SATGAS NTT KEPULAUAN RIAU BANTU PULANGKAN JENAZAH KRISDA BAY KE TTS-NTT

  • Whatsapp
Tampak Pastor Tony Faot dan Ketua DPD Stgas NTT-Kepri (Musa Mau) saat mengurus kepulangan jenazah Krisda Bay dari Batam ke TTS-NTT

Batam, SALAMTIMOR.COM – Satuan Tugas Peduli NTT Kepulauan Riau terus bergerak melaksanakan misi kemanusiaan. Terbaru, Satgas tersebut mengurus kepulangan jenazah seorang pekerja asal Kabupaten TTS-NTT.

Jenazah atas nama Krisda Bay. Meninggal akibat kecelakaan di Tanjungpinang pada beberapa waktu lalu. Alhasil, atas kerjasama semua pihak maka jenazah telah diberangkatkan kembali ke kampung asalnya, SoE – NTT.

Pastor Tony Faot dan Musa Mau (Ketua DPD Satgas NTT-Kepulauan Riau) saat berada di rumah duka

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak keluarga almarhum, sebelum dinyatakan meninggal dunia almarhum Krisda Bay sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Raja Ahmad Tanjungpinang. Namun nyawanya tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia pada, Sabtu 20/2/2021 lalu.

Jenazah Krida Bay yang merupakan sepupu dari Yani Tanesab itu kemudian dibawa ke Batam pada Senin Pagi, 22/2/2021 dan disemayamkan sementara di salah satu kediaman keluarganya di Tiban.

Selanjutnya, pihak keluarga berkoordinasi dengan Satgas NTT Peduli-Kepri untuk mengurusi pemulangan jenazah Krisda Bay ke kampung halamannya, di Kabupaten TTS, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Setelah diurus oleh Tim Satgas NTT-Peduli, maka jenazah tersebut diberangkatkan ke kampung asalnya SoE, dengan menggunakan pesawat Batik Air pada Rabu, 24/2/2021.

Berdasarkan informasi dari pihak yang mengurusi pemulangan jenazah, yakni Musa Mau selaku Ketua DPD Satgas NTT Peduli-Kepri mengatakan, jenazah telah tiba di Kupang pada Kamis, 25/2/2021, tepatnya Pukul 06.00 WITA.

Musa mengungkapkan bahwa pihaknya merasa bersyukur telah terlibat dalam proses pemulangan jenazah Krisda Bay meski hanya secara moril.

“Kami turut merasakan dukacita yang di alami oleh keluarga. Kami juga bersykur bisa terlibat dan berpartisipasi dengan tindakan nyata untuk membantu memulangkan jenazah saudara kita ke SoE-TTS”

“Kami hanya membantu dengan tindakan mengurusi surat-surat untuk keberangkatan. Berkoordinasi dengan pihak RSOB untuk melakukan penyuntikan formalin pada jenazah saudara kita. Berkomunikasi dalam hal penyediaan ambulance. Serta membantu pengurusan jenazah di Kargo. Dan di sana (Bandara El Tari Kupang), nanti sudah ada keluarga yang siap menjemput.” Tutur Musa saat di konfirmasi via Whatapps.

Penulis: Wasti Naitboho

Pos terkait