Home / TTS

PAD Kabupaten TTS Tak Capai Target, Berdampak Pada Pembangunan

- Redaksi

Sabtu, 18 November 2023 - 20:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Yan Faot Editor : Yan Faot Dibaca 188 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TTS, Salamtimor.com — Realisasi PAD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dari tahun ke tahun tak pernah mencapai target. Hal ini berdampak pada pembangunan di Kabupaten TTS.

Data yang dihimpun media ini, sejak 2018 hingga menjelang akhir 2023, target PAS tak pernah dipenuhi. Capaian PAD tertinggi pada 2019 yakni sebesar 81, 73 persen dari target Rp. 94.935.613.809.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) TTS, Johanis Benu menjelaskan, salah satu yang dipertimbangkan dalam rencana pembangunan adalah PAD. Ia menyebutkan,
terdapat program yang dijalankan dengan sistem sharing anggaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Misalnya pembangunan rumah layak huni, bisa dilakukan dengan sharing anggaran antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah,” ujarnya, Selasa (7/11/2023).

Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) TTS, Abraham Nomleni menjelaskan, PAD di Kabupaten TTS dikelola oleh 16 Organisasi Perangkat Daerah.

Dari 16 OPD tersebut, hanya sebagian kecil yang mampu memenuhi target. Salah satunya adalah Bapenda.

“Realisasi PAD ini pengelolaannya kembali PAD masing-masing OPD. Bagaimana bisa melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi untuk memenuhi target PAD,” jelas Nomleni.

Data yang diperoleh dari Bapenda, realisasi PAD TTS 2018 sampai 2023 secara berturut-turut yakni 64, 20 persen, 81,73 persen, 66,44 persen, 59,69 persen, 53,30 persen dan 43,47 persen. Khusus tahun 2023, data yang diperoleh sampai akhir bulan September.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten TTS, Melianus Bana menyebutkan, target PAD yang ditetapkan masih dianggap sesuai kemampuan daerah. Atau dengan kata lain, pemerintah mampu untuk memenuhi target tersebut.

Namun melihat kondisi realisasi dari tahun ke tahun, Melianus menyebutkan ada program yang tidak bisa dilaksanakan sesuai perencanaan.

“Memang jika PAD tidak tercapai maka tentu ada belanja yang terbawa ke tahun berikutnya,” ujar Melianus.

Perlu Reward dan Punishment

Terdapat beberapa OPD yang mencapai target PAD. Plt. Kepala Bapenda TTS, Abraham Nomleni menyebut, pada tahun lalu terdapat tiga OPD, yakni Bapenda, Dinas PRKP dan Dinas Peternakan.

Ia menjelaskan, terhadap para OPD yang mencapai bahkan melampaui target PAD diberikan penghargaan. Penghargaan tersebut biasanya diberikan pada tahun berikutnya.

“Penghargaan itu sebagai bentuk motivasi untuk OPD bisa terus berupaya memenuhi target PAD,” jelas Nomleni.

DPRD sendiri, kata Melianus, telah melakukan evaluasi bersama OPD pengelola PAD. Pihaknya juga sudah menekankan agar ada upaya-upaya dalam memenuhi target yang diberikan.

Kendati demikian, Ia menilai peran aktif dari Bupati sangat diperlukan. Sebab Bupati punya kewenangan dalam memberikan punishment kepada pimpinan OPD.

“Ini juga tergantung kepada Kepala Daerah, karena yang memberi sanksi kepada Kepala Dinas, ya Kepala Daerah,” ujar Melianus.

Kepala Bappeda TTS, Johanis Benu juga berpendapat sama terkait dengan pemberian reward dan punishment. Menurutnya, yang dilihat selama ini adalah pemberian reward, namun punishment belum terlihat.

“Kepala Daerah perlu tegas terhadap pimpinan OPD pengelola PAD dengan memberikan sanksi yang tegas,” jelas Benu.

Dengan punishment tersebut, Ia menilai, OPD akan punya upaya lebih dalam peningkatan realisasi PAD.

Sumber Berita : Salamtimor.com

Berita Terkait

Beredar Foto Syur Mirip ET di Facebook, Kepala BKPSDM TTS Mengaku Sudah BAP Bersangkutan
IPS gelar Kegiatan Membangun Budaya Literasi Sains, Numerasi, dan Bahasa Inggris Melalui Game Bagi Siswa SD di Desa Kesetnana
Mahasiswa IPS Gelar Survey Pangan di Desa Bikekneno
Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana
Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP
Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal
Tanggap Terhadap Wilayah Terdampak Kekeringan, BPBD TTS Salurkan Air Bersih
Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Berita Terkait

Rabu, 8 Mei 2024 - 13:47 WITA

Klaim Punya Program Tingkatkan PAD TTS, Epy Tahun: Saya Tidak Buka, Takut Diadopsi Calon Lain

Selasa, 7 Mei 2024 - 22:16 WITA

Daftar Sebagai Balon Bupati TTS, Amos Lafu Tawarkan Program Satu Rumah Satu Sarjana

Sabtu, 7 Oktober 2023 - 18:58 WITA

IMO-Indonesia Ajak Media Masifkan Peran Pers Dalam Mengawal Isu Elektoral Pemilu 2024

Senin, 25 September 2023 - 15:06 WITA

Resmi! Kaesang Pangarep Jabat Ketua Umum PSI Periode 2023-2028

Sabtu, 22 Juli 2023 - 05:59 WITA

Banyak Aktifis 98 Mulai Merapat ke Prabowo, Fahri Hamzah: Inilah Waktu Yang Tepat Prabowo Memimpin Konsolidasi dan Persatuan

Rabu, 5 Juli 2023 - 09:58 WITA

RUU Desa Disahkan Dalam Waktu Dekat, Masa Jabatan Kepala Desa 9 Tahun Untuk Dua Periode

Selasa, 20 Juni 2023 - 12:13 WITA

Cegah Pelanggaran Pemilu, Mahfud MD Minta Gencarkan Partisipasi Masyarakat

Kamis, 15 Juni 2023 - 10:13 WITA

Tok!! MK Putuskan Sistem Pemilu 2024 Tetap Proporsional Terbuka

Berita Terbaru

NTT

Penjelasan dan Prediksi BMKG Tentang Suhu Dingin di NTT

Kamis, 18 Jul 2024 - 13:16 WITA