT Gelar Rakor Triwulan IV

Kamis, 7 Desember 2023 - 13:12 WITA

Dibangun Sejak Tahun 2020 Dengan Anggaran Rp. 173 Miliar, SPAM Kali Dendeng Kupang Diresmikan Presiden Jokowi

Kamis, 7 Desember 2023 - 10:40 WITA

Diresmikan Presiden Jokowi, RS dr. Ben Mboi Kupang Miliki Fasilitas Canggih dan Cukup Lengkap

Kamis, 23 November 2023 - 20:32 WITA

IDRIP Wilayah II NTT Bangun Ketangguhan Masyarakat Melalui Program DESTANA di Manggarai Barat dan Alor

Minggu, 19 November 2023 - 13:13 WITA

Kemenkes Terapkan Inovasi Wolbachia Atasi Penyakit Demam Berdarah

Jumat, 3 November 2023 - 21:07 WITA

Diprediksi Bertahan Hingga Februari 2024, BMKG Ungkap Dampak El Nino

Rabu, 1 November 2023 - 07:19 WITA

IDRIP Provinsi NTT Kembali Gelar Rakor Triwulan III

Berita Terbaru

TTS

Mahasiswa IPS Gelar Survey Pangan di Desa Bikekneno

Jumat, 5 Apr 2024 - 20:46 WITA