Gandeng Media, BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kupang Gelar Sosialisasi Program JKN

- Redaksi

Rabu, 7 Juni 2023 - 02:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 3 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Kupang, Salamtimor.com – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang Kupang menggelar Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kegiatan Diskusi Media pada Selasa, 6/6/2023 di Kupang.

BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kupang mengajak media untuk mengawal semua program dengan mengusung tema: “Bersama Mengawal Transformasi Mutu Layanan Program JKN” tahun 2023.

Dalam penjelasannya, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Kupang Ario Trisaksono menjelaskan bahwa pihaknya mendukung transformasi mutu layanan kepada peserta JKN dengan prinsip Mudah (cukup tunjukkan KTP saja bisa peroleh layanan), Cepat (perpendek waktu sistem layanan) dan Setara (layanan yang tidak membeda-bedakan serta bebas biaya).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari total jumlah penduduk Provinsi NTT sebanyak 5.514.216 jiwa, terdapat 22.158 jiwa (0,40%) yang belum terdaftar sebagai peserta JKN. Sementara peserta JKN-KIS 5.492.058 jiwa (99,60% dari penduduk Provinsi NTT).

“Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi NTT yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional sehingga tujuan pencapaian Universal Health Coverage di Provinsi NTT telah tercapai,” ucap Ario.

Selain itu, Ario juga menyampaikan bahwa salah satu program yang di lakasanakan BPJS Kesehatan Cabang Kupang yaitu Program REHAB (Rencana Pembayaran Iuran Bertahap).

Program REHAB adalah program yang memberikan keringanan dan kemudahan bagi peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan BP yang memiliki tunggakan iuran untuk dapat melakukan pembayaran iuran secara bertahap.

Lanjut Ario, “syarat dan ketentuan bagi peserta yang ingin mengikuti program REHAB yaitu; pertama, peserta yang memiliki tunggakan lebih dari 3 bulan (4-24 bulan). Kedua, peserta harus mendaftar melalui aplikasi mobile JKN atau BPJS Kesehatan dgn menghubungi call center 165. Ketiga, pendaftaran dilakukan sampai dengan tanggal 28 bulan berjalan, kecuali bulan Februari pendaftaran hanya sampai dengan tanggal 27. Keempat, maksimal periode pembayaran bertahap adalah 12 tahapan,” tutup Ario.

Penulis: Ot Seo

Berita Terkait

Minimalisir Kenderaan Tanpa Pajak, Pemprov NTT Luncurkan Razia Tilang Samsat
LPPM Undana Bekerjasama Dengan GMIT Sion Oepura Gelar Sosialisasi Human Trafficking dan Pelatihan Aksesoris Dari Tenun
Gubernur VBL Lantik Fahrensy Funay Jadi Penjabat Walikota Kupang
Kadis DLHK Akui Taman-Taman di Kota Kupang Perlu Perawatan
Gandeng dr. Christian Widodo, Komunitas Wartawan NKRI NTT Gelar Pengobatan Gratis
Peringati HUT Ke-24, Purnawirawan Polri Daerah NTT Cabang Kota Kupang Gelar Anjangsana, Tabur Bunga, dan Upacara
Berdiri Sejak 2009, Kantor Bahasa Provinsi NTT Hingga Kini Belum Miliki Gedung
Kisah Pemuda Asal TTS, Bermula Dari Koki Kini Menjadi Seorang Chef

Berita Terkait

Sabtu, 3 Februari 2024 - 22:58 WITA

Syukuran Tahunan, IPPAT dan INI Berbagi Kasih Kepada Anak-Anak Stunting di Desa Kesetnana

Selasa, 19 Desember 2023 - 11:12 WITA

Lantik 12 Pejabat Eselon II, Bupati TTS: Kita Harus Pertahankan Opini WTP

Minggu, 10 Desember 2023 - 23:03 WITA

Bupati TTS Hadiri Kegiatan Sosialisasi Transparansi PBJ Satuan Pendidikan dan Onboarding UMKM Lokal

Kamis, 7 Desember 2023 - 09:21 WITA

Pemkab TTS Raih Predikat B Akuntabilitas Kinerja Tahun 2023 Setelah Sepuluh Tahun Memperoleh Nilai CC

Selasa, 5 Desember 2023 - 23:52 WITA

Kepsek SMPN Nefotes: YASPENSI Beri Warna Tersendiri Dalam Pendampingan Literasi

Selasa, 5 Desember 2023 - 16:53 WITA

Hadiri Hari Bhakti PU, Bupati TTS Tegaskan ASN Harus Netral Pada Pemilu 2024

Sabtu, 2 Desember 2023 - 23:34 WITA

Upah Masyarakat Pekerja Jalan Rabat Belum Dibayarkan, Ini Penjelasan Kepala Desa Hoi

Rabu, 29 November 2023 - 17:29 WITA

Gigitan HPR di Kabupaten TTS Capai 2.132 Kasus, 11 Orang Meninggal Dunia

Berita Terbaru