Home / NTT

IDRIP Wilayah II NTT Bangun Ketangguhan Masyarakat Melalui Program DESTANA di Manggarai Barat dan Alor

- Redaksi

Kamis, 23 November 2023 - 20:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Yan Faot Editor : Yan Faot Dibaca 120 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NTT, Salamtimor.com — Program Indonesia Disaster Resilience Initiatives Project (IDRIP) Wilayah II Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali membangun ketangguhan masyarakat melalui program Desa Tangguh Bencana (DESTANA) di kabupaten Manggarai Barat dan kabupaten Alor.

Untuk kabupaten Manggarai Barat, IDRIP membangun ketangguhan masyarakat siaga bencana di enam desa dan satu kelurahan diantaranya desa Batu Tiga, desa Nangga Kantor Barat, desa Gorontalo, desa Golo Sepang, desa Macang Tanggar, dan kelurahan Labuan Bajo.

Sedangkan di kabupaten Alor tersebar di enam kelurahan, antara lain kelurahan Binongko, kelurahan Kalabahi Barat, kelurahan Kalabahi Timur, kelurahan Kalabahi Kota, kelurahan Mutiara, kelurahan Wetabua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Desa-desa dan kelurahan-kelurahan tersebut dipilih untuk diperkuat dengan program DESTANA dikarenakan memiliki resiko tinggi jika terjadi bencana tsunami dan gempa.

Jika sudah diperkuat kelembangaannya dan mereka yang sudah dilatih dapat mengantisipasi dan terjun langsung memberikan tanggap bencana terhadap warga desa, maka korban bencana dapat diminimalisir. Untuk itu dibutuhkan komitmen dan keseriusan yang nyata dari semua pihak.

Total pertemuan di masing-masing desa/kelurahan mencapai 29 kali pertemuan, sedangkan saat ini kegiatan di tingkat desa telah memasuki pertemuan ke-9 dengan tema penyusunan peta resiko partisipatif.

Diharapkan relawan-relawan yang sudah dilatih meningkatkan kesiapsiagaan dan mempersiapkan diri menjadi pilar utama dalam menyelamatkan masyarakat ketika terjadi bencana.

Terdapat 10 output yang akan dicapai dari kegiatan ini diantaranya adalah:
1) Penilaian Ketangguhan Desa;
2) Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) tingkat Desa/Kelurahan;
3) Tim Relawan Penanggulangan Bencana tingkat Desa/Kelurahan;
4) Peta Risiko Tsunami tingkat Desa/kelurahan berbasis partisipatif dan inklusif;
5) Rencana Aksi Komunitas untuk PRB gempa bumi dan tsunami;
6) Peringatan Dini Berbasis Komunitas;
7) Rencana Evakuasi Mandiri;
8) Keluarga Tangguh Bencana (KATANA);
9) Simulasi Rencana Evakuasi Mandiri;
10) Mitigasi Struktural dan Non Struktural.

Program ini perlu dukungan semua pihak baik dari sisi perencanaan dan penganggaran sehingga adanya keberlanjutan untuk pembentukan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) yang lain.

Sumber Berita : Salamtimor.com

Berita Terkait

Evaluasi Pelaksanaan Program, IDRIP Provinsi NTT Gelar Rakor Triwulan IV
Dibangun Sejak Tahun 2020 Dengan Anggaran Rp. 173 Miliar, SPAM Kali Dendeng Kupang Diresmikan Presiden Jokowi
Diresmikan Presiden Jokowi, RS dr. Ben Mboi Kupang Miliki Fasilitas Canggih dan Cukup Lengkap
Kemenkes Terapkan Inovasi Wolbachia Atasi Penyakit Demam Berdarah
IDRIP Provinsi NTT Kembali Gelar Rakor Triwulan III
Peringati Bulan Bahasa 2023, UCB Gandeng UNDANA Kupang Gelar Seminar International Linguistik Terapan
Kembalikan Jam Sekolah Menjadi Pukul 07.00 Wita, Pj Gubernur NTT Tinjau Kegiatan Belajar Mengajar di SMA Negeri 1 Kupang
Jadi Irup Pada Upacara Peringatan Harhubnas dan Apel Kesadaran ASN Lingkup Pemprov NTT, Ini Pesan Pj. Gubernur NTT

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru