Dua Dari Lima Orang Pelaku Pemerkosaan Terhadap ET Ternyata Anak Dibawah Umur

- Redaksi

Jumat, 19 November 2021 - 14:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 33 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SoE, SALAMTIMOR.COM — Dua orang pelaku pemerkosaan terhadap ET (16 tahun), gadis asal desa Snok, kecamatan Amanatun Utara ternyata masih anak dibawah umur.

Hal ini terungkap dari keterangan korban (ET) saat berada di Kantor Sanggar Suara Perempuan (SSP SoE).

“Pelakunya 5 orang. Dua diantaranya masih usia anak.” kata Yunri Kolimon, salah satu anggota pendamping SSP SoE kepada media ini pada Jumat, 19/11/2021.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut Yunri, “menurut korban, yang masih usia anak adalah AA dan SA. Usianya sama dengan korban, yaitu 16 tahun.”

Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa pelaku AA dan SA merupakan sepupu dari korban ET.

Yunri juga menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Polsek Amanatun Utara mengenai tindaklanjut kasus tersebut.

“Kemarin kami berkoordinasi dengan Polsek Amanatun Utara, dan hari ini sudah dilimpahkan ke Polres.” ungkapnya.

“Karena baru dilimpahkan, maka besok (Sabtu, 20/11/2021) baru saya berkoordinasi dengan Polres, termasuk penanganan para pelaku.” kata Yunri melalui pesan WhatsApp.

Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Mahdi Ibrahim ketika dikonfirmasi media ini menyampaikan bahwa akan segera menginformasikan tentang tindaklanjut penanganan kasus tersebut.

Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi balik dari pihak Polres TTS. (**RED/ST)

Keterangan gambar: Gambar Ilustrasi

Berita Terkait

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana
Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP
Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal
Tanggap Terhadap Wilayah Terdampak Kekeringan, BPBD TTS Salurkan Air Bersih
Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC
Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi
Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024
Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru