Home / TTS

Marliana Lakapu Mendesak Pemerintah Daerah Menggelar Operasi Pasar Di Tengah Kejadian Berulang Kasus Keracunan Makanan

- Redaksi

Rabu, 18 November 2020 - 14:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 3 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan gambar: Marliana Lakapu, Anggota DPRD Kabupaten TTS asal Partai PERINDO

Keterangan gambar: Marliana Lakapu, Anggota DPRD Kabupaten TTS asal Partai PERINDO

SoE,SALAMTIMOR.COM – Kasus keracunan makanan di kabupaten Timor Tengah Selatan berulang kembali. Kali ini terjadi di desa Tetaf, kecamatan Kuatnana yang menimpa sejumlah anak-anak dan beberapa orang dewasa setelah mengikuti kegiatan HUT Anak GMIT ke-20 tingkat Jemaat Imanuel Kuatnana pada hari selasa, 17 November 2020.

Menyikapi peristiwa ini, maka anggota Komisi IV DPRD TTS, Marliana Lakapu mendesak pemerintah daerah untuk secepat mungkin menggelar operasi pasar karena sebentar lagi kita sudah akan ada pada bulan Desember, yang mana frekuensi belanja mayoritas masyarakat TTS akan meningkat karena perayaan Natal dan Tahun Baru 2021.

Hal ini diungkapkan oleh politisi asal Partai PERINDO, Marliana Lakapu, di sela-sela Rapat Paripurna DPRD Timor Tengah Selatan dalam rangka Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD TTS Tahun Anggaran 2021.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mengenai keracunan makanan yang terjadi di desa Tetaf kemarin, mungkin tidak banyak yang memberi perhatian terhadap kejadian ini. Tapi perlu kita ingat bahwa kejadian keracunan makanan yang terjadi kemarin itu melibatkan 180 orang dan lebih banyak anak-anak.”

“Oleh karena itu, kita mendesak pemerintah daerah dalam hal ini Dinas Kesehatan, BP POM, PERINDOKOP dan instansi terkait lainnya agar melakukan operasi pasar secepat mungkin mengingat beberapa minggu ke depan kita akan mengakhiri bulan November dan masuk pada bulan Desember yang mana tingkat belanja masyarakat akan semakin tinggi karena hari raya Natal dan tahun baru.”

Lakapu juga berharap agar Pemerintah Daerah menaruh perhatian serius dan khusus terhadap keracunan makanan yang sering di alami oleh warga TTS agar peristiwa ini tidak kembali berulang karena angka kasusnya tidak sedikit.

“Pemerintah Daerah harus menaruh perhatian serius pada kasus ini. Fokus kita tidak hanya pada tenaga honorer saja, tapi kejadian kemarin di Tetaf harus mendapat perhatian serius karena korbannya cukup banyak dan di dominasi oleh anak-anak. Penyebab keracunan tersebut disinyalir atau di duga berasal dari makanan yang menunya terdiri dari mie, daging ayam dan makanan lainnya.”

Lanjutnya, “Kita juga menekankana agar makanan-makanan yang sudah mendekati masa expaied itu tidak usah diperdagangkan lagi karena masih banyak distributor yang menjual makanan dengan jangka waktu expaied sangat dekat. Semoga kejadian ini mendapat perhatian serius oleh Pemerintah Daerah agar kejadian keracunan ini tidak terjadi lagi”. Tutup Putri Alamarhum Thomas Lakapu ini. (Tim)

Berita Terkait

IPS gelar Kegiatan Membangun Budaya Literasi Sains, Numerasi, dan Bahasa Inggris Melalui Game Bagi Siswa SD di Desa Kesetnana
Mahasiswa IPS Gelar Survey Pangan di Desa Bikekneno
Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana
Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP
Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal
Tanggap Terhadap Wilayah Terdampak Kekeringan, BPBD TTS Salurkan Air Bersih
Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC
Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Berita Terkait

Jumat, 22 Desember 2023 - 01:30 WITA

Evaluasi Pelaksanaan Program, IDRIP Provinsi NTT Gelar Rakor Triwulan IV

Kamis, 7 Desember 2023 - 13:12 WITA

Dibangun Sejak Tahun 2020 Dengan Anggaran Rp. 173 Miliar, SPAM Kali Dendeng Kupang Diresmikan Presiden Jokowi

Kamis, 7 Desember 2023 - 10:40 WITA

Diresmikan Presiden Jokowi, RS dr. Ben Mboi Kupang Miliki Fasilitas Canggih dan Cukup Lengkap

Kamis, 23 November 2023 - 20:32 WITA

IDRIP Wilayah II NTT Bangun Ketangguhan Masyarakat Melalui Program DESTANA di Manggarai Barat dan Alor

Minggu, 19 November 2023 - 13:13 WITA

Kemenkes Terapkan Inovasi Wolbachia Atasi Penyakit Demam Berdarah

Rabu, 1 November 2023 - 07:19 WITA

IDRIP Provinsi NTT Kembali Gelar Rakor Triwulan III

Senin, 30 Oktober 2023 - 00:11 WITA

Peringati Bulan Bahasa 2023, UCB Gandeng UNDANA Kupang Gelar Seminar International Linguistik Terapan

Sabtu, 23 September 2023 - 10:47 WITA

Kembalikan Jam Sekolah Menjadi Pukul 07.00 Wita, Pj Gubernur NTT Tinjau Kegiatan Belajar Mengajar di SMA Negeri 1 Kupang

Berita Terbaru

TTS

Mahasiswa IPS Gelar Survey Pangan di Desa Bikekneno

Jumat, 5 Apr 2024 - 20:46 WITA