Elektabilitas Ganjar Pranowo Sebagai Capres Turun 7-8 Persen Efek Batalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia

- Redaksi

Rabu, 26 April 2023 - 02:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 3 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Salamtimor.com — Burhanuddin Muhtadi, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia  mengungkapkan, turunnya elektabilitas Ganjar Pranowo sebagai tokoh bakal calon presiden (capres) ada kaitannya dengan pembatalan Piala Dunia U20 di Indonesia.

Adapun elektabilitas Ganjar pada survei terkini Indikator turun mencapai 7-8 persen.

“Di bulan Maret, sebelum pembatalan (Piala Dunia) masih lumayan yang memilih Ganjar. Tetapi, setelah pembatalan langsung drop suara Mas Ganjar. Drop kurang lebih 7-8 persen,” kata Burhanuddin dalam rilis survei yang ditayangkan di kanal YouTube Indikator Politik Indonesia, Kamis (20/4/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Elektabilitas Ganjar pada periode survei Maret 2023 mencapai 27,7 persen, tetapi turun pada survei April 2023 menjadi 19,8 persen.

Hingga akhirnya, Ganjar menempati posisi kedua dalam survei bulan April 2023.

Suara pemilih Gubernur Jawa Tengah itu kalah dengan Prabowo Subianto yang elektabilitasnya 22,2 persen.

Burhanuddin mengungkapkan, suara Ganjar hanya dominan di kalangan responden yang tidak tahu bahwa FIFA membatalkan status tuan rumah Indonesia untuk Piala Dunia U20 2023.

“35 persen Ganjar dipilih di kalangan mereka yang tidak tahu FIFA sudah membatalkan Piala U-20,” ujarnya.

“Ya, artinya ada efeknya di sini buat Ganjar,” kata Burhanuddin lagi.

Burhanuddin kemudian mengatakan bahwa pemilih Ganjar dari basis pemilih Jokowi-Ma’ruf juga sebagian beralih ke Prabowo.

Meski demikian, pemilih Jokowi-Ma’ruf yang memilih Ganjar masih dominan dengan total suara responden 40 persen.

“Tetapi, sebagian sudah mulai mengalir ke Pak Prabowo sekitar 28,9 persen,” ujarnya.

Untuk diketahui, Ganjar menyatakan sikap menolak kehadiran tim nasional (timnas) sepak bola Israel untuk berlaga di Piala Dunia U-20 di Indonesia. Sikap itu tegak lurus pada partainya Ganjar, yaitu PDI-P.

Namun, pergelaran sepak bola internasional itu akhirnya batal terjadi di Indonesia yang berakibat tidak tampilnya Timnas U-20 di ajang sebesar Piala Dunia karena dipindahkan ke Argentina.

Banyak yang menduga salah satu faktor batalnya Piala Dunia di Indonesia karena muncul berbagai penolakan terhadap kehadiran timnas Israel.

Ganjar Pranowo secara resmi telah diteatapkan oleh Megawati Soekarnoputeri menjadi Calon Presiden pada Pemilu 2024 dari PDI Perjuangan. (***)

Berita Terkait

Evaluasi Pelaksanaan Program, IDRIP Provinsi NTT Gelar Rakor Triwulan IV
Pj. Gubernur NTT Bersama 3 Bupati dari NTT Raih Penghargaan IGA 2023
Dibangun Sejak Tahun 2020 Dengan Anggaran Rp. 173 Miliar, SPAM Kali Dendeng Kupang Diresmikan Presiden Jokowi
Diresmikan Presiden Jokowi, RS dr. Ben Mboi Kupang Miliki Fasilitas Canggih dan Cukup Lengkap
IDRIP Wilayah II NTT Bangun Ketangguhan Masyarakat Melalui Program DESTANA di Manggarai Barat dan Alor
Kemenkes Terapkan Inovasi Wolbachia Atasi Penyakit Demam Berdarah
Diprediksi Bertahan Hingga Februari 2024, BMKG Ungkap Dampak El Nino
IDRIP Provinsi NTT Kembali Gelar Rakor Triwulan III

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru