Nelson Matara: Masyarakat NTT Bangga Dengan Kehadiran Presiden Jokowi di Ende dan Ngada

  • Whatsapp

Kupang, Salamtimor.com — Presiden Joko Widodo dan Ibu negara Iriana seusai memimpin upacara hari lahir Pancasila di kabupaten Ende, melanjutkan kunjungan kerja ke kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (1/6/2022).

Berdasarkan siaran pers Sekretariat Presiden, Jokowi tiba di bandar udara Soa Bawaja, kabupaten Ngada pukul 12.05 Wita. Jokowi dan Ibu Iriana disambut Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi dan Bupati Ngada Andreas Paru.

Kunjungan Presiden kali ini mendapat sambutan hangat dan meriah dari berbagi elemen masyarakat baik dari kalangan pengusaha, politisi hingga masyarakat yang antusias menyambut kedatangan orang nomor satu Indonesia tersebut ke NTT.

Salah satu politisi yang juga mantan Ketua DPRD propinsi NTT periode 2014-2019 yang sekarang aktif menjadi anggota DPRD propinsi NTT dari partai PDIP, Nelson Matara, saat di temui media ini mengatakan bahwa masyarakat NTT sangat bangga dengan kehadiran Presiden Jokowi di Ende dalam rangka upacara petingatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022.

Nelson mengatakan bahwa, “upacara memperingati hari lahir Pancasila di Ende merupakan kali pertama dilakukan di luar ibu kota Jakarta, dan NTT yang menerima kehormatan tersebut. Hormat dan terima kasih diberi untuk Presiden kita.”

“Hati kami kian berbunga karena bapak Presiden mengatakan bahwa dari Ende’lah Pancasila dirumuskan oleh Presiden Soekarno. Jokowi juga mengajak kita semua membumikan Pancasila. Indonesia bisa kuat karena memiliki Pancasila sebagai perekat keberagaman.” ucap Nelson.

“Nelson juga mengajak seluruh rakyat Indonesia, khususnya masyarakat NTT agar kokoh memegang nilai-nilai Pancasila dan menerapkannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam bingkai kebhinekaan agar keharmonisan sebagai keluarga besar Indonesia tetap terpelihara.” kata Nelson

“Semua perbedaan dan keberagaman masyarakat Indonesia merupakan kekayaan bangsa yang mesti dirawat dan dijaga berdasarkan Pancasila yang digali dan digagas oleh founding fathers bangsa Indonesia.” tutup Nelson.

Penulis: Ot Seo

Pos terkait